Tetuko, Anggito P
Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ASPEK LINGKUNGAN DAN PEREKAYASAAN PROSES DAUR ULANG KALENG MINUMAN DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI MATERIAL KOMPOSIT MELALUI METODE METALURGI SERBUK Khaerudini, Deni S; Tetuko, Anggito P; Sebayang, P; Muljadi, Muljadi
Jurnal Ecolab Vol 3, No 2 (2009): Ecolab : Jurnal Pemantauan Kualitas Lingkungan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1658.347 KB)

Abstract

The use of recycling aluminum from beverage can and rice-hull ash (RHA) offers an alternative material is presentedin this work. The aluminum cans are cut in little flakes in 5 – 10 mm size with a shears, and then were milled to obtainfine powders. Milling process was conducted in vibratory disc mill with milling variation for 10 and 20 minute. RHAwas obtained by calcinations of the rice-hulls at 900oC during 2 h in electrical furnace under oxidizing atmosphere.While, SiC as another silica source was utilized. After obtained aluminium fine powder from beverage can as matrixand silica powder from rice-hull and SiC as reinforce, then the raw material were milled by powder metallurgy methodfor production of Al/SiCp composites. The reinforcement composition of SiC to RHA was 30:20% vol., while thevolume ratio of matrix to reinforce was 80 to 20. The specimen test was obtained by cold compaction at 300 MPa andsintering at 600oC under high purity nitrogen atmosphere with holding time for 1 h. The composites sample weresubmitted at mechanical tests and samples microstructures were analyzed by optical microscope. Experimentalresults obtained shows that the use of RHA was beneficial to avoid corrosion through the formation and subsequenthydration of the Al4C3 phase and this recycle composite sample have significant potential as alternative material forautomotive or mechanical tools application. For ecological and economic routes, it reduces the use of city landfillsas consequently of abundant of aluminium beverage can and rice-hull, and the technique utilized in this work is veryimportant for economized routes and consequently, less expensive, compared to conventional methods.
Pengaruh Penambahan Doping Mn/Cu pada Barium Heksaferit sebagai Material Penyerap Gelombang Simbolon, Silviana; Tetuko, Anggito P; Kurniawan, Candra; Sebayang, Perdamean; Sebayang, Krista
PISTON: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018): PISTON: JOURNAL OF TECHNICAL ENGINEERING
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.79 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, telah dilakukan analisa efek doping Mn2+/Cu2+ sebanyak 0.1%mol terhadap struktur barium heksaferit sebagai material absorbsi gelombang mikro. Sintesis material dilakukan dengan metode mechanical alloying menggunakan planetary ball mill. Powder yang telah di-milling dikalsinasi pada temperature 1000 °C selama 2 jam. Powder hasil kalsinasi di kompaksi dengan tekanan 1.5 kgf/cm2 membentuk pellet dan di sinter pada temperatur 1150 °C selama 2 jam. Dari hasil eksperimen, menunjukkan penambahan ion Mn2+/Cu2+0.1 %mol mengakibatkan nilai densitas bulk meningkat jika dibandingkan dengan  barium heksaferit. Efek penambahan ion Mn2+/Cu2+ menurunkan nilai koersivitas (Hjc) dan menaikkan nilai remanensi (Mr) yaitu BaFe12O19 memiliki Hjc = 6.45 KOe dan Mr = 0.91 KG, BaFe11.9Mn0.1O19 memiliki Hjc = 3.27 KOe dan Mr = 1.62 KG sedangkan BaFe11.9Cu0.1O19 memiliki Hjc = 1.75 KOe dan Mr = 1.79 KG. Pengukuran refflection loss gelombang mikro menggunkan VNA menunjukkan bahwa penambahan ion Mn2+/Cu2+ pada barium heksaferit memiliki rentang frekuensi yang berbeda. Frekuensi BaFe11.9Mn0.1O19 sekitar 4 – 10 GHz dan BaFe11.9Cu0.1O19 sekitar 4 – 8 GHz. Hal ini menunjukkan bahwa besar penyerapan gelombang yang cukup signifikan dengan adanya penambahan doping Mn/Cu 0.1 %mol jika dibandingkan terhadap barium hexaferit.
Pengaruh Jumlah Sudu Turbin Angin Savonius Terhadap Unjuk Kerja Generator (Single Phase) Magnet Permanen NdFeB Tetuko, Anggito P; Kurniawan, Candra; Sunari, Sunardi; Wahid, Ahmad; Sebayang, Perdamean
PISTON: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018): PISTON: JOURNAL OF TECHNICAL ENGINEERING
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1099.811 KB)

Abstract

Telah berhasil dibuat disain dan konstruksi turbin angin savoniuspada generator (single phase)magnet permanen NdFeB. Variasi jumlah sudu turbin masing-masing dibuat sebanyak 4, 8 dan 16 buah, dengan sumber fluida(angin) yangberasaldari turbo fan (220V/50Hz – 98W). Pada penelitian ini akan dilihat korelasi antara kecepaatan angin terhadap kecepatan putar generator, output tegangaan tanpa dan dengan beban lampu LED5W, arus listrik dan daya listrik yang dihasilkan generator tersebut. Hasil unjuk kerjagenerator (single phase)magnet permanen NdFeBterhadap pengaruh jumlah sudu turbin relatif linier, baik terhadap kecepatan putar generator, output tegangan, arus dan daya listrik. Korelasi ini menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada kecepatan angin 6,5 m/s dan jumlah sudu turbin sebanyak 16 buah, masing-masing menghasilkan kecepatan putar generator, output tegangan tanpa dan dengan beban, arus dan daya listrik adalah 120rpm, 44,3V, 109,8V, 100mA dan 4W. Generator (single phase)magnet permanen NdFeByang dihasilkan dapat digunakan sebagai lampu darurat terutama pada jalan tol.