p-Index From 2014 - 2019
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Batoboh
Trisnawati, Desi
Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN MEMBUAT TAS MAKRAME BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH DI UPTD BINA HARAPAN REMAJA PADANGPANJANG UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA Trisnawati, Desi; Ranelis, Ranelis; Wendra, Wendra; Prasilia, Lucy
Batoboh Vol 2, No 1 (2017): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.373 KB) | DOI: 10.26887/bt.v2i1.322

Abstract

Makrame adalah kerajinan dalam bentuk simpul tali. Kerajinan Makrame/ simpul tali ini bermacam-macam seperti simpul pipih, kordon, kordon berganda dan simpul rantai. Kerajinan tangan yang dapat dibuat dengan teknik makrame adalah tas, dompet, asesoris, fashion, dan penghias interior tekstil lainnya. Hasil kerajinan makrame sangat unik dan memiliki nilai seni karena seluruh proses pengerjaannya dilakukan secara manual, pengulangan simpul dilakukan secara ber-ulang sehingga membentuk motif. Di Sumatera Barat khususnya di Padangpanjang teknik makrame ini belum banyak dikenal oleh masyarakat. Untuk memperkenalkan teknik makrame di tengah-tengah masyarakat dilakukan pelatihan bagi remaja putri putus sekolah di UPTD Dinas Sosial Bina Remaja Harapan Padangpanjang. Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat jiwa usaha bagi remaja putri dengan kemampuan atau skill yang mereka dapatkan setelah dilakukan pelatihan ini. Mampu membuat produk kerajinan tas, dompet, sarung HP, dan benda kerajinan lainnya dengan teknik makrame. Pelatihan ini dilakukan dengan beberapa metode yaitu penyampaian materi dasar tentang kerajinan makrame dengan cara persentasi dan diskusi. Memberi contoh kerajinan makrame, dilanjutkan dengan praktek membuat tas. Selama pelatihan peserta dilatih dan didampingi oleh tim pengabdian. Peserta diajarkan berbagai macam simpul makrame sebagai dasar untuk membuat produk dengan teknik makrame.
PELATIHAN DESAIN BATIK DENGAN MOTIF KREASI MINANGKABAU UNTUK GURU SD SE- GUGUS III KECAMATAN TILATANG KAMANG KABUPATEN AGAM Trisnawati, Desi; Hendra, Hendra; Ranelis, Ranelis; Fajri, M; Apriadi, Muhammad
Batoboh Vol 1, No 1 (2016): Batoboh -Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Institut Seni Indonesia Padang Panjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1632.249 KB) | DOI: 10.26887/bt.v1i1.138

Abstract

 Dewasa ini perhatian pemerintah terhadap pentingnya pendidikan seni daridini sebagai langkah awal membentuk karakter bangsa sudah mulai terasa. Berbagai kegiatan dan lomba di bidang seni rutin dilaksanakan guna menjaring bakat bakat seni yang ada di diri anak mulai dari tingkat SD, SMP dan SMU sederajad.Namun sayangnya perhatian itu tidak disertai dengan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia yaitu para guru yang menjadi ujung tombak pendidik dan sekaligus pembimbing anak anak tersebut di sekolah.Banyak diantara guru kesenian di sekolah memiliki kompetensi terbatas dalam bidang seni yang ditujukan. Hal kini tentunya akan membuat potensi atau bakat seni yang ada di siswa didik tak bisa diasah secara optimal karena keterbatasan kemampuan dari tenaga guru yang ada. Kondisi ini yang terjadi pada siswa SD di gugus III Kecamatan Tilatang Kamang, dimana guru kesenian yang ada disana tidak ada yang memiliki latar belakang pendidikan seni rupa. Hasilnya setiap ada perlombaan siswa dibidang seni rupa, mereka selalu gagal untuk lolos ditingkat kecamatan. . Dengan kegiatan pelatihan desain batik ini, diharapkan para guru bisa mentransfer pengetahuan dan pengalaman yang didapatkannya kepada siswa didik. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa metode dari presentasi dan diskusi kelas yang diadakan untuk mengetahui sejauhmana pemahaman dan pengetahuan para guru dibidang desain. Selanjutnya akan diadakan praktek mendesain dengan berpedoman kepada beberapa contoh yang diberikan. Selama kegiatan para guru bisa mendapatkan pengetahuan dan juga pelatihan bagaimana mendesain dan mewarnai suatu desain dengan peralatan dan teknik yang tepat.Dari hasil kegiatan ini diharapkan siswa SD se gugus III akan memiliki prestasi lebih di bidang seni rupa terutama perlombaan desain batik yang menjadi fokus kegiatan ini. Setelah selesainya kegiatan ini, akan dibuatkan laporan dan dipublikasikan dalam bentuk jurnal ilmiah yang bisa menjadi referensi dalam bidang pengembangan desain batik.