Innaddinnulillah, Innaddinnulillah
UHAMKA PRESS

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

JARAK KEHAMILAN BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI DESA MULYASARI KABUPATEN CIANJUR Safitri, Debby Endayani; Innaddinnulillah, Innaddinnulillah
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.879 KB)

Abstract

ABSTRAK Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi lahirprematur dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Usia ibu, usia kehamilan, paritasdan jarak kehamilan merupakan faktor-faktor yang dapat memengaruhi status giziibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yangmemengaruhi status gizi ibu hamil di Desa Mulyasari, Kecamatan Mande,Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilakukan secara cross sectionaldengan accidental sampling. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 46 orangibu hamil. Sebanyak 42,9% ibu hamil di Desa Mulyasari yang mengalami status giziKEK. Jarak kehamilan merupakan faktor yang secara signifikan (p<0,05)berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Desa Mulyasari, KecamatanMande, Cianjur. Kata kunci : Kehamilan, KEK, Jarak kehamilan ABSTRACTMaternal Chronic Energy Deficiency (CED) lead to preterm labor and Low Birth Weight (LBW). Maternal age, gestational age, parity, and pregnancy spacing were factorswhich influenced maternal nutritional status. This study aimed to observed factors whichinfluenced maternal nutritional status in Mulyasari, Mande district, Cianjur, West Java.Study was done with cross sectional method used accidental sampling. The number ofsubjects in this study were 46. Of 42,9% pregnant mothers in Mulyasari were CED.Pregnancy spacing was significantly (p<0,05) contributed to maternal CED in Mulyasari,Mande district, Cianjur. Keywords: Pregnancy, CED, Pregnancy spacing  
PEMANFAATAN SARI KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINENSIS JACQ) PADA PEMBUATAN COOKIES SEBAGAI MAKANAN TINGGI PRO VITAMIN A (β-KAROTEN) Innaddinnulillah, Innaddinnulillah; Sofyaningsih, Mira
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.744 KB)

Abstract

Penelitian pembuatan produk makanan yang tinggi β-karoten seperti biskuit danmi yang telah dilakukan adalah menggunakan minyak sawit kasar dan minyak sawitmerah. Pemanfaatan β-karoten dalam bentuk sari kelapa sawit dan dijadikan modifikasiresep pada pembuatan cookies belum dilakukan. Tujuan penelitian ini adalahmenghasilkan cookies tinggi pro-vitamin A (β-karoten) dengan memanfaatkan sari kelapasawit. Perbandingan margarin dan sari kelapa sawit pada pembuatan cookies yaitu, 1:0(F0), 1:1 (F1), 1:3 (F2), dan 0:1 (F3). Penentuan cookies sari kelapa sawit terbaikmenggunakan uji hedonik dengan panelis semi terlatih. Analisis data menggunakan ujiANOVA, bila p-value < 0,05 dilanjutkan dengan uji Duncan. Penerimaan balita terhadapproduk cookies sari kelapa sawit terbaik dibandingkan dengan cookies kontrol dianalisisdengan uji Friedman Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan air dalampembuatan sari kelapa sawit terbaik yaitu 100 ml/500 gram buah kelapa sawit. Hasil ujiragam penambahan sari kelapa sawit dapat memberikan penilaian mutu hedoniktertinggi terhadap warna dan tekstur cookies, namun tidak untuk rasa dan aroma cookies.Hasil uji ragam untuk uji hedonik memberikan penilaian yang tertinggi pada kesukaanterhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur cookies. Formula terbaik adalah cookies formulaF1 (1:1) yang memiliki nilai rata-rata uji hedonik tertinggi yaitu 3,8. Cookies sari kelapasawit terbaik dengan takaran saji 30 gram memiliki kandungan energi 152 kkal, lemak 8,16gram, protein 1,84 gram, karbohidrat 18 gram, dan β-Karoten 4020 μg per takaran saji.Cookies yang dihasilkan dapat diklaim sebagai cookies tinggi β-Karoten.