Basuki, Maryono
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

MENCARI PENYEBAB AGRESIVITAS PELAJAR Hubungan Konsep Diri, Perhatian Orangtua, Afiliasi kepada Kelompok Nonagresif, dan Iklim Sekolah dengan Agresivitas

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.818 KB)

Abstract

The objective of this research is to study the relations between self concept, parents’ attention, affiliation to nonaggressivegroup, school climate, and aggressivity of high school students in Jakarta. These five variables areseen from the perspective of educational technology. The research was conducted at SMU Darul Ma’arif, SMUCendrawasih, and SMU Al Azhar during April-May-June 2011/2012 academic year), with 150 respondents (clusterrandom sampling). The result of the study indicated that: Self concept, parents’ attention, affiliation to nonaggressivegroup, school climate, one by one and together influenced aggressivity. Group affiliation contribute aggressivityhigher than the other variables. Even school climate reduced aggressivity less then another variables,high influenced on improving affiliation to nonaggressive group. It is summarized that by: encouraging childrenaffiliate to nonaggressive group, improving self concept, raising parents’ attention, and maintaining good schoolclimate, aggressivity can be reduced. It could be concluded that appropriate interactions will enhanced good behavior.This research, useing linier thinking, unsucceed to search the main cause of aggressivity, so in discussion,cybernetics method was applicated to reach supra-system and infra-system factors to discribe the cause of youthaggressivity in Jakarta/Indonesia.

KONTEKS INTERAKTIF DALAM ILMU KOMUNIKASI

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 2, No 5 (2003)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para pemuka komunikasi a.l.Katherine Miller (Texas A&M University), Stephen W.Littlejohn (Albuquerque, New Meexico), dan E.M.Griffin (Wheaton College) dalam buku aktual mereka (edisi 2002 dan 2003) dengan topik Communication Teory, dalam versi penyajian yang agak berbeda, menyatakan bahwa contextual  themes of communication theories hanyalah interpersonal relationships, group decision making, organizational networks, dan media (mass communication). Saya beranggapan bahwa one of the important theme of contextual communication in connection with modern society is missing. Interactive theme sebagai kajian tema konstektual komunikasi tidak dibahas. Tema interaktif ni seyogyanya tidak hanya dibahas sebagai sebuah kajian khusus namun lebih jauh juga dimanfaatkan dalam pengajaran komunikasi (E-Learning) dalam suatu lembaga cyber university atau cyber university atau cyber fakulty. Selanjutnya komunikasi masih perlu mendaoat kontribusi dari para ahli dan profesional disiplin lain.

TOLAK UKUR KEBERHASILAN PENCAPAIAN KOMPETENSI DALAM PENDIDIKAN KOMUNIKASI *SEBUAH RENUNGAN

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 10 (2004)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagaimana cara mengukur keberhasilan pencapaian kompetensi dalam pendidikan komunikasi? Sebuah pertanyaan besar, karena penentuan kompetensi lazimnya (tradisional) masih abstrak, ditambah lagi obyek dan lingkup studi komunikasi pun sangat maya. Bagaimana merealisasikansistem kompetensi pendidikan sebagai penyempurnaan sistem ke (sedang penyelenggaraan sistem ks sendiri masih compang-camping)?

ALUR BEHAVIORISM PAVLOV DAN SKINNER S/D TRADITIONAL EFFECTS OF MASS COMMUNICATION

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 7, No 25 (2008)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pavlovs   Clasical   Conditioning   :Pengkondisian   atau   pensyaratan    Pavlov  terdiri   atas  Tipe  S (pengkondisian    klasik, yakni   perangsang     asli   dan    netral    dipasangkan     dengan     unsur    penguat    akan menimbulkan       reaksi)      dan      Tipe      R        (penqkondisian       instrumental        atau pengkondisian     operant,    yakni    pengkondisian     dimana     unsur     penguat    dibuat tergantung    kepada    reaksi).    Pengkondisian    ini  membuktikan    pandangan    Pavlov (Pavlovianism)     bahwa    proses    psikis   identik    dengan     proses    fisiologis    di  dalam otak.                                                                                                                                                        Skinners   Operant   Conditioning   :Pengkondisian instrumental atau pengkondisian operant Skinner (lewat teknik pengkondisian Pavlov)  adalah pengkondisian    yang   merupakan    suatu  bentuk Descriptive     Behaviorism,     untuk  menegakkan    hukum    bahwa  behavior  dibentuk lewat  proses    pengalaman   atau   belajar   operan  (Limited  Response).

ALUR BEHAVIORISM PAVLOV DAN SKINNER SAMPAI DENGAN TRADITIONAL EFFECTS OF MASS COMMUNICATION

WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 10, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ALUR BEHAVIORISM PAVLOV DAN SKINNER SAMPAI DENGAN TRADITIONAL EFFECTS OF MASS COMMUNICATION