This Author published in this journals
All Journal SENTRALISASI
Wangsi, Mitta Muthia
SENTRALISASI

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PELABELAN PRODUK MENURUT EKONOMI ISLAM Wangsi, Mitta Muthia; Rawi, Rais Dera Pua
SENTRALISASI Vol 7, No 1 (2018): Sentralisasi
Publisher : SENTRALISASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.189 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian literer yaitu menggunakan buku – buku yang berkaitan dengan judul di atas. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Dengan metode pengumpulan data yang berkaitan dengan materi pembahasan penulis menggunakan dokumenter. Dalam analisis data penulis menggunakan metode induktif dan deduktif yang kemudian dianalisa dengan menggunakan metode analitis deskriptif. Peneliti memperoleh hasil penelitian bahwa legalitas perundang-undangan perlindungan konsumen di indonesia telah diadopsi dari adanya peran ekonomi islam dalam menciptakan kesejahteraan para pelaku ekonomi yang berasaskan pada Al-Qur’an, Hadist dan penerapannya sejak zaman kekhilafahan. perlindungan konsumen merupakan salah satu upaya dalam penerapan pelaksanaan Ekonomi Islam untuk melindungi konsumen dan untuk memberikan rasa tanggung jawab kepada para pelaku usaha dalam setiap kegiatan produksi sehingga tercapailah keadilan ekonomi dalam setiap kegiatan pemenuhan kebutuhan (barang dan jasa).  Ada beberapa pihak yang mempunyai peran khusus dalam penerapan konsep perlidungan konsumen dalam pelabelan produk pangan diantaranya : pertama: individu, yaitu setiap orang harus sadar akan keberadaannya masing-masing sebagai pihak konsumen yang berhak mendapatkan hak-haknya dan sebagai pelaku usaha yang harus memperhatikan berbagai tanggung jawab berkaitan dengan produk yang dihasilkan. Kedua: pemerintah, pihak ini bertugas menetapkan peraturan (undang-undang) perlindungan konsumen dan memberikan pengawasan atau kontrol terkait dengan harga, kualitas, kadaluarsa yang tertulis di label suatu produk. Ketiga: lembaga perlindungan konsumen, lembaga swasta ini dibentuk dari beberapa masyarakat yang peduli akan pentingnya perlindungan konsumen demi terpenuhinya hak-hak para konsumen.