Dahlan, Taufiqulloh
Uhamka Press

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Pembukuan Sederhana bagi UKM Kerajinan Anyam Pandan di Kecamatan Rajapolah, Tasikmalaya Dahlan, Taufiqulloh; Murfiah, Uum; Indriani, Rina
Jurnal SOLMA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Uhamka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v7i2.2109

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah  untuk  membantu UKM dalam pengembangannya agar lebih maju dan meningkat usahanya, sehingga mereka dapat hidup sejahtera. Adapun cara yang ditempuh Tim dalam meningkatkan kesejahteraanya. UKM tersebut diawali dengan analisis situasi ke lapangan guna menginventalisir masalah-masalah yang dihadapi Mitra, mulai dari pengadaan bahan baku sampai dengan pemasaran. Pada pengabdian ini, Tim telah  membantu tentang pelatihan pembukuan sederhana bagi UKM kerajinan anyam pandan di kecamatan Rajapolah kabupaten Tasikmalaya. Metode pengaplikasian program diawali dengan koordinasi dan bersosialisasi dengan penanggung jawab Mitra. Tim kami menemukan setiap transaksi yang lakukan mitra ditulis dalam buku catatan harian yang biasa disebut dengan pembukuan (catatan harian), satu diantaranya berfungsi sebagai pencatatan pada saat selesai jual dan beli (transaksi). Buku catatan harian sangat membantu dalam pengauditan (Auditing) tentang laporan keuangan. Dengan dilakukannya audit ini apakah sesuai dengan laporan keuangan atau tidak.  Setelah tim kami memberikan pelatihan  kepada mitra, mereka mampu mengaudit hasil dari laporan keuangan tersebut. Dengan demikian apabila terjadi penyimpangan atau data hilang tidak dapat diketahui secara pasti, karena dari bukti-bukti itulah jalan tidaknya suatu sistem pengauditan. Dengan cara pemecahan masalah yang dilaksanakan kepada Mitra, Mitra terbantu dalam usahanya untuk meningkatkan produksinya. Kata kunci: pembukuan sederhana, kerajinan anyam pandan, dan rajapolah tasikmalaya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DAN JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA MTS PADA POKOK BAHASAN RELASI DAN FUNGSI dahlan, Taufiqulloh
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 1 No 1 (2016): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.643 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v1i1.217

Abstract

Penelitian ini berawal dari realita dilapangan bahwa banyak sekali model pembelajaran yang digunakan di sekolah. Serta masih kurangnya kemampuan pemecahan masalah ditingkat MTs. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud membandingkan dua buah model pembelajaran kooperatif tipe team assisted individualization dan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Kemampuan yang akan dijadikan pembandingnya adalah kemampuan pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan jigsaw. Selain itu, untuk mengetahui sikap siswa terhadap kedua model tersebut. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII satu diantara MTs yang ada di Kabupaten Sumedang pada pokok bahasan relasi dan fungsi. Peneliti mengambil populasi seluruh siswa kelas VIII. Pengambilan sampel menggunakan teknik simpel random sampling. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih baik dengan nilai rata-rata 76,23 yang kedua model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan nilai rata-rata 75,57 dan yang terakhir model pembelajaran konvensional dengan nilai rata-rata 65. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI, Jigsaw dan Konvensional. Untuk melihat perbedaan tersebut digunakan pengolahan data ANOVA satu jalur.
PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS MAHASISWA PGSD dahlan, Taufiqulloh; Nurhadi, Moh.; Rohimah, Siti Maryam
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 2 No 1 (2017): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.835 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v2i1.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah pencapaian dan peningkatan  kemampuan berpikir kreatif matematis antara mahasiswa yang menggunakan pendekatan open-ended lebih baik dari pada mahasiswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen karena pada penelitian ini subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi peneliti menerima keadaan subjek apa adanya, dengan desain nonequivalent pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi PGSD dari satu diantara perguruan tinggi yang berada di Jawa Barat dengan sampel terdiri dari 2 kelas. Kelas pertama merupakan kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran matematika menggunakan pendekatan open-ended dan kelas kedua merupakan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Pengambilan data menggunakan pretest, posttest dan rataan gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel. Analisis data dilakukan terhadap nilai pretest, posttest dan rataan gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis. Lembar observasi dideskripsikan menggunakan persentase untuk menelaah aktivitas mahasiswa dan dosen selama perkuliahan menggunakan pendekatan open-ended. Diperoleh hasil bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara mahasiswa yang menggunakan pendekatan open-ended lebih baik dari pada mahasiswa yang menggunakan pendekatan konvensional. Analisis dari lembar observasi mahasiswa dan dosen diperoleh pembelajaran matematika menggunkan pendekatan open-ended terlaksana dengan baik
Minat Belajar Mahasiswa dengan Menggunakan Blended Learning melalui Google Classroom pada Pembelajaran Konsep Dasar Bahasa Indonesia SD Inggriyani, Feby -; Hamdani, Acep Roni; Dahlan, Taufiqulloh
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 3 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.65 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v3i1.8649

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi minat belajar mahasiswa dengan blended learning menggunakan kelas google. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa semester empat tahun akademik 2018/2019. Pengambilan sampel dengan purposive sampling adalah kelas IV A yang berjumlah 44 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi, yaitu kuesioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar mahasiswa sebelum blended learning adalah 66,70. Sedangkan hasil rata-rata skor minat mahasiswa setelah diberikan pembelajaran dengan memanfaatkan blended learning, yaitu 85,48. Dengan demikian, ada peningkatan minat dalam belajar dengan rata-rata 18,78. Semua indikator minat belajar siswa dicapai dengan sangat baik. Indikator persentase perasaan senang adalah 86,50, indikator perhatian saat belajar adalah 85,80, indikator minat belajar adalah 85,00% dan indikator keterlibatan dalam belajar adalah 84,50%. Indikator minat belajar terbesar adalah perasaan bahagia. Dengan demikian, blended learning dapat meningkatkan minat belajar di perguruan tinggi. Kata Kunci: blended learning, google classroom, minat belajarABSTRACTThis study uses qualitative methods with descriptive designs. The purpose of this study is to identify interest in college student learning in blended learning using google classes. The population in this study is the fourth semester students of the 2018/2019 academic year. Sampling with purposive sampling is class IV A, amounting to 44 people. Data collection techniques using triangulation, namely questionnaires, interviews and observations. The results showed that the average college student learning interest before blended learning was 66.70. While the results of the average score of interest in college student after being given learning by utilizing blended learning, which is 85.48. Thus, there is an increased interest in learning with an average of 18.78. All student learning interest indicators are very well achieved. The indicator of the percentage of feeling happy is 86.50, the indicator of attention when studying is 85.80, the indicator of learning interest is 85.00% and the indicator of involvement in learning is 84.50%. The indicator of greatest interest is feeling happy. Thus, blended learning can increase interest in studying in college.Keywords : blended learning, google classroom, lerning interest