0
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pharmacon E-DIMAS
Articles
2
Documents
‚Äč
Utilization of Secang (Caesalpinia Sappan L) Wood Extract in Optimization of Liquid Soap Formulation

Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the plants used in traditional medicine is secang (Caesalpinia sappan L.). Liquid soap is now widely produced because of its practical use and better appearance. The use of anionic surfactants can cause irritation and dry skin due to strong binding of skin proteins. Cocamid DEA is used as nonionic surfactant in the liquid soap formulation to reduce the irritation caused by the anionic surfactant. The determination of optimal formula of secang wood extract liquid soap used D-optimal method by using parameter of pH test, viscosity, density and antibacterial activity. The organoleptic, pH, viscosity, density, antibacterial activity, foam stability, and physical stability of optimal formula were tested by cycling test. The ratio of sodium lauryl sulfate:cocamid DEA in optimal formula of secang wood extract liquid soap was (98.95: 1.05). The optimal formula of liquid soap has pH 4.6, viscosity 51.67 dPas, density 1.06 g / mL, antibacterial activity of Staphylococcus aureus 16.2 mm and foam stability 96.67%.

Edukasi Pemilihan Obat dalam Swamedikasi Penyakit Flu dan Batuk pada Anak

E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3074.826 KB)

Abstract

Prevalensi penyakit ringan misalnya batuk dan flu cukup tinggi di daerah tersebut karena perubahan cuaca lingkungan terutama pada anak-anak. Jumlah anak-anak di wilayah RW 04 Padokan, Sawahan, Ngemplak, Boyolali cukup tinggi. Mudahnya akses pelayanan kefarmasian di sekitar daerah tersebut sangat memungkinkan untuk melakukan swamedikasi bagi masyarakat. Pelaksanaan swamedikasi harus didukung pengetahuan dan kesadaran dari masyarakat. Sasaran kegiatan yaitu warga di lingkungan RW 04 Desa Sawahan. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan kuisioner dan penyuluhan. Kuisioner diberikan 1 hari sebelum pelaksanaan kegiatan dan 1 hari setelah pelaksanaan kegiatan kepada 20 responden perwakilan tiap RT. Hasil kuisioner digunakan untuk mengetahui menilai pemahaman masyarakat tentang swamedikasi dan sebagai indikator keberhasilan dari kegiatan. Penyuluhan disampaikan oleh Dwi Saryanti, S.Farm., M.Sc., Apt dengan tema penggolongan obat dan dilanjutkan Truly Dian Anggraini, S.Farm., M.Sc., Apt dengan tema pemilihan obat dalam pengobatan flu dan batuk pada anak. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai swamedikasi yaitu dari 67,83% menjadi 90,43%. Berdasarkan hasil ini diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih obat dalam melakukan swamedikasi untuk penyakit flu dan batuk pada anak.