Afifah, Anis
IAIN Ponorogo

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Membumikan Al Qur’an Sejak Dini Afifah, Anis
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 3 No 1 (2018): Pendidikan Dasar dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.741 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v3i1.40

Abstract

Al-qur’an sebagai pedoman bagi umat Islam hendaknya dipelajari secara kontekstual, bukan sekedar membaca, menulis, dan menghafal secara tekstual. Sebagai pedoman, Al-Qur’an mencakup segala sesuatu yang ada di muka bumi ini baik yang bersifat sosial maupun alam. Dengan mempelajari ilmu sosial dan ilmu alam diharapkan manusia dapat menjadi bertaqwa terhadap Allah SWT dengan melaksanakan segala ketentuan dalam Al Qur’an. Pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an secara terpisah dengan ilmu yang lain mengakibatkan Al-Qur’an hanya dipelajari secara tekstual oleh anak. Pembelajaran terpadu tipe webbed menjadi salah satu alternatif yang diberikan oleh penulis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian awal dari penelitian ini menggunakan hasil observasi empiris dan dokumentasi pembelajaran yang ada di sekolah tingkat dasar di Indonesia. Secara teoritis direplikasikan melalui pencarian terkait dengan pembelajaran terpadu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Membumikan Al-qur’an sejak dini dapat dilaksanakan melalui pengintegrasian dan pengkoneksian al-Qur’an dengan mata pelajaran IPA, IPS, Bahasa Indonesia, PKn, SBdP, Matematika, Pendidikan Jasmani,  Fiqih, Akidah, Sejarah Islam dan Bahasa Arab di sekolah tingkat dasar 2) Desain pembelajaran terpadu tipe webbed dengan strategi pembelajaran inquiry meliputi kegiatan menentukan masalah, menentukan pertanyaan penelitian, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis dan menyimpulkan. Kata Kunci : pembelajaran inquiry,  Al-Qur’an, terpadu, tematik integratif, siklus air.
Cytotoxicity of Tetrahydropentagamavunon-0 (THPGV)-0 and Tetrahydropentagamavunon-1 (THPGV-1) in Several Cancer Cell Lines Ikawati, Muthi; Purwanto, Heri; Imaniyyati, Niar Nurul; Afifah, Anis; Sagiyo, Marrita Langgeng; Yohanes, Jasson; Sismindari, Sismindari; Ritmaleni, Ritmaleni
Indonesian Journal of Pharmacy Vol 29 No 4, 2018
Publisher : Faculty of Pharmacy Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Skip Utara, 55281, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1198.508 KB) | DOI: 10.14499/indonesianjpharm29iss4pp179

Abstract

Tetrahydropentagamavunon-0 (THPGV-0) and Tetrahydro-pentagamavunon-1 (THPGV-1), are analogs of a curcumin metabolite, tetrahydrocurcumin, and a derivate of Pentagama-vunon-0 (PGV-0) and Pentagamavunon-1 (PGV-1), respectively.  THPGV-0 and THPGV-1 have been successfully synthesized and are investigated for their anticancer potency.  Cytotoxic assays were performed toward several cancer cell lines to determine values of the IC50 against those cell lines. Assessing cytotoxicity in Vero normal cell line showed the selectivity of those compound.  THPGV-1 showed highest cytotoxic activity in lymphoma Raji cells, a suspension cell line, with an IC50 of 180mM.  Both THPGV-0 and THPGV-1 showed similar potencies in T47D breast cancer cell line with IC50 values of 250-270mM.  Regardless their high selectivity, however, cytotoxic activities of THPGV-0 and THPGV-1 were lower compared to PGV-0 and PGV-1 in HeLa cervical, T47D breast, and WiDr colon cancer cell lines.  Further study using different types of cancer cell lines and confirmation of cell viability by another assays and apoptosis detection may give more benefit.