0.729
P-Index
This Author published in this journals
All Journal WAKTU
Rochman, Sagita
WAKTU
Articles
4
Documents
ANALISIS SIMULASI PROSES IRONING UNTUK MENGETAHUI KETINGGIAN DINDING BERDASARKAN VARIASI REDUKSI KETEBALAN DINDING

WAKTU Vol 15 No 2 (2017)
Publisher : WAKTU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1235.97 KB)

Abstract

Proses ironing merupakan salah satu proses metal forming. Aplikasi dari proses ini diantaranya pada proses pembuatan selongsong peluru, dimana ketinggian dari dinding tergantung pada reduksi ketebalan yang digunakan. Pada penelitian ini dilakukan simulasi untuk mengetahui berapakan ketinggian dinding berdasarkan variasi reduksi ketebalan dinding sehingga didapatkan ketinggian yang sesuai dengan kebutuhan dalam pembuatan selonsong peluru. Material yang digunakan untuk selongsong peluru kaliber 20 mm adalah kuningan Cu30% Zn 70% berbentuk cup diameter luar awal 33,5 mm, tebal 3 mm dan tinggi 37 mm. Berdasarkan perhitungan kekuatan material, maka didapat reduksi ketebalan dinding maksimum yang diijinkan pada proses ironing adalah 26,7%. Selanjutnya dengan reduksi tersebut dilakukan simulasi menggunakan metode elemen hingga pada variasi sudut die α = 5ᵒ, 10ᵒ, 15ᵒ, 20ᵒ dan 25ᵒ. Hasil simulasi proses ironing pada  masing-masing sudut die α dan prosentase reduksi ketebalan dinding 26,7%, menunjukkan, bahwa selongsong peluru belum dapat melawati die. Setelah dilakukan penambahan gaya pada proses simulasi dan dengan variasi reduksi 5%,10%,15%, 20% dan 25%,  menghasilkan untuk reduksi 5% :39mm ,10% : 42mm ,15% : 45mm, 20% :51mm  dan 25% : 55mm.

RANCANG BANGUN ALAT KONTROL PENGISIAN AKI UNTUK MOBIL LISTRIK MENGGUNAKAN ENERGI SEL SURYA DENGAN METODE SEQUENSIAL

WAKTU Vol 12 No 2 (2014)
Publisher : WAKTU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.127 KB)

Abstract

Dalam proses pengisian aki (charging) dengan sumber listrik yang berasal dari sel surya,tentunya diperlukan sebuah alat kontrol yang berfungsi mengatur sistem pengisian energi listrikyang biasa disebut charge controller atau kontrol pengisian.  Pada aplikasinya, kadangkalapenggunaan alat kontrol pengisian tersebut masih terdapat kekurangan, diantaranya ialah alattersebut hanya dapat digunakan untuk pengisian aki dengan tegangan 12 dan 24 volt saja.Sehingga jika digunakan untuk tegangan yang lebih tinggi dari itu, maka diperlukan modifikasisistem pengisian yang sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini merupakan studi kasus pada sistem pengisian aki (charging) mobil listrik BimoBaskoro yang menggunakan sumber listrik dari sel surya. Pada mobil ini terdapat aki dengan totaltegangan 48 volt dengan sumber listrik dari panel surya berkapasitas 100 WP. Penelitian inibertujuan untuk mendapatkan sistem pengisian aki yang efisien. Sistem yang coba diterapkanadalah dengan metode sequensial. Yakni pengisian dengan cara bergantian satu persatu sampaikondisi kapasitas aki penuh dengan dikontrol alat yang telah diprogram untuk bekerja secaraotomatis.  Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa penggunaan metode ini dapatdiaplikasikan untuk kontrol pengisian aki pada mobil listrik Bimo Baskoro dengan keunggulandapat melakukan pengisian aki 48 volt dengan sumber tegangan 12 volt dari energi listrik yangdihasilkan sel surya.

Potensi Reduksi dan Potensi Ekonomi Sampah Kering (Studi Kasus: Kecamatan Mandonga, Kota Kendari)

WAKTU Vol 10 No 1 (2012)
Publisher : WAKTU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.909 KB)

Abstract

Pertambahan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat menimbulkanbertambahnya timbulan, komposisi, dan karakteristik sampah yang semakin beragam. Ditinjau darisegi ekonomi usaha daur ulang sampah kota memiliki nilai ekonomis karena sampah diolahmenjadi barang yang berguna. Permintaan industri terhadap bahan daur ulang sampah cukupbesar. Apabila usaha pemanfaatan sampah dapat terlaksana, disamping dapat mengatasimasalah keterbatasan lahan dan sumber dana pengelolaan sampah, dapat pula memberi manfaatekonomi bagi para pelakunya sehingga berdampak positif terhadap perekonomian wilayah. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui efektifitas dan potensi reduksi, serta untuk menghitung potensiekonomi sampah kering. Metode penelitian ini dilakukan melalui sampling pengukuran contohtimbulan dan komposisi sampah sesuai dengan SNI 19-3964-1994. Mengitung potensi ekonomidengan cara mengidentifikasi sampah kering dengan cara pemilahan untuk mengetahui jenis-jenissampah yang bisa dijual ataupun tidak berdasarkan klasifikasi pemulung. Hasil perhitunganefektifitas reduksi sampah kering setelah penerapan konsep daur ulang adalah sebesar 2286,29kg/hari dengan potensi reduksi sebesar 72%. Prediksi pendapatan pemulung pada tahun 2011sebelum penerapan konsep daur ulang Rp 1.149.741,00/hari. Sedangkan sesudah penerapanprediksi pendapatan pemulung meningkat menjadi Rp 1.764.718,00/hari. Sedangkan pada tahun2021, potensi ekonomi sampah kering keseluruhan adalah sebesar Rp. 4.145.599,00/hari.

Pendeteksi Logam Untuk Industri Makanan Berbasis PLC

WAKTU Vol 9 No 1 (2011)
Publisher : WAKTU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.395 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi dan industri saat ini menunjukkan peningkatan yang sangat pesatseiring dengan pertumbuhan ekonomi. Untuk menghadapi perdagangan bebas dan persainganekonomi setiap perusahaan dituntut untuk menghasilkan produk yang memiliki kualitas yang baik.  Dengan menggunakan metode eksperimen yang bersifat developmental (berkembang)penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pendeteksi logam (metal detector) untuk industri makanan menggunakan PLC. Alat ini bisa mendeteksi dan mengambil logam dan dipisahkan dari bahan makanan. Pengendalian yang dilakukanPLC ini meliputi pengendalian motor–motor penggerak dan indikator berupa buzzer yangdidasarkan pada input atau masukan dari rangkaiansensor logam dan limit switch. Dengan proses pendeteksian yang dilakukan alat ini maka dapat dijadikan parameter dalam peningkatan mutu produk-produk industri khususnya dalam industri makanan. Sehingga para konsumen bisa merasa aman dan tidak dirugikan.