Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KADAR KLORIN (Cl2) SEBAGAI PEMUTIH PADA RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii ) YANG BEREDAR di LAMPUNG Samsuar, Samsuar; Mariana, Febri; Setyowati, Merinda
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Volume 6 Nomor 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.051 KB)

Abstract

Seaweed (Eucheuma cottonii) is one of sea product which have promising economic value, because it can be used for carragenan manufactures. In industrial and commerce, carragenan can be used as ingredients for biotechnology, food, pharmacy and cosmetic industry. The purpose of this research is to determine chlorine contain in seaweed at the first and second submersions. There are nine samples of seaweed which are examined at UPTD Hall of Lampung Health Laboratory and Fharmacy Laboratory of UTB Lampung with using titration method. The results of chlorine content on nine seaweed samples at the first immersion in A sample of 0.027%, in sample B of 0.019%, in sample C of 0.034%, in sample D of 0.008%, F samples of 0.079%, samples H by 0.027%. In sample E, sample G and sample I when analyzed there is no chlorine content. The content of chlorine on the second immersion is in sample A of 0.019%, in sample B of 0.015%, in sample C of 0.03%, in sample D of 0.008%, and F sample 0.057%. In the H sample the chlorine levels on the second immersion become negative or disappear. Keyword : Seaweed, chlorine and titration
UJI KADAR NITRIT PADA DAGING BURGER DI KOTA BANDAR LAMPUNG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Susanti, Laila; Setyowati, Merinda; Widodo, Subur; Setiawati, Anita
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Volume 7 Nomor 1 Juni 2018
Publisher : Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.306 KB)

Abstract

Daging merupakan salah satu sumber makanan yang berasal dari hewani dan memiliki cita rasa yang khas serta kandungan gizi yang tinggi. Dari berbagai cara pengolahan daging, daging burger merupakan salah satu produk olahan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Sebagai bahan pengawet pada daging burger digunakan nitrit, untuk memperpanjang waktu simpan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar nitrit pada daging burger dengan menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis. Sebagai pelarut digunakan asam sulfanilat bereaksi dengan asam nitrit membentuk garam diazonium kemudian ditambah pelarut naftilamin membentuk senyawa azo yang berwarna ungu, lalu diukur absorbansinya pada panjang gelombang 531 nm. Hasil penelitian menunjukan kadar rata-rata nitrit pada masing- masing sampel A ,B, C, D, E, F secara berurutan adalah 123,95 mg/kg, 30,14 mg/kg, 195,25 mg/kg, 105,74 mg/kg, 20,85 mg/kg dan 16,14 mg/kg. Dari ke enam sampel, ada 4 sampel yang memiliki kandungan nitrit melebihi ambang batas maksimum penggunaan bahan pengawet pada makanan menurut Peraturan Kepala BPOM RI Nomor 36 Tahun 2013 yaitu sebesar 30 mg/kg untuk produk daging olahan. Hanya sampel C yang memiliki kadar nitrit melebihi batas maksimum persyaratan berdasarkan Permenkes Nomor 1168/Menkes/Per/X/1999, yaitu 125 mg/kg. Kata Kunci : Daging burger, Nitrit, Spektrofotometri UV-Vis