Articles

Found 8 Documents
Search

PEMILIHAN MATERIAL RING PADA ILLIZAROV RING EXTERNAL FIXATION Erwin, Erwin; Ramandhan, Akbar Ramandhan; Andayani, Ratih Diah
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 2 No 1 (2016): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.96 KB)

Abstract

Fracture pada tulang membutuhkan fiksasi yang stabil agar tulang dalam masa pemulihan tidak mengalami beban berlebih dan berubah posisi, untuk itu dibutuhkan sebuah alat fiksasi. Alat fiksasi ini terdiri dari 2 jenis yang ditanam didalam atau yg berada diluar tubuh. Untuk menjaga posisi tulang dan menahan beban dibutuhkan material yang memiliki sifat sifat yang ringan tahan karat, dan miliki kekakuan. Dalam penelitian ini digunakan metode yang dikembangkan oleh Asbhy dan M. Farag dalam memilih material yang sesuai dengan kondisi operasional yang disyaratkan, dan harga yang relative murah. Material kadidat terdiri dari Aluminum alloy (al 2014), Stainless steel 304, Brass, Titanium alloy (Ti 6AL4V). Beryllium. Material yang terpilih memenuhi figure of merit adalah Beryllium
ANALISA PENGARUH JARAK KATODA DAN ANODA DALAM PROSES ELEKTROPLATING ALUMINIUM TERHADAP DAYA LEKAT Andayani, Ratih Diah; Djunaidi, Rita; Nuryanti, Siti Zahara
TEKNIKA Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas IBA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.912 KB)

Abstract

Aluminium merupakan logam yang mendapat prioritas utama untuk dipertimbangkan. Karena aluminium mudah diperoleh, mudah di bentuk, bersifat ulet dan harganya yang relatif murah. Aluminium merupakan logam yang mempunyai sifat mampu cetak baik. Namum demikian, masih ada beberapa kelemahan yang dimiliki oleh logam aluminium, di antaranya kekuatan dan kekerasan yang tidak begitu tinggi, penampilan yang kurang menarik, sehingga logam alunimiun perlu ditingkatkan lagi dengan cara merekayasa, salah satunya yaitu dengan pelapisan.  Proses pelapisan terjadi jika suatu benda yang akan dilapisi berfungsi sebagai katoda dan benda pelapis sebagai anoda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh jarak katoda dan anoda pada pelapisan nikel dan krom terhadap daya lekat lapisan .Spesimen yang digunakan adalah logam aluminium 1100 berbentuk lingkaran dengan diamter 50 mm dan tebal 3 mm.  Penelitian dilakukan dengan memvariasikan jarak katoda dan anoda pada jarak 10 cm, 15 cm, 20 cm   Pengujian daya lekat dilakukan dengan mengacu pada tabel intruksi kerja LIPI,   Berdasarkan Klasifikasi Hasil Uji Daya Lekat, hasil pengujian  pada proses elektroplating aluminium 1100 dengan  elektroplating  Nikel dan Chrome    termasuk ke dalam Rating Number ASTM D-335  kriteria  5B dimana sisi goresan masih halus, tidak ada kisi yang rusak, tetapi hasil yang terbaik terjadi pada jarak antara katoda dan anoda 15 cm,  menunjukkan sisi goresan yang lebih halus dibanding pada jarak 10 cm dan 20 cm. Kata kunci : Jarak Katoda, Anoda, Daya lekat,elektroplating
AUDIT ENERGI GEDUNG FT UIBA Ilmi, Bahrul; Andayani, Ratih Diah
TEKNIKA Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas IBA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Audit energi yang dilakukan pada gedung Fakultas Teknik Universitas IBA (FT UIBA) ini dilakukan sebagai upaya awal dalam  peran serta perguruan tinggi pada konservasi energi. Audit energi ini dilakukan sesuai persyaratan yang telah ditetapkan pada SNI 6196:2011, yaitu prosedur audit energi pada bangunan gedung. Tujuan yang hendak dicapai didalam penelitian ini adalah menghitung intensitas konsumsi energi listrik yang dipergunakan pada semua ruangan gedung FT UIBA agar dapat diketahui sejauh mana efisiensi penggunaan energi listrik pada gedung ini baik secara keseluruhan maupun pada masing-masing sektor penggunaan, kemudian menganalisa dan melakukan konservasi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik tanpa mengurangi produktifitas dan kenyamanan. Dari data tagihan listrik selama satu tahun diketahui bahwa penggunaan energi berfluktuasi setiap bulannya tergantung aktifitas yang dilakukan. Penggunaan energi terendah terjadi pada bulan februari 2013 dan bulan agustus 2013 dimana masuk masa libur kuliah semester ganjil tahun ajaran 2012/2013 dan semester genap tahun ajaran 2012/2013. Dari hasil perhitungan Intensitas Konsumsi Energi (IKE) listrik seluruh ruangan diketahui bahwa IKE pada hampir seluruh ruangan gedung termasuk kategori sangat efisien kecuali satu ruangan termasuk cukup efisien dan dua ruangan termasuk efisien. Distribusi konsumsi listrik terbesar adalah untuk sektor penggunaan tata udara yaitu AC dan kipas angin. Peralatan listrik lain yaitu TV, dispenser dan komputer menduduki peringkat distribusi kedua. Konsumsi listrik untuk lampu penerangan ruangan adalah yang paling rendah konsumsinya. Tingkat pencahayaan ruangan masih dibawah persyaratan yang telah ditentukan SNI 6197:2011 dan lampu belum menggunakan armature, karena itu disarankan menambah jumlah lampu ruangan untuk meningkatkan kenyamanan, menggunakan armature lampu dan mengganti jenis lampu menjadi jenis TL 36 Watt yang memiliki efikasi lebih tinggi untuk meningkatkan efisiensi pencahayaan. Pergantian jenis kipas angin dari jenis ceiling fan 90 Watt menjadi orbit fan 45 Watt pada ruang kuliah juga dapat meningkatkan efisiensi konsumsi energi listrik dan meningkatkan kenyamanan pengguna ruangan. Pergantian ini akan menghemat konsumsi energi listrik rata-rata sebesar 35,1 kWh atau Rp.32.818,50 per bulan. Kata Kunci: audit energi, intensitas konsumsi energi, konservasi energi
PEMILIHAN MATERIAL RING PADA ILLIZAROV RING EXTERNAL FIXATION Erwin, Erwin; Ramandhan, Akbar; Andayani, Ratih Diah
journalmachine Vol 2 No 1 (2016): Journal Machine Vol. 2 No 1 Januari 2016
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.96 KB)

Abstract

                                                                        AbstrakFracture pada tulang membutuhkan fiksasi yang stabil agar tulang dalam masa pemulihan tidakmengalami beban berlebih dan berubah posisi, untuk itu dibutuhkan sebuah alat fiksasi. Alat fiksasi ini terdiridari 2 jenis yang ditanam didalam atau yg berada diluar tubuh. Untuk menjaga posisi tulang dan menahan bebandibutuhkan material yang memiliki sifat sifat yang ringan tahan karat, dan miliki kekakuan. Dalam penelitian inidigunakan metode yang dikembangkan oleh Asbhy dan M. Farag dalam memilih material yang sesuai dengankondisi operasional yang disyaratkan, dan harga yang relative murah. Material kadidat terdiri dari Aluminumalloy (al 2014), Stainless steel 304, Brass, Titanium alloy (Ti 6AL4V). Beryllium. Material yang terpilihmemenuhi figure of merit adalah Beryllium.
PENGARUH JENIS LAPISAN PERMUKAAN PIPA TERHADAP KOEFISIEN GESEK andayani, ratih diah; Nuryanti, Siti zahara; Asmadi, Asmadi
TEKNIKA Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas IBA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.594 KB)

Abstract

ABSTRAK Pipa merupakan salah satu alat transportasi yang paling efektif untuk memindahkan fluida. Aliran fluida dalam pipa  dapat laminar atau turbulen bergantung dari faktor-faktor yang mempengaruhinya, diantara nya kekasaran permukaan pipa, kecepatan aliran fluida dan kekentalan fluida. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis lapisan  permukaan pipa dan kecepatan aliran fluda terhadap nilai koefisien gesek. Kecepatan aliran fluida dilakukan dengan mengatur bukaan katub. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan pipa PVC berdiameter  22 mm dengan panjang pipa 1 m , fluida yang digunakan air pada suhu 30 oC. Kekasaran permukaan pipa divariasi yaitu, pipa tanpa lapisan tambahan, pipa dilapisi pasir halus, dilapisi pasir kasar, pipa dibintik lubang, dilapisi daun talas, pecahan batu bata, dan pipa dilapisi serat kayu,  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis material lapisan mempengaruhi kekasaran permukaan pipa, semakin tinggi nilai kekasaran permukaan pipa maka koefisien geseknya cenderung meningkat. Dari ketujuh jenis lapisan permukaan, pipa uji yang dilapisi pecahan batu bata memiliki  nilai kekasaran  relatifnya paling tinggi (ϵ)  2,2 mm,    /D 2,2/22 = 01 dan memiliki nilai koefisien gesek  paling tinggi dibanding dengan ke enam lapisan lainya yaitu rata-rata sebesar 0,1638. Dan yang paling kecil nilai kekasaran pipa adalah yang dilapisi daun talas dengan  kekasaran relatih  (ϵ) 0,1 , /D = 0,1/22 = 0,0045 mempunyai nila koefisien gesek rata-rata 0,0582, dan semakin besar bilangan Reynold, koefisien geseknya cenderung turun.
ANALISA PENGARUH JARAK KATODA DAN ANODA DALAM PROSES ELEKTROPLATING ALUMINIUM TERHADAP KETEBALAN LAPISAN Andayani, Ratih Diah; Nuryanti, Siti Zahara; Afriany, Reny; Rais, Abin
TEKNIKA Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas IBA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.031 KB)

Abstract

Aluminium banyak digunakan baik pada peralatan rumah tangga maupun pada industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang nyata pengaruh  jarak anoda dan katoda pelapisan nikel pada proses chromate coating logam aluminium  terhadap daya ikatan lapisan danketebalan lapisan. Spesimen yang dilapisiadalah logam aluminium berbentuk lingkaran diameter 50 mmdantebal 3 mm. Spesimen dilapisi nikeldengan proses electroplating dalam larutannikel dan larutan krom denganvariasijarak katoda 10, 15, 20 cm.  Proses elektroplating nikel dilakukan dengan menggunakan larutan elektrolit Watts, dengan arus 5 ampere dan tegangan 2 volt dengan waktu 30 menit, sedangkan pada elektroplating krom dilakukan dengan arus 30 ampere, dan tegangan 12 volt selama 4 detik. Data yang diperoleh secara eksperimen, kemudian dilakukan pengukuran ketebalan untuk melihat pengaruh jarak katoda dan anoda terhadap ketebalan lapisan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh jarak anoda terhadap tampilan dekoratif permukaan dan  ketebalan lapisan. Hasil terbaik diperoleh pada jarak anoda dan katoda 15 cm, yaitu ketebalan lapisan 11,712 µm dan tampilan spesimen lapisan lebih rata dan lebih mengkilat.  Kata Kunci: elektroplating, aluminium, ketebalan lapisan
ANALISA PENUMBUKAN: KAJIAN AWAL PERANCANGAN ALAT PRESS UNTUK MEDIA TANAM JAMUR TIRAM Pusvyta, Yeny; Andayani, Ratih Diah
TEKNIKA Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas IBA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.982 KB)

Abstract

Budidaya jamur tiram cukup menjanjikan dalam memenuhi permintaan pasar yang tinggi sekaligus membuka peluang bagi wirausaha baru untuk mulai berbisnis jamur tersebut. Ada beberapa tahapan budidaya jamur tiram, diantaranya mempersiapkan media tanam khusus yang sesuai bagi tumbuh kembang jamur tersebut. Media tanam ditempatkan dalan baglog dengan komposisi, kelembaban dan kepadatan tertentu. Membeli media tanam jamur tiram yang siap tanam, atau membuat sendiri dengan mesin, akan membuat ongkos produksi menjadi besar. Sedangkan membuat sendiri secara manual dengan cuma menggunakan alat tumbuk saja,akan memakan waktu cukup lama dan menimbulkan kelelahan. Penelitian ini sebagai kajian awal perancangan alat press manual sederhana, yang bertujuan untuk meringankan kerja pembuatan media tanam jamur tiram dalam media baglog yang konvensional tapi berharga murah. Data dimensi sampel baglog dan frekwensi tumbukan dengan menggunakan alat penumbuk  pada saat pemadatan baglog, serta eksperimen dengan variasi ketinggian saat alat penumbuk jatuh bebas, dianalisa kecenderungan nilainya. Dari pengolahan data eksperimen di dapat total perhitungan waktu waktu tumbukan ideal untuk memadatkan sebuah baglog minimal pada eksperimen jatuh bebas terjadi pada ketinggian 60 cm yaitu membutuhkan lama penumbukan sebesar 7,474 detik. Kata kunci : sampel baglog, jamur tiram, ongkos produksi, alat penumbuk, jatuh bebas
PENGARUH TEMPERATUR DAN UKURAN PARTIKEL TERHADAP DISTRIBUSI PRODUK PIROLISIS BATUBARA SUBBITUMINUS Andayani, Ratih Diah
Jurnal Redoks Vol 3, No 2 (2018): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Jurnal Redoks

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.967 KB)

Abstract

Penelitian yang mengkaji  kualitas air Sungai Cisadane Kota Tangerang  berdasarkan Pemanfaatan batubara di Indinesia sebagai bahan bakar langsung mempunyai efek negatif terhadap lingkungan. Pirolisis merupakan teknologi yang dapat memberikan solusi guna mengoptimalkan pemanfaatan batubara yang aman terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh temperatur dan ukuran partikel batubara terhadap distribusi produk pirolisis. Penelitian dilakukan di dalam reaktor unggun tetap bervolume 4 Liter dan tekanan atmosfer dengan menggunakan gas inert N2 pada laju alir tetap 300 mL/menit. Penelitian ini menggunakan batubara peringkat Sub-Bituminus B dari daerah penambangan Air Laya Bukit Asam Tanjung Enim Sumatera Selatan, dengan variasi  temperatur dari 400 oC – 700 oC ukuran partikel -6/8 mesh (3,36-4,76 mm) dan -3/4 mesh (4,76-6,73 mm).Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kenaikan temperatur , produk zat terbang total dan gas terus meningkat hingga temperatur 700 oC  sementara produk arang menurun. Produk tar menunjukkan kecenderungan meningkat dan mencapai maksimum pada temperatur 600 oC yaitu sebesar 20,03 % dan 8,05 % masing-masing untuk ukuran partikel -6/8 mesh dan -3/4 mesh, kemudian menurun pada temperatur 700 oC. Ukuran partikel berpengaruh pada perolehan produk zat total dan tar. Pada ukuran partikel yang lebik kecil (-6/8 mesh) menunjukkan produk yang lebih tinggi dibanding hasil pada ukuran partikel yang lebih besar (-3/4 mesh), sementara pengaruh ukuran partikel terhadap produk gas tidak signifikan , sedangkan produk arang meningkat dengan bertambah besar ukuran partikel batubara  yaitu sebesar 60,31 % dan 62,16 % masing-masing untuk ukuran partikel -6/8 mesh dan -3/4 mesh pada temperatur pirolsis 400 oC. Kata Kunci : pirolisis, temperatur, ukuran partikel,tar