Musabiq, Sugiarti
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimisme sebagai Prediktor Psikologis pada Mahasiswa Kebidanan Musabiq, Sugiarti; Meinarno, Eko Aditya
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.099 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan optimisme dengan self-esteem, career decision-making self-efficacy, hardiness, dan resiliensi pada mahasiswa kebidanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa program diploma III kebidanan yang berada di wilayah provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Sumatera Barat. Secara keseluruhan, 571 mahasiswa program Diploma III kebidanan berpartisipasi dengan cara mengisi kuesioner alat ukur yang terdiri dari LOT-R yang dikembangkan oleh Scheier, Carver, dan Bridges (1994), Rosenberg’s Self-esteem Scale yang dikembangkan oleh Rosenberg (1965), CDSE-SF yang dikembangkan oleh Taylor dan Betz (1983), DRS 15-R yang dikembangkan oleh Paul T. Bartone (2007) dan telah diadaptasi di Indonesia oleh Lukman (2008) dan CD-RISC yang dikembangkan oleh Connor dan Davidson (2003) dan telah diadaptasi oleh Campbell-Sills dan Stein (2007). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel memiliki hubungan yang positif dengan optimisme, yang berarti apabila keempat variabel ini mengalami peningkatan maka optimisme pada diri mahasiswa juga akan meningkat. Selain itu variabilitas skor keempat variabel dapat diprediksi dari hubungannya dengan optimisme. Kata kunci: Optimisme, CDSE, Hardiness, Resiliensi, Self-esteem
Optimisme dan Efikasi Diri Pengambilan Keputusan Karir pada Mahasiswa Program Diploma III Kebidanan Riziq, Farhanita; Musabiq, Sugiarti
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol 3, No 3: Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan AKBIDYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: tingginya angka kematian Ibu serta angka kesakitan dan kematian bayi di Indonesia membuat Menteri Kesehatan Indonesia, dalam putusannya, menetapkan bahwa bidan merupakan lini utama untuk mengurangi AKI dan AKB. Sayangnya, dalam usaha menjadi bidan, banyak sekali tantangan yang harus dihadapi seperti sulitnya mendapatkan STR dan adanya fenomena menganggur. Kondisi-kondisi tersebut pada akhirnya mempengaruhi optimism mahasiswa kebidanan dalam menentukan pilihan karirnya di masa depan. Tujuan: untuk melihat apakah terdapat hubungan antara optimism dan efikasi diri pengambilan keputusan karir pada mahasiswa program Diploma III Kebidanan di Indonesia. Metode: partisipan dalam penelitian ini merupakan mahasiswa program Diploma III Kebidanan tingkat 2 dan 3 yang berjumlah 571 orang dari akademi kebidanan yang terakreditasi A dan B di Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara optimisme dan efikasi diri pengambilan keputusan karir (r=+.203, n=571, p
Gambaran Stress dan Dampaknya Pada Mahasiswa Musabiq, Sugiarti; Karimah, Isqi
Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 20, No 2: Agustus 2018
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.529 KB) | DOI: 10.26486/psikologi.v20i2.240

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran umum stress dan dampaknya pada mahasiswa yang dilihat dari kejadian sehari-hari. Sampel dari penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Sebanyak 67 mahasiswa psikologi berpartisipasi dengan cara mengisi survey berbentuk pertanyaan terbuka tentang kejadian-kejadian yang menimbulkan stress serta dampak yang dirasakan dalam rentang waktu lima hari terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki lebih dari satu jenis stressor dan merasakan dampak dari stress di lebih dari satu aspek. Jenis stressor terbanyak yang dimiliki mahasiswa berasal dari intrapersonal (29.3%), yaitu berupa kondisi keuangan (23%) dan tanggung jawab di organisasi kampus (20%). Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa stress memiliki dampak terbesar terhadap aspek fisik (32%). Hal yang sangat sering dirasakan adalah kelelahan dan lemas (21.1%).