Malawani, M. Ngainul
Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Review on Tsunami Risk Reduction in Indonesia Based on Coastal and Settlement Typology Mardiatno, Djati; Malawani, M. Ngainul; Wacono, Dandun; Annisa, Despry Nur
Indonesian Journal of Geography Vol 49, No 2 (2017): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.22146/ijg.28406

Abstract

This research aims to identify various coastal and settlement typology as the basis to determine action plan for reducing tsunami risk. The action plan were issued by referring to priority level of tsunami management. Comparative analysis was applied through comparing different coastal and settlement typology at the selected coastal area, considering the tsunami risk zones determined by National Disaster Management Agency (BNPB). The results show that mitigation strategies can be distinguished in various coastal and settlement typology for each priority area, i.e. in Mentawai megathrust, Sunda Strait and the southern part of Java, Bali region and Nusa Tenggara, and Papua region. The components of action plan should be conducted in accordance with the priority level of each region.
Recent delta evolution based on mollusk shell record on sediment in Delta Wulan, Demak, Indonesia Malawani, M. Ngainul; Sunarto, Sunarto; Handayani, Tiara; Yoga, Aldhila Gusta H.
Geomedia: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 16, No 2 (2018): Geomedia
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/gm.v16i2.25204

Abstract

Penelitian mengenai perubahan lingkungan saat ini menjadi salah satu isu hangat yang banyak diteliti oleh ahli-ahli lingkungan. Penelitian dengan tema-tema tersebut semakin berkembang setelah dicetuskan sejarah baru dalam evolusi bumi, yaitu Antrhopocene. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui perubahan lingkungan wilayah pesisir melalui kunci identifikasi cangkang moluska yang terkandung dalam sedimen. Lokasi penelitian yang diambil adalah Delta Wula. Delta Wulan di Demak adalah salah delta yang cukup besar di Pulau Jawa. Moluska yang diambil sebagai sampel adalah moluska yang terkandung dalam sedimen serta moluska yang berada dipermukaan endapan sedimen sebagai perciri akibat adanya proses banjir maupun arus pasang. Hasil identifikasi menemukan bahwa terdapat dua jenis moluska yang, yaitu moluska aor tawar dan moluska air asin yang ditemukan pada wilayah berbeda. Pada bagian percabangan sungai, ditemukan moluska berjenis clam dan snail yang memiliki penciri hidup di air tawar. Selanjutnya, pada wilayah yang lebih mendekati laut, ditemukan moluska tipe chiton, scallop, dan ammonite yang merupakan moluska air asin dengan tipe moving/vagrant. Hasil ini menunjukkan bahwa lokasi sampling 1 diprediksi terbentuk sejak dahulu (sebelum 1925) Pada lokasi sampling dua terdapat 2 telah terjadi perubahan dari ekosistem laut menjadi darat dan mulai stabil sejak tahun 1925-1946. Pada lokasi sampling 3 dominan ekosistem laut, namun pada tahun-tahun mendatang dapat diprediksi akan menjadi landsapce seperti pada lokasi sampling dua.