Budiarti, L Endang
Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

MEDICATION SAFETY PRACTICES THROUGH DRUG RELATED PROBLEMS (DRPs) REPORTING AT BETHESDA HOSPITAL, YOGYAKARTA Dewi, Dewi; Budiarti, L Endang; Dwiprahasto, Iwan
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 1, No 1
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.1

Abstract

Identification of problems caused by the use of drugs, followed by corrective actions, treatment, and prevention are essential to ensure safety. Implementation of medication error reporting systems as well as providing recommendations by pharmacists are strategies to improve medication safety practices in the health care system. A quasi experimental study was conducted at two surgical wards in Yogyakarta Bethesda Hospital. Clinical pharmacist did the identification, corrective actions, as well as reporting of the medication errors (MEs) incidents in both wards. A total of 283 drug problems at Ward I and 39 drug problems at Ward II were identified by clinical pharmacists. All of ME incidents identified at Ward II and 13,5 of those at Ward I were reported through pharmacy’s reporting system. Nineteen DRPs at Ward I and 13 DRPs at Ward II were resolved through communication and delivering recommendations to physicians. A total of 26,3% of written recommendations were accepted compared with 84,6% of verbal recommendations (p = 0,02). All of the DRPs resolved by verbal communication, whereas only 33,3% of those resolved by written communication. Keywords: medication safety practices, medication errors, Drug Related Problems, reporting
COST OF ILLNESS DARI CHRONIC KIDNEY DISEASE DENGAN TINDAKAN HEMODIALISIS Fauziah, Fauziah; Wahyono, Djoko; Budiarti, L Endang
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 5, No 3
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.143

Abstract

Hemodialisis (HD) atau cuci darah sangat berperan penting bagi penderita gagal ginjal. Proses hemodialisis merupakan tindakan pengobatan yang mahal dan akan menjadi beban berat bagi pasien yang melakukan tindakan hemodialisis berulang kali selama seumur hidupnya. Tujuan penelitian adalah mengetahui total biaya penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) dan untuk mengetahui perbedaan faktor pasien, faktor penyakit, dan faktor jenis pembiayaan terhadap biaya medik langsung pada pasien CKD dengan tindakan hemodialisis rawat jalan dan rawat inap. Jenis penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik menurut perspektif rumah sakit. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan melihat rekam medis pasien yang melakukan hemodialisis pada periode Januari sampai Juni 2014 di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Variabel terikat (dependent variable) adalah total biaya medik langsung pasien rawat inap dan rawat jalan yang melakukan tindakan hemodialisis di Rumah sakit Bethesda Yogyakarta, sedangkan variabel bebas (independent variable) adalah faktor pasien, faktor penyakit, dan faktor jenis pembiayaan. Analisis statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif, distribusi varian, uji Mann-Whitney, dan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien CKD dengan tindakan hemodialisis yang masuk kriteria inklusi sebanyak 104 pasien dengan 1.861 episode rawat jalan dan 31 episode rawat inap. Cost of illness pasien CKD dengan tindakan hemodialisis sebesar Rp. 2.295.068.531,00. Pada pasien rawat jalan terdapat perbedaan total biaya medik langsung pada faktor jenis kelamin, usia, jenis komorbid, dan frekuensi hemodialisis. Pada pasien rawat inap, tidak ada perbedaan antara faktor tersebut terhadap total biaya medik langsung.