Pratama, Bangkit Aldin
Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PERBEDAAN SUHU TERHADAP LAMA PENETASAN TELUR, DAYA TETEAS TELUR, KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN BENIH IKAN GURAME (Osphronemus gouramy) STRAIN BASTAR

Sains Akuakultur Tropis Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan gurame (Osphronemus gouramy) merupakan salah satu ikan konsumsi air tawar yang telah lama dikenal di Indonesia dan cukup banyak peminatnya. Sejalan dengan pengembangan usaha budidaya gurame yang semakin luas, maka kebutuhan induk dan benih juga semakin meningkat. Cara pembenihan yang baik dan benar dapat dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan hasil produksi benih sehingga kebutuhan benih dapat terpenuhi. Permasalahan yang dihadapi dalam penetasan ikan gurame yaitu daya tetas telur yang masih rendah dan tingkat kelulushidupan yang masih rendah. Pada fase itu kondisinya masih rentan terhadap perubahan lingkungan. Suhu adalah hal yang perlu diperhatikan dalam penetasan telur ikan gurame, oleh karena itu perlu dilakukan manipulasi suhu dalam wadah agar suhu lebih konstan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu terhadap lama penetasan telur, daya tetas telur, kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan gurame (O. gouramy), dan mengetahui suhu terbaik yang memberikan pengaruh terbaik bagi lama penetasan telur, daya tetas telur, kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan gurame (O. gouramy). Bahan uji yang digunakan adalah telur ikan gurame (O. gouramy) strain bastar dengan total telur yang dibutuhkan sebanyak 1800 butir. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini: perlakuan suhu 32oC, 30oC dan 28oC. Data yang diamati meliputi lama penetasan telur, daya tetas telur, kelulushidupan dan pertumbuhan benih ikan gurame (O. gouramy). Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan suhu berpengaruh sangat nyata terhadap lama penetasan telur dan panjang mutlak. Berpengaruh nyata terhadap kelulushidupan dan spesific growth rate (SGR), sedangkan tidak berpengaruh nyata terhadap daya tetas telur ikan gurame (O. gouramy). Perlakuan B 30oC adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan lama penetasan 26,17±1,04 jam, daya tetas telur 98,17±0,58%, kelulushidupan 97,11±1,95%, pertumbuhan panjang mutlak 1,03±0,04cm dan SGR 6,87±0,29%.