Novayani, Irma
LP2M STAI Darul Kamal NW Lombok Timur

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN MENURUT PANDANGAN SYED M. NAQUIB AL-ATTAS DAN IMPLIKASI TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN INTERNATIONAL INSTITUTE OF ISLAMIC THOUGHT CIVILIZATION (ISTAC)

AL-Mutaaliyah : Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 1 (2017): Pendidikan dan Sosial
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Lombok Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.716 KB)

Abstract

Islamisasi, Ilmu Pengetahuan,  Pendidikan.Menurut al-Attas bahwa tantangan terbesar yang dihadapi umat Islam adalah tantangan pengetahuan yang disebarkan keseluruh dunia Islam oleh peradaban Barat. Islamisasi pengetahuan berarti mengislamkan atau melakukan penyucian terhadap sains produk Barat yang selama ini dikembangkan dan dijadikan acuan dalam wacana pengembangan sistem pendidikan Islam agar diperoleh sains yang bercorak “khas Islami”. Al-Attas mendefinisikan ilmu sebagai sebuah makna yang datang ke dalam jiwa bersamaan dengan datangnya jiwa kepada makna dan menghasilkan hasrat serta kehendak diri.Al-Attas mengartikan makna pendidikan sebagai suatu proses penanaman sesuatu ke dalam diri manusia dan kemudian ditegaskan bahwa sesuatu yang ditanamkan itu adalah ilmu, dan tujuan dalam mencari ilmu ini terkandung dalam konsep ta’dib. Sedangkan tujuan pendidikan Islam adalah menanamkan kebajikan dalam “diri manusia” sebagai individu dan sebagai bagian dari masyarakat. Secara ideal, Naquib menghendaki pendidikan Islam mampu mencetak manusia yang baik secara universal (al-insan al-kamil). Implikasinya dalam tujuan pendidikan Islam yakni pendidikan Islam diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang bermutu, berkualitas dalam bidang intelektual dan yang paling mendasar adalah nilai-nilai moral-agama selalu membimbingnya.