Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN POTENSI INDIGOFERA DENGAN PROSES KOMBINASI FERMENTASI AEROB-ANAEROB SEBAGAI ZAT WARNA ALAMI BATIK Hakiim, Azafilmi; Agustina Sari, Dessy; Efelina, Vita
Journal of Chemical Process Engineering Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.37 KB) | DOI: 10.33536/jcpe.v3i2.255

Abstract

Teknik pewarnaan kain batik dapat dilakukan dengan zat warna sintetik atau zat warna alam (ZWA). Keberadaan banyaknya permintaan konsumen, mampu menggerser keberadaan zat warna alam. Keunggulan zat warna sintetik antara lain memberikan keuntungan ekonomi, efisiensi waktu dan warna yang dihasilkan beragam. Kelemahan penggunaan zat warna sintetik adalah dampak lingkungan yang dihasilkan. Kandungan bahan sintetik sukar diuraikan sehingga perlu diupayakan kembali penggunaan ZWA . Salah satunya berasal dari tanaman perdu yaitu indigofera tinctoria. Tujuan penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh konsentrasi daun indigofera pada beda perlakuan proses fermentasi (aerob dan anaerob) dan perlakuan penggunaan fiksasi terhadap daya tahan pencucian, daya tawahan luntur dan daya tahan sinar matahari.Bahan baku sampel yaitu kain katun dan sutera yang dicelup dengan ZWA fermentasi indigofera pada konsentrasi daun indigo 1kg/5L dan 1kg/10L, kemudian dilanjutkan dengan pencelupan fiksasi/non fiksasi sebagai variable bebas dan variable terikat adalah uji daya tahan. Hasil uji ketahanan daya tahan pencucian, daya tahan luntur dan daya tahan sinar mtahari menunjukkan bahwa penggunaan konsentrasi memiliki kategori nilai yang tidak jauh berbeda. Sedangkan pada variable perlakuan fiksasi/non fiksasi diperoleh kategori nilai terbaik rata-rata pada perlakuan fermetasi aerob
Kajian Ulang Pemahaman Konsep Integral-Turunan Pasca Ujian Akhir Semester Sari, Dessy Agustina; Hakiim, Azafilmi; Efelina, Vita
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.2050

Abstract

Matematika I dan II merupakan mata kuliah dasar di semester satu dan dua yang menjadi tumpuan Matematika Lanjutan (Probabilitas dan Statistik, Matematika Teknik I, dan Matematika Teknik II). Salah satu kompetensi akhir mahasiswa tingkat satu adalah pemahaman konsep Turunan dan Integral. Kesulitan pemahaman pada ilmu dasar menjadi titik kebingungan mahasiswa di semester selanjutnya. Selain itu, variasi lulusan peserta didik menjadi beban bagi dosen dalam menyampaikan materi karena beberapa hal dasar harus disampaikan kembali di kelas seperti aturan cosinus, integral-turunannya, dan bentuk lainnya. Kajian ulang integral-turunan bagi mahasiswa program studi Teknik Elektro Angkatan 2016 bertujuan menanamkan ulang prinsip dasar dari konsep integral-turunan terhadap soal-soal Ujian Akhir Semester melalui pemaparan secara bertahap. Metode yang digunakan tim pengabdian adalah workshop (pendidikan berkelanjutan) yang melibatkan 3 orang dosen (pengajaran dan diskusi). Persoalan yang belum sempat diselesaikan menjadi tugas selama liburan. Pengajar memberikan jawaban akhir dari setiap persoalan sehingga mahasiswa menjadi termotivasi untuk mengerjakan kembali. Trik yang diberikan para pengajar adalah apabila soal sebelumnya telah selesai, silakan dikerjakan kembali dengan menutup jawaban yang kami berikan. Kegiatan mandiri dapat dilakukan di rumah dengan bantuan internet, buku bacaan sebelum perkuliahan baru dimulai
Preparasi Dan Penentuan Energi Gap Film Tipis TiO2:Cu Yang Ditumbuhkan Menggunakan Spin Coating Efelina, Vita
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.254 KB) | DOI: 10.25273/jpfk.v3i1.941

Abstract

Lapisan tipis TiO2 doping Cu telah berhasil ditumbuhkan di atas substrat kaca dengan teknik spin coating. Lapisan tipis TiO2: Cu dibuat dengan konsentrasi doping 1 hingga 10 wt.% dengan suhu annealing 500oC. Hasil analisis spektrum transmitansi pada daerah UV-Vis menunjukkan bahwa lapisan tipis yang ditumbuhkan dengan suhu annealing 500oC memiliki energy gap untuk transisi langsung sebesar 3,51-3,59 eV dan untuk transisi tidak langsung sebesar 3,26-3,57 eV. Energy gap paling sempit yang dapat dicapai pada lapisan tipis TiO2: Cu dengan suhu annealing 500oC adalah pada konsentrasi Cu 8%. Penggunaan doping Cu dapat memperlebar spektrum serapan cahaya dari lapisan tipis TiO2 sehingga lapisan tipis TiO2: Cu dapat diaplikasikan sebagai anti pantulan pada sel surya.
Biobriket Limbah Kulit Durian dengan Pencelupan pada Minyak Jelantah Efelina, Vita; Naubnome, Viktor; Sari, Dessy Agustina
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.263 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v1i2.3035

Abstract

Kulit Durian memiliki potensi sebagai sumber energi terbarukan. Isu tersebut menjadi trending topic bidang energi sebagai solusi kelangkaan minyak bumi dan gas. Kandungan selulosa kulit durian mencapai 64,51% menjadi sumber energi biobriket. Kulit durian menjadi salah satu opsi karena komposisi kulitnya mencapai 60-75%. Kulit durian ini mampu memperbesar densitas dan nilai ekonomis produk yang dihasilkan. Lalu, selain menggunakan kulit durian, peneliti juga melakukan penambahan minyak jelantah yang berperan sebagai pelapis biobriket agar produk sulit mengikat air, kadar air menjadi lebih rendah. Penggunaan lem kanji bertujuan untuk menjaga kerapatan briket sehingga produk tidak mudah hancur. Penelitian ini menggunakan proses karbonisasi kulit durian dengan suhu600oC selama 60 menit. Karbon yang terbentuk digerus, lalu saring dengan pengayak ukuran 100 mesh. Nilai kalor paling tinggi sebesar 5673,367 kal/gram dengan perlakuan mencelupkan ke dalam minyak jelantah. NilaiĀ  kadar abu, kadar air, kadar uap dan fix carbon masing-masing adalah 12,90%, 9,37%, 17,79%, dan 59,94%.