Trisnawati, Ade
Universitas PGRI Madiun

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kecerahan Warna Lipstik terhadap Banyaknya Kandungan Logam Berat Timbal, Kromium, dan Kadmium yang Dianalisis Menggunakan Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) Adinda, Ayuni; Trisnawati, Ade; Ayu W, Novia Fahmi; Restiawati, Mayang
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.643 KB) | DOI: 10.25273/cheesa.v1i1.1917

Abstract

Lipstik biasa dimanfaatkan untuk memberikan warna pada bibir, namun kosmetik ini ternyata  menyimpan potensi buruk bagi kesehatan manusia. Beberapa lipstik diduga mengandung logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia seperti timbal (Pb), kromium (Cr), dan kadmium (Cd). Semakin gelap warna lipstik, maka kandungan timbalnya disinyalir semakin tinggi. Efek yang ditimbulkan tidak serta merta tampak pada pemakai lipstik karena kandungan logam beratnya, namun jika bahan-bahan tersebut terakumulasi dalam tubuh maka pada suatu saat akan menimbulkan efek yang besar karena bersifat toksik dan karsinogen. Pada umumnya kandungan logam berat yang nilainya kecil dalam suatu bahan sukar ditentukan keberadaannya dengan pereaksi-pereaksi kimia, tetapi dapat diketahui jumlah dan keberadaannya dengan spektrofotometri serapan atom. Logam berat yang akan dianalisis adalah logam timbal (Pb), kromium (Cr), dan kadmium (Cd). Data diperoleh dengan cara mencatat hasil uji menggunakan alat spektrofotometer serapan atom kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-T.
College Students Understanding on Spectroscopy Topic Using STAD Cooperative Learning Combined with Moodle Trisnawati, Ade; Wonorahardjo, Surjani; Arief, Munzil
Jurnal Pendidikan Sains Vol 6, No 1: March 2018
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Malang (UM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.471 KB) | DOI: 10.17977/jps.v6i1.11628

Abstract

Abstract: Spectroscopy is an abstract and difficult topic in chemistry. Students should be able to explain this concept. The purpose of this pre-experimental research was to explore the understanding of students about spectroscopy using STAD cooperative learning combined with Moodle. A sample of this study were 34 fifth-semester college students majoring at Chemistry studying at the University X. The results showed the students’ understanding on tools instrumentation and their functions on Raman spectroscopy, photometric titration method, the function of the components in IR spectrophotometer, compounds based on transition-absorbing electrons, and the basic principle of atomic spectroscopy material were low.Key Words: students’ understanding of spectroscopy concept, STAD cooperative learning, moodleAbstrak: Spektroskopi merupakan salah satu materi yang bersifat abstrak dan sulit. Mahasiswa harus mampu menjelaskan konsep tersebut dengan baik. Penelitian pra-eksperimental ini bertujuan untuk menggali pemahaman materi spektroskopi mahasiswa pada pembelajaran kooperatif STAD yang dipadu dengan Moodle. Sampel penelitian adalah mahasiswa program Pendidikan Kimia Universitas X semester 5 yang berjumlah 34 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa pada alat-alat instrumentasi pada spektroskopi Raman beserta fungsinya, metode titrasi fotometrik, fungsi komponen-komponen dalam spektrofotometer IR, macam-macam senyawa penyerap berdasarkan transisi elektronnya, dan prinsip dasar materi spektroskopi atom tergolong rendah.Kata kunci: pemahaman mahasiswa pada materi spektroskopi, pembelajaran kooperatif STAD, moodle
PELATIHAN IDENTIFIKASI BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN DI DESA BARENG, BABADAN, PONOROGO Trisnawati, Ade; Setiawan, Mohammad Arfi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.278 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i1.16024

Abstract

Zat aditif makanan hingga kini diketahui banyak macamnya dan beberapa diantaranya memiliki efek berbahaya bagi kesehatan manusia. Boraks dan formalin merupakan contoh zat aditif berbahaya yang peredarannya kini sudah dilarang. Namun, tidak menutup kemungkinan zat tersebut masih digunakan oleh sebagian masyarakat guna untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Oleh karena itu, perlu adanya upaya agar masyarakat dapat mencegah paparan zat aditif berbahaya ini pada makanan. Deteksi adanya kandungan boraks dan formalin dapat dilakukan sendiri oleh masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga dengan metode sederhana berbantuan bahan alami yang terdapat di lingkungan sekitar. Kegiatan ini berupa penyuluhan mengenai bahaya boraks dan formalin yang dimaksudkan untuk menghimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi makanan yang mengandung zat tersebut. Kemudian dilakukan pelatihan pembuatan kit pendeteksi kandungan boraks dan formalin dengan bahan-bahan alami seperti kunyit dan getah papaya sehingga dapat dilakukan sendiri oleh masyarakat terutama ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat oleh Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Teknik Kimia Universitas PGRI Madiun dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi sehingga mampu meningkatkan pengetahuan ibu-ibu PKK di desa Bareng Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo mengenai bahaya boraks dan formalin bagi kesehatan. Ibu-ibu PKK mengetahui cara deteksi adanya boraks dan formalin dalam makanan dengan menggunakan alat deteksi sederhana yang telah dibuat.