p-Index From 2015 - 2020
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Sipil
Rauzana, Anita
Department of Civil Engineering, Syiah Kuala University

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT YANG BERPENGARUH TERHADAP WAKTU PROYEK IRIGASI DI PROVINSI ACEH Rauzana, Anita; Gunawan, Gunawan; Masimin, Masimin
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 3 (2016): Volume 5, Nomor 3, Mei 2016
Publisher : Department of Civil Engineering, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.204 KB)

Abstract

Abstract:Delays in project implementation is an obstacle that is generally always detrimental to both owners and contractors. Based on the format of data to monitor the work packages Aceh Irrigation Department 2011 budget year were funded by the APBA, experienced delays in completion of the work in the field. This study aims to identify the factors and the dominant factors that cause occurred inhibiting the implementation of the irrigation project in the province of Aceh, as well as analyzing the shape of the relationship and influence between the inhibiting factors against time irrigation project in the province of Aceh. Projects reviewed is the irrigation project has been completed starting from the year 2012-2015, with funding from the APBA, which is aimed at contractors in irrigation. Factors that cause the occurrence of inhibiting the implementation of the irrigation project in the province of Aceh is caused by factors of labor, material factors, factors of design and planning, factor of implementation and labor relations, factors of equipment, factor conditions and circumstances on the ground, and factors beyond the ability of contractors , The dominant factor in the cause of inhibiting the implementation of irrigation projects in Aceh province is due to factors of labor, with a mean value of 4,328. Relations inhibiting factors against time irrigation project in the province of Aceh, which has a high correlation is a factor of equipment, factors and circumstances on the ground conditions, and factors beyond the ability of the contractor to the Pearson correlation coefficient between 0,700-0,900. Effect of inhibiting factors against time irrigation project in the province of Aceh, the most influential factor is the equipment, with a regression coefficient of 0,572.Keywords : Retarder, time, irrigation projectsAbstrak : Keterlambatan pelaksanaan proyek merupakan hambatan yang umumnya selalu merugikan pemilik maupun kontraktor. Berdasarkan data format pantau paket-paket pekerjaan Dinas Pengairan Aceh tahun anggaran 2011 yang bersumber darid ana APBA, mengalami keterlambatan dalam penyelesaian pekerjaan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor serta faktor dominan yang  menyebabkan terjadi penghambat pelaksanaan pada proyek irigasi di Provinsi Aceh, sertameng analisis bentuk hubungan dan pengaruh antara faktor-faktor penghambat terhadap waktu proyek irigasi di Provinsi Aceh. Proyek yang ditinjau adalah proyek irigasi yang telah selesai dilaksanakan mulai dari tahun 2012-2015, dengan sumber dana dari APBA, yang ditujukan pada kontraktor bidang irigasi. Faktor-faktor penyebab terjadinya penghambat pelaksanaan pada proyek irigasi di Provinsi Aceh adalah disebabkan oleh faktor tenaga kerja, faktor material, faktor desain dan perencanaan, faktor pelaksanaan dan hubungan kerja, faktor peralatan, faktor kondisi dan keadaan di lapangan, danf aktor di luar kemampuan kontraktor. Faktor dominan penyebab terjadinya penghambat pelaksanaan pada proyek irigasi di Provinsi Aceh adalah disebabkan faktor tenaga kerja, dengan nilai mean sebesar 4,328. Hubungan faktor-faktor penghambat terhadap waktu proyek irigasi di Provinsi Aceh, yang mempunyai hubungan tinggi adalah faktor peralatan, faktor kondisi  dan  keadaan di  lapangan, dan faktor di luar kemampuan kontraktor dengan nilai koefisien korelasi  Pearson antara 0,700-0,900. Pengaruh faktor-faktor penghambat terhadap waktu proyek irigasi di Provinsi Aceh, yang paling berpengaruh adalah faktor peralatan, dengan  nilai koefisien  regresi  sebesar  0,572.Kata kunci : Penghambat, waktu, proyek  irigasi 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBENGKAKAN BIAYA (COST OVERRUN) YANG BERPENGARUH TERHADAP KETIDAKPASTIAN BIAYA (CONTINGENCY COST) PADA PROYEK IRIGASI DI KABUPATEN ACEH BESAR Risandi, Bima; Masimin, Masimin; Rauzana, Anita
Jurnal Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Special Issue, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : Department of Civil Engineering, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.86 KB)

Abstract

Abstract: The success of carrying out construction projects on time with an appropriate budget plan goals and expectations are project owners and contractors. But in fact frequently encountered problems emergence of cost overrun in construction projects during the implementation phase of the work, which is caused by several factors. To minimize the occurrence of the value of cost overrun on the next project, then each factor should be considered properly or always considered ditahap initial estimate, so it can be prevented or avoided. The purpose of this study was to analyze the dominant factor causes of cost overrun on irrigation projects, as well as to analyze the relationship and influence between the factors of cost overrun on contingency cost on irrigation projects in the district of Aceh Besar. Irrigation projects is observed which has been completed from 2010-2015. This study used interviews and questionnaires aimed to contractors in irrigation, ranging from qualifying K3, M1, M2 and B1. Total population gained as much as 46 contractors, through the equation Slovin the study sample was obtained as many as 32 contractors. The results showed that the dominant factor in the cause of the irrigation project cost overrun due to factors estimate, with a mean value of 4.397. Relationship factors toward contingency cost overrun on the cost of irrigation projects that have a relationship quite a factor of project documents with Pearson correlation coefficient between 0.400-0.700. Factors influence the cost overrun contingency cost on irrigation projects, the most influential factor is the project document, with a regression coefficient of 0.059.Abstrak: Keberhasilan melaksanakan proyek konstruksi tepat waktu dengan anggaran yang sesuai rencana adalah sasaran dan harapan pemilik proyek maupun kontraktor. Namun pada kenyataannya sering dijumpai permasalahan munculnya cost overrun pada proyek konstruksi selama tahap pelaksanaan pekerjaan, yang disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk meminimumkan terjadinya nilai cost overrun pada proyek berikutnya, maka hendaknya setiap faktor diperhatikan dengan baik atau selalu dipertimbangkan ditahap estimasi awal, sehingga dapat dicegah atau dihindari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor dominan penyebab terjadinya cost overrun pada proyek irigasi, serta untuk menganalisis hubungan dan pengaruh antara faktor-faktor cost overrun terhadap contingency cost pada proyek irigasi di Kabupaten Aceh Besar. Proyek irigasi yang diamati adalah yang telah selesai dilaksanakan mulai dari tahun 2010-2015. Penelitian ini menggunakan wawancara dan kuesioner yang ditujukan kepada kontraktor bidang irigasi, mulai dari kualifikasi K3, M1, M2 dan B1. Jumlah populasi diperoleh sebanyak 46 perusahaan kontraktor, melalui persamaan Slovin maka sampel penelitian diperoleh sebanyak 32 kontraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab terjadinya cost overrun proyek irigasi disebabkan faktor estimasi, dengan nilai mean sebesar 4,397. Hubungan faktor-faktor cost overrun terhadap contingency cost pada proyek irigasi yang mempunyai hubungan cukup adalah faktor dokumen proyek dengan nilai koefisien korelasi Pearson antara 0,400-0,700.  Pengaruh faktor-faktor cost overrun terhadap contingency cost pada proyek irigasi, yang paling berpengaruh adalah faktor dokumen proyek, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,059.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGARUH KONFLIK (DISPUTE) TERHADAP KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH Rinaldy, Rinaldy; Aulia, Teuku Budi; Rauzana, Anita
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): Volume 6, Nomor 2, Januari 2017
Publisher : Department of Civil Engineering, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.238 KB)

Abstract

Abstract: In the implementation of projects often arise constraints, if the project objectives are not achieved properly. These problems if not managed properly then it will be a conflict (dispute) or disagreement between the elements involved in the implementation of the project. This study aims to identify the factors and the dominant factors that cause conflict in construction projects in the province of Aceh, as well as analyzing the forms of relationships and the influence of factors of conflict the success of construction projects in the province. Observed projects are construction projects that have been completed starting from the year 2008-2015, with funding coming from APBA and APBK.. Factors that cause conflicts in the implementation of construction projects in Aceh province was caused by the owner of factors, factors consultants, contractors factors, factors project conditions, the human factor, and the factor of the contract and specifications. The dominant factor causing conflicts in the implementation of construction projects in the province of Aceh is due to factors owner, with a mean value of 4.253. Relationship conflict factors to the success of construction projects in the province of Aceh, is to have a relationship with a very high correlation coefficient of 0.921. The influence factors of the conflict on the success of construction projects in the province of Aceh, the most influential factor is the condition of the project, with a regression coefficient of 1.021. This suggests that if the project conditions factor handled well, while other factors remain, then the success of construction projects in Aceh province will increase.Keywords : Conflict, success, construction projects, Aceh ProvinceAbstrak: Dalam pelaksanaan proyek sering muncul kendala, apabila tujuan proyek tidak tercapai sebagaimana mestinya. Permasalahan ini apabila tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi konflik (dispute) atau perselisihan antara unsur-unsur yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor serta faktor dominan yang menyebabkan terjadi konflik pada proyek konstruksi di Provinsi Aceh, serta menganalisis bentuk hubungan dan pengaruh faktor-faktor konflik terhadap keberhasilan proyek konstruksi di Provinsi Aceh. Proyek yang diamati adalah proyek konstruksi yang telah selesai dilaksanakan mulai dari tahun 2008-2015, dengan sumber dana yang berasal dari APBA dan APBK. Faktor-faktor penyebab terjadinya konflik dalam pelaksanaan proyek konstruksi di Provinsi Aceh adalah disebabkan oleh faktor owner, faktor konsultan, faktor kontraktor, faktor kondisi proyek, faktor sumber daya manusia, dan faktor kontrak dan spesifikasi. Faktor dominan penyebab terjadinya konflik dalam pelaksanaan proyek konstruksi di Provinsi Aceh adalah disebabkan faktor owner, dengan nilai mean sebesar 4,253. Hubungan faktor-faktor konflik terhadap keberhasilan proyek konstruksi di Provinsi Aceh, adalah mempunyai hubungan yang sangat tinggi dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,921. Pengaruh faktor-faktor konflik terhadap keberhasilan proyek konstruksi di Provinsi Aceh, yang paling berpengaruh adalah faktor kondisi proyek, dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,021. Hal ini menunjukkan bahwa apabila faktor kondisi proyek ditangani dengan baik, sedangkan faktor-faktor lainnya tetap, maka keberhasilan proyek konstruksi di Provinsi Aceh akan semakin meningkat.Kata kunci : Konflik, keberhasilan, proyek konstruksi, Provinsi Aceh
ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KOMPETENSI PROJECT MANAGER TERHADAP KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI SUNGAI PADA DINAS PENGAIRAN ACEH Safrial, Safrial; Masimin, Masimin; Rauzana, Anita
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Department of Civil Engineering, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.379 KB)

Abstract

Abstract : The success of a project can be said to be successful if the cost, time, and quality has been achieved. If one of them is not met, the project has not fully been successful. That requires a reliable project manager, who knows what his duties as a project leader and has the necessary competency requirements. This study aims to identify the dominant factors of competence implementation project manager on the construction project of the river in Aceh and Irrigation Department to analyze form and effect relationship between competence factors to the success of a project manager on a construction project river Irrigation Office Aceh. This research was conducted through a survey questionnaire distributed to the contractor who has been handling the construction project on the river Irrigation Department Aceh starting from the year 2014 to 2015. The results showed that the dominant factor in the application of the competence of the project manager on the construction project of the river in Aceh Irrigation Department is a factor of knowledge, with a mean value of 4.288. Relations competence factors to the success of the project manager of construction projects at the Department of Irrigation Aceh river, which has a very high correlation are technical factors, socialization factors, human factors management, and self-management factor with Pearson correlation coefficient values between 0.900-1.000. Competence factors influence project manager on the success of a construction project on the river Irrigation Office in Aceh, the most influential factor is the human management, with a regression coefficient of 1.183. Abstrak: Keberhasilan suatu proyek dapat dikatakan berhasil apabila biaya, waktu, dan mutu telah tercapai. Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka proyek tersebut belum sepenuhnya dikatakan berhasil. Untuk itu dibutuhkan project manager yang handal, yang tahu apa saja tugasnya sebagai seorang pemimpin proyek serta mempunyai persyaratan kompetensi yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor dominan penerapan kompetensi project manager pada proyek konstruksi sungai di Dinas Pengairan Aceh dan untuk menganalisis bentuk hubungan dan pengaruh antara faktor-faktor kompetensi project manager terhadap keberhasilan proyek konstruksi sungai pada Dinas Pengairan Aceh. Penelitian ini dilakukan melalui survei kuesioner yang disebarkan kepada kontraktor yang sudah menangani proyek konstruksi sungai pada Dinas Pengairan Aceh mulai dari tahun 2014-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan penerapan kompetensi project manager pada proyek konstruksi sungai di Dinas Pengairan Aceh adalah faktor pengetahuan, dengan nilai mean sebesar 4,288. Hubungan faktor-faktor kompetensi project manager terhadap keberhasilan proyek konstruksi sungai pada Dinas Pengairan Aceh, yang mempunyai hubungan sangat tinggi adalah faktor teknis, faktor sosialisasi, faktor manajemen manusia, dan faktor manajemen diri dengan nilai koefisien korelasi Pearson antara 0,900-1,000. Pengaruh faktor-faktor kompetensi project manager terhadap keberhasilan proyek konstruksi sungai pada Dinas Pengairan Aceh, yang paling berpengaruh adalah faktor manajemen manusia, dengan nilai koefisien regresi sebesar 1,183.