Makmun, Linarsih
Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Emisi Gas Metana dan Karbon Dioksida pada Proses Pengolahan Limbah Cair Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit PT. Bio Nusantara Teknologi Bengkulu Tengah Makmun, Linarsih; Sarto, Sarto
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 3 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.123 KB) | DOI: 10.22146/bkm.28299

Abstract

Latar Belakang: Perusahan Terbatas (PT) Bio Nusantara Teknologi merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit di wilayah Bengkulu Tengah dengan kapasitas pabrik 30-45 tbs ton/jam. Dalam upaya pengolahan limbah cair PT. Bio Nusantara Teknologi menggunakan IPAL kolam terbuka sebelum dialirkan ke lahan perkebunan (land application). Pengolahan POME dengan kolam terbuka tersebut menghasilkan gas metana dan karbondioksida yang dapat meningkatkan konsentrasi GRK yang dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global.Tujuan Penelitian: Mengetahui konsentrasi gas metana dan karbon dioksida yang dihasilkan pada setiap kolam IPAL, menghitung emisi gas metana dan karbon dioksida yang dihasilkan pada setiap kolam IPAL dan Mengevaluasi kinerja IPAL terhadap penurunan BOD dan COD terkait emisi gas metana dan karbon dioksida.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan rancangan penelitian studi kasus dan pendekatan eksplanatoris. Objek penelitian ini adalah emisi gas metana dan karbon dioksida yang dipancarkan dari 12 kolam IPAL dan penurunan nilai COD di inlet setiap kolam IPAL.Hasil: Konsentrasi gas metana dan karbon dioksida yang dihasilkan dari setiap kolam IPAL bervariasi, hal ini disebabkan jumlah penurunan nilai COD yang berbeda di setiap kolam IPAL yang dipengaruhi oleh jenis dan fungsi kolam berbeda, ke dalaman dan jumlah lumpur yang ada pada kolam. Emisi gas metana di kolam IPAL tertinggi terjadi pada awal pengolahan (kolam anaerob/kolam 3) pada waktu sore hari dengan nilai 313,43x103mg m-2menit-1 dan nilai emisi terkecil terjadi pada kolam 8 pada sore dengan nilai emisi 0,87x103mg m-2menit-1 , emisi karbon dioksida tertinggi di kolam 3 pada waktu sore hari yakni sebesar 402,145x103 mg m-2menit-1 dan nilai emisi terendah di kolam 7 pada pagi hari dengan nilai emisi 2,28x103 mg m-2 menit-1. Total penurunan nilai COD pada kolam anaerob dan fakultatif adalah 64%.Kesimpulan: Konsentrasi gas metana dan karbon dioksida terbesar terjadi pada saat awal pengolahan (di kolam anaerob/kolam 3) sebesar 25.093,35 ppm CH4 dan 11.916,13 ppm CO2. Emisi gas metana dan karbon dioksida tertinggi terjadi pada saat awal pengolahan (kolam anaerob/kolam 3) sebesar 356,64x106 mg m-2 menit-1 CH4 dan 402,145x106 mg m-2 CO2 . Total emisi gas metana sebesar 1,49x109 kg jam-1CH4 pada pagi hari dan total emisi karbon dioksida sebesar 2,59x109 kg jam-1 CO2 pada siang hari. Setiap penurunan 1 mg COD akan menghasilkan 0,3 l/m-2 gas metana