p-Index From 2014 - 2019
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sain Veteriner
Fikar, Miftahul
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Deteksi Edwardsiella Ictaluri pada Ikan dengan Metode Co-Agglutination Test Fikar, Miftahul; Amanu, Surya; Simanjuntak, Suhardo R.T.; Yudistra, Mario Ari
Jurnal Sain Veteriner Vol 33, No 2 (2015): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknik immunodiagnostik dengan menggunakan uji serologis co-agglutination telah lama dikenal dalam mendeteksi infeksi bakteri dan virus pada manusia, hewan, ikan, dan cemaran pada produk-produk perikanan. Keunggulan teknik ini adalah sederhana, cepat, murah, dan akurat, terutama untuk penerapan di lapangan karena dapat mendeteksi langsung dari organ. Namun penggunaan metode kurang dikenal dibandingkan metode lain yang lebih kompleks dan mahal seperti ELISA dan FAT. Pengembangan metode ini di Indonesia telah dilakukan sejak tahun 2014 dan telah diaplikasikan di lapangan dengan hasil yang memuaskan, terutama dalam mendeteksibakteri Edwardsiella ictaluri penyebab penyakit Edwardsiella Septicemia of Catfish pada ikan patin (Pengasius hypophtalmus) dan lele (Clarias garipienus) di Jambi. Pengambilan sampel dilakukan di 70 lokasi sentra budidaya ikan patin dan lele di 4 kabupaten, di Provinsi Jambi selama bulan April-Juni 2015. Pengujian dengan teknik co-agglutination mendeteksi 5 lokasi budidaya positif tersebut E. ictaluri. Organ yang diuji dengan teknik ini diisolasi ke media agar untuk diuji secara konvensional dan serologis dengan metode rapid slide aglutination dan terkonfirmasi positif. Isolat yang diperoleh juga diujibandingkan ke laboratorium yang telah terakreditasi dalam ruang lingkup E. ictaluri di Batam dan Tanjung Pinang, dan mendapatkan hasil positif. Uji lapangan inimembuktikan bahwa teknik co-agglutination dapat memberikan hasil yang valid dalam waktu beberapa jam saja dibandingkan dengan metode konvensional yang memakan waktu berhari-hari, ataupun dengan metode ELISA dan FAT yang membutuhkan biaya tinggi. Inovasi teknologi dengan metode ini dapat menjadi jawaban atas tantangan globalisasi terutama dengan diberlakukannya kawasan Masyarakat Ekonomi Asean, dimana lalulintas peredaran ikan dan pengembangan industri perikanan makin meluas yang membawa resiko merebaknya wabahpenyakit ikan.
Detection of Edwardsiella tarda From African Catfish (Clarias garipienus) by Agar Gel Precipitation (AGP) Method in jambi Amanu, Surya; Fikar, Miftahul; Barmara, Rudi
Jurnal Sain Veteriner Vol 34, No 1 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

For the past few years, Edwardsiella tarda has become major problem in African catfish culture in Jambi. Detection by biochemical characteristic can lead to inaccurate result and there is a necessity to develop more specific and accurate method, one of which is Agar Gel Precipitation (AGP) method. Six samples each were collected from two African catfish farm located in District Sungai Gelam and Telanai Pura in Jambi, which was showed clinical signs of E. tarda outbreak with more than fifty percent mortality rate. Heat stable soluble antigen was prepared from 2 groups of pure culture isolated from sample for AGP test. Antiserum for test wells was antiserum of E. tarda (ATCC 15947) that have been produced by inoculating whole-cell antigen (heat-stable) and flagellar antigen (formalin-killed) in rabbit. For control positive, soluble antigen prepared from E. tarda (ATCC 15947), and control negative from Aeromonas hydophila (ATCC 35654) and Edwardsiella ictaluri (NCIMB 13272). Both antiserums were able to show positive reaction visible by the formation of specific precipitin lines between antiserum and antigen wells, and there was no precipitin reaction for negative control. In conclusion AGP method is a one of reliable technique to identify E. tarda.