Setyono, Bagus Dwi Hari
Jurusan Perikanan dan Kelautan

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

POTENCY OF EEL Anguilla marmorata in NORTH LOMBOK REGENCY, WEST NUSA TENGGARA PROVINCE Setyono, Bagus Dwi Hari; Junaidi, Muhammad; Marzuki, Muhammad; Paryono, Paryono; Azhar, Fariq
AQUASAINS Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Perikanan dan Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aqs.v6i2.p589-596

Abstract

Anguilla spp. is one of the fishery commodities that have high economic value.North Lombok regency is one of the central part of Indonesia which is suspected to have potential as an eel migration route. This study aims to obtain information about the identification of Anguilla spp fish populations. in North Lombok Regency. The results showed that the waters area of North Lombok Regency has the potential of eel fish source Anguilla marmorata. The timing of eel migration is still unknown, so further research is needed which will cover a full year.
Aplikasi Penggunaan Bioflock yang Dikombinasikan dengan Probiotik Terhadap Performa Pertumbuhan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Setyono, Bagus Dwi Hari; Azhar, Fariq; Paryono, Paryono
Buletin Veteriner Udayana Vol. 11 No. 1 Pebruari 2019
Publisher : The Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.24843/bulvet.2019.v11.i01.p02

Abstract

Budidaya udang secara intensif banyak ditemukan permasalahan penyakit seperti bakteri, virus, ataupun adanya ko-infeksi. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dan sering menjadi masalah utama dalam sistem budidaya udang vaname adalah IMNV (Infectious Myonecrosis Virus). Teknologi bioflok adalah salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah limbah budidaya. Bahkan mampu memberi keuntungan lebih karena selain dapat menurunkan limbah nitrogen anorganik, juga dapat menyediakan pakan tambahan bagi ikan budidaya sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan. Penambahan probiotik dalam bioflok juga diharapkan mampu meningkatkan performa pertumbuhan udang vaname. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan bioflock yang dikombinasikan dengan probiotik terhadap performa pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini akan dilakukan selama 5 bulan. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan probiotik komersil dalam media budidaya dengan sistem bioflok dan pakan pellet hasil fermentasi dengan berbagai probiotik komersil, yakni probiotik I + bioflok (1), probiotik II + bioflok (2), probiotik III + bioflok (3), kontrol positif (media budidaya bioflok dan tanpa penambahan probiotik komersil) (4), dan kontrol negatif (tanpa probiotik + tanpa bioflok) (5). Hasil yang diperoleh untuk performa pertumbuhan yakni pada perlakuan 2 dengan nilai sintasan 80%, nilai laju pertumbuhan harian 4,9 dan nilai rasio konversi pakan sebesar 1,41.
PENGARUH JENIS SUBSTRAT PENEMPEL TELUR TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PEMIJAHAN IKAN KOMET (Carassius auratus) Muslim, Khaerul; Wahyuningsih, Sri; Setyono, Bagus Dwi Hari
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.426 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis subsrat penempel telur yang memberikan pengaruh terbaik terhadap keberhasilan pemijahan ikan komet (Carassius auratus). Penelitian ini merupakan percobaan laboratorium yang dilaksanakan dengan menggunakan metode eksperimental yang didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Jenis substrat penempel telur yang dipakai sebagai perlakuan yaitu, kayu apu (Pistia stratiotes), eceng gondok (Eicchornia crassipies), ganggang air (Hydrilla verticillata) dan tali rafia. Masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga terdapat 16 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah fertilitas, daya tetas dan kelangsungan hidup larva ikan komet (C. auratus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan substrat yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap keberhasilan tingkat pemijahan ikan komet (C. auratus). Nilai fertilitas dan kelangsungan hidup tertinggi terdapat pada substrat eceng gondok (Eichornia crassipes), yaitu sebesar 86,15 % dan 88,30% . Nilai daya tetas tertinggi terdapat pada substrat kayu apu (P. stratiotes), yaitu sebesar75,56%. Kualitas air pada penelitian ini dicatat mempunyai nilai rata-rata: pH 7; suhu 28oC; dan DO 4 mg/l.
Pengaruh Pakan yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Badut (Amphiprion ocellaris) Fitrianingsih, Evi; Haryanto, Hery; Setyono, Bagus Dwi Hari
Jurnal Perikanan Unram Vol 1 No 2 (2013): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.77 KB)

Abstract

Ikan badut (Amphiprion ocellaris) merupakan salah satu jenis ikan hias air laut yang banyak diminati pasar luar negeri, karena bentuknya yang eksotis dan unik. Selama ini pemenuhan kebutuhan pasar dilakukan melalui tangkapan di alam. Tingginya permintaan pasar terhadap ikan badut menyebabkan eksploitasi menjadi tidak terkendali. Melalui usaha budidaya, diharapkan dapat menjaga kelestarian ikan badut di alam. Salah satu permasalahan dalam budidaya ikan badut adalah menentukan jenis pakan yang baik untuk menunjang pertumbuhan dan sintasannya. Penelitian dilakukan selama 35 hari menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakukan yang digunakan adalah 4 jenis pakan berbeda yaitu pellet, cacing darah, cacing sutra, dan kombinasi (cacing darah dan cacing sutra) dengan masing-masing 5 kali ulangan. Analisis data menggunakan ANOVA (p<0,05) dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan Uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pakan kombinasi memberikan pertumbuhan panjang mutlak yang paling baik (0,71cm), kemudian diikuti oleh pellet (0,6cm), tubifex (0,53cm), dan cacing darah (0,48cm). Pertumbuhan berat mutlak ikan badut dengan pemberian pakan tubifex, kombinasi, pellet, dan cacing darah berturut-turut adalah 0,94g; 0,52g; 0,48g; dan 0,38g. Sintasan ikan badut dengan pemberian pakan tubifex adalah 88%, cacing darah 88%, kombinasi 84%, dan pellet 80%.
PENGARUH PERBEDAAN JENIS PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN NUTRISI Artetnia salina Hariansyah, Hariansyah; Amir, Sadikin; Setyono, Bagus Dwi Hari
Jurnal Perikanan Unram Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1515.873 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan Artemia salina serta untuk mengetahui kandungan nutrisinya. Penelitian dilakukan pada Bulan April-Mei 2012 di Laboratorium Kultur Pakan Alami Balai Budidaya Laut (BBL) Lombok Sekotong dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat perlakuan pakan yang berbeda, yaitu Nannochloropsis sp., Tetraselmis chuii, Isochrisys sp., dan dedak padi yang sudah dihaluskan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian jenis pakan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup serta kandungan nutrisi Artemia salina (p<O,05). Secara umum Tetraselmis chuii memberikan nilai yang tertinggi terhadap pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup serta kandungan Artemia salina
PENGARUH PENGGANTIAN TEPUNG IKAN DENGAN TEPUNG Spirulina sp TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN BAWAL AIR TAWAR Colossoma macropomum Akbar, Tofik; Abidin, Zaenal; Setyono, Bagus Dwi Hari
Jurnal Perikanan Unram Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Perikanan
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.99 KB)

Abstract

Budidaya ikan bawal memerlukan pakan yang cukup secara kuantitas dan kualitas. Penggunaan tepung ikan sebagai pakan menimbulkan dampak negatif  pada perekonomian jangka panjang. Selain karena sebagian besar bahan baku tepung ikan yang berkualitas harus didatangkan dari luar negeri, penggunaan ikan laut sebagai bahan baku pakan bisa memicu eksploitasi secara besar-besaran. Hal tersebut disebabkan karena perbandingan antara jumlah ikan yang dihasilkan oleh budidaya dan jumlah ikan laut yang dibutuhkan untuk membuat pakan lebih besar. Oleh kama  itu penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian tepung ikan dengan tepung Spirulina sp. terhadap pertumbuhan ikan bawal (Colossoma macropomum). Metode yang digunakan adalah Rangcangari Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan dan 6 perlakuaan yaitu PI  100%, P2 80%, P3 60%, P4 40%,  P5 20% dan P6 0% tepung spirulina. Pakan diberikan 3 kali sehari setiap perlakuaan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Budidaya Perairan Universitas mataram selama 45 hari. Dari   hasil   penelitian   pertumbuhan   berat   mutlak   pada   percobaan   menunjukkan   adanya   perbedaan  yang  nyata.   Pertumbuhan  mutlak  selama  pemeliharaan  menunjukkan  bahwa  pakan  ikan yang tidak  menggunakan  tepung  spirulina  (0%  tepung  spirulina)  lebih  tinggi  yaitu   8,3+0,82 gram diband ingkan  dengan  pakan  ikan  dengan tepung  spirulina  100% (2,7+0,18 gram),  dan  80%  (5,0+0,17 gram), dan  20%  (5,1+0,91  gram).  Di  sisi  lain,  penggunaan  tepung  ikan yang  dikombinasikan  dengan  tepung spirulina sebanyak 60% yang terdapt pada P4 40% menghasilkan pertumbuhan mutJak 6,1+1,09 gram yang tidak berbeda  nyata  dengan  pakan ikan yang  tidak  menggunakan tepung spirulina  (0% tepung spirulina).