Santoso, Suryo Daru
Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL SULUK GUNUNG JATI KARYA E. ROKAJAT ASURA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Heru, Heru; Bagiya, Bagiya; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.882 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Suluk Gunung Jati Karya E. Rokajat Asura, (2) nilai religius novel Suluk Gunung Jati Karya E. Rokajat Asura, (3) Skenario  pembelajaran unsur intrinsik novel Suluk Gunung Jati Karya E. Rokajat Asura di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  kualitatif.  Sumber data penelitian adalah novel Suluk Gunung Jati Karya E. Rokajat Asura. Objek penelitian adalah nilai religius novel Suluk Gunung Jati Karya E. Rokajat Asura. Fokus penelitian adalah nilai religius hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia dengan lingkungan sosial. Teknik pengumpulan data adalah teknik observasi. Instrumen penelitian adalah kartu pencatat data. Teknik analisis data adalah teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis menggunakan metode informal. Berdasakan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik yang berupa tema novel Suluk Gunung Jati Karya E. Rokajat Asura meliputi: cinta kasih, (b) tokoh, meliputi  tokoh utamanya adalah Syarif Hidayatullah yang bersifat cerdas, sabar, dan berani, serta tokoh tambahan: Patih Keling, Pangeran Cakrabuana, Nyimas Pangkuwati, Ki Gedeng Bababadan, Nyimas Ratna Babadan, Hasan Ali, Syarifah Mudaim, Syarif Abdullah, Sunan Giri, Prabu Surawesisa, Adipati Unus, Fadhilah Khan, Sunan Kalijaga Sunan Bonang, dan Ki Gedeng Kemuning, (c) latar, meliputi latar tempat: Caruban Larang, Pesantren Amparanjati, Babadan, Yunan, Istana Nangkring, Ampel Delta, Masjid Agung Demak, dan Pelabuhan Kalapa, latar waktu: pagi, sore, dan malam, dan latar sosial: ajaran Syaikh Lemah Abang, dan perbedaan akidah, (d) alur: alur maju; (2) nilai religius novel Suluk Gunung Jati Karya E. Rokajat Asura digolongkan menjadi tiga, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan sesama,.; (3) Skenario pembelajaran novel Suluk Gunung Jati Karya E. Rokajat Asura di kelas XII SMA dilaksanakan dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan tahap pendahuluan, guru mengkondisikan keadaan siswa agar siap untuk menerima materi pelajaran yang disampaikan, lalu pada tahap inti guru menjelaskan materi pembelajaran tentang unsur intrinsik dan nilai religius novel Suluk Gunung Jati, kemudian dalam tahap penutup guru merefleksi kegiatan pembelajaran sastra yang terdapat dalam novel untuk membangun karakter siswa.Kata kunci: nilai religius, skenario pelaksanaan pembelajaran, kelas XII SMA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 AMBAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Fitriyana, Minu; Sholeh, Khabib; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.827 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) pengaruh penerapan model pembelajaran Cooperative Script terhadap motivasi belajar siswa; (2) pengaruh model pembelajaran Cooperative Script terhadap keterampilan menulis teks eksposisi siswa; dan (3) perbandingan keterampilan menulis teks eksposisi siswa yang diajar dengan model pembelajaran Cooperative Script dengan siswa yang diajar dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TN 3 sebagai kelompok kontrol dan kelas XI TN 2 sebagai kelompok eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan yakni perhitungan statistik inferensial. Penyajian data menggunakan teknik informal. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) model pembelajaran Cooperative Script membuat siswa termotivasi dalam belajar. Hasil kuesioner prates kelompok eksperimen sebelum menggunakan model pembelajaran Cooperative Script menyatakan bahwa siswa ragu-ragu (67,5%) termotivasi dalam belajar, sedangkan hasil pascates siswa dalam kategori setuju (80,25%) bahwa siswa termotivasi dalam belajar, (2) Terdapat pengaruh yang positif penggunaan model pembelajaran Cooperative Script terhadap hasil menulis teks eksposisi siswa. Nilai rata-rata menulis teks eksposisi kelompok eksperimen meningkat yaitu dari nilai rata-rata 71,03 menjadi 81,20. Dilakukan perhitungan pada uji t diperoleh nilai thitung>ttabel yaitu 12,960>1,69. (3) Siswa yang diajar dengan model pembelajaran Cooperative Script hasilnya lebih baik daripada siswa yang diajar dengan model konvensional. Nilai rata-rata pascates yang didapat kelompok eksperimen yaitu 81,20 sedangkan nilai rata-rata pascates yang didapat kelompok kontrol yaitu 76,00. dilakukan perhitungan pada uji t diperoleh nilai thitung>ttabel yaitu 6,883>1,69. Kata kunci: eksposisi, cooperative script
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISIMELALUI MEDIA GAMBAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 26 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Ramadhani, Riska Dian; Sholeh, Khabib; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.521 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini mendsikripsikan:1) penerapan pembelajaran keterampilan menulis puisi menggunakan media gambar dengan model pembelajaran NHTpada kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo;2) perubahan perilaku siswa dalam pembelajaran menulis puisi menggunakan media gambar dengan model pembelajaran NHTbagi siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo; dan 3) peningkatan keterampilan menulis puisi melalui media gambar dengan model pembelajaran NHT bagi siswa kelas VII SMP Negeri 26 Purworejo. Desainpenelitianiniadalah penelitiantindakankelas (PTK) denganduasiklus.Setiapsiklusmelaluitahapperencanaan, tindakan, pengamatan, danrefleksi.Subjekpenelitianini31 siswakelas VII B SMP negeri26  Purworejo.Pengumpulan data menggunakan tekniktesdannontes.Teknikanalisis data yang dilakukansecarakualitatifdankuantitatif,sedangkandalamteknikpenyajianhasilanalisis data yang digunakanteknik informal. Hasilpenelitianinimeliputi: 1) langkah-langkahpembelajaranketerampilanmenulispuisimelalui media gambar dengan model pembelajaran NHT padasiswakelas VII B SMP Negeri 26 Purworejo, antara lain:menyampaikanmateri,memberikan contoh puisi,membagi kelompok,membagikan gambar,menjelaskan media gambar  dan model NHT,menulispuisi,menyampaikansimpulan; 2) pembelajaranmenulispuisimelalui media gambar dengan model NHT mampumeningkatkan keaktifan siswadalampembelajaran.Penilaianberdasarkanlembarobservasidanangketmenunjukkanbahwa keaktifan siswadalammengikutipembelajaran dari prasiklusmeningkatkesiklus I dansiklus II.Hasilobservasiprasiklus, siswamasihkurangberperanaktifdalampembelajarandenganpersentase rata-rata sebesar 25,80%, padasiklus I peransiswasudahmeningkatdenganpersentase rata-rata 45,16%, dansiklus II peranaktifsiswameningkatlagidenganpersentase rata-rata 80,64%; 3) peningkatanketerampilanmenulispuisipesertadidikkelas VII B melalui media gambar dan model pembelajaran NHT. Padaprasiklus, kemampuanmenulispuisipesertadidikmemperolehskor rata-rata 63,48, padasiklus Imemperolehskor rata-rata 72,9, danpadasiklus II pesertadidikmemperoleh rata-rata sebesar 82,9.   Kata kunci: menulispuisi, media gambar dan model pembelajaran NHT.  
PENGARUH PENERAPAN METODE EXAMPLE NON-EXAMPLE TERHADAPPEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI KOMPLEKS PADA SISWAKELAS XI SMA NEGERI 1 PETANAHAN Sugiarti, Ari; Sholeh, Khabib; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.117 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengaruh metode pembelajaran example non-example terhadap motivasi belajar peserta didik kelas XI yang termasuk kelompok eksperimen di SMA N 1 Petanahan, (2) pengaruh metode Example Non-Exampleterhadapketerampilan menulis teks ekspanasi kompleks padapesertdidikkelas XI SMA Negeri 1 Petanahan, dan (3) perbandingan kemampuanpesertadidik kelas XI SMA Negeri 1 Petanahan dalammenulis teks eksplanasi kompleks yang diajardenganmotodeexample non-exampledenganpesertadidik yang tidakdiajardenganmotodeexample non-example. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IS 2 sebagai kelompok kontrol dan kelas XI IS 1 sebagai kelompok eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan yakni perhitungan statistik inferensial. Data penelitian diperoleh melalui tes awal dan tes akhir menulis teks eksplanasi kompleks dan nontes (observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) motodeexample non-example membuat siswa termotivasi dalam belajar. Hasil kuesioner prates kelompok eksperimen sebelum menggunakan motodeexample non-examplemenyatakan bahwa siswa ragu-ragu (68,3 %) termotivasi dalam belajar, sedangkan hasil posttest siswa dalam kategori setuju (80,8%) bahwa siswa termotivasi dalam belajar,(2) terdapat pengaruh yang positif penggunaan motodeexample non-exampleterhadap hasil menulis teks eksplanasikompleks. Nilai rata-rata menulis teks eksplanasikompleks kelompok eksperimen meningkat yaitu dari nilai rata-rata 59,74menjadi 77,39. Dilakukan perhitungan pada uji t diperoleh nilai thitung>ttabel yaitu10,910 >1,697.(3) Peserta didik yang diajar dengan metode example non-examplehasilnya lebih baik di atas KKM sebesar 75 daripada peserta didik yang tidak diajar dengan model metode example non-example. Nilai rata-rata pascates yang didapat kelompok eksperimen yaitu 77,39sedangkan nilai rata-rata pascates yang didapat kelompok kontrol yaitu 60,39. dilakukan perhitungan pada uji t diperoleh nilai thitung>ttabel yaitu9,382 >1,697.   Kata kunci: metode example non-example, menulis teks eksplanasi kompleks  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DENGAN METODE VISUAL, AUDITORIAL, KINESTETIK (VAK) PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 26 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Winarni, Rina Dwi; Sholeh, Khabib; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.072 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) proses pembelajaran menulis cerpen dengan metode visual, auditorial, kinestetik; (2) pengaruh metode  visual, auditorial, kinestetik terhadap aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis cerpen; dan (3) peningkatan keterampilan siswa dalam menulis cerpen dengan metode visual, auditorial, kinestetik pada siswa kelas VII A SMP Negeri 26 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 26 Purworejo. Selain itu, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan teknik tes dan teknik nontes. Teknik validitas data dengan teknik triangulasi. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif, sedangkan penyajian data digunakan teknik informal. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) penggunaan metode visual, auditorial, kinestetik, yaitu siswa: (a) dibentuk menjadi beberapa kelompok, (b) menerima cerpen dari guru, (c) mencari unsur intrinsik dari cerpen, (d) menulis cerpen secara individu, (e) saling mengoreksi pekerjaan dengan teman satu kelompok, dan (f) membacakan hasil cerpen yang telah dibuat di depan kelas; (2) metode visual, auditorial, kinestetik berpengaruh baik terhadap aktivitas siswa dalam menulis cerpen. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan aktivitas siswa dari prasiklus sampai siklus II. Pada prasiklus siswa yang mengikuti pembelajaran menulis cerpen sebesar 63%. Sementara itu, pada siklus I meningkat menjadi 72% dan pada siklus II meningkat lagi  menjadi 82%. (3) peningkatan keterampilan menulis cerpen dengan metode visual, auditorial, kinestetik terlihat pada meningkatnya jumlah ketuntasan siswa. Pada prasiklus siswa yang mencapai KKM hanya 2 siswa dengan nilai rata-rata 52,40, pada siklus I meningkat menjadi 13 siswa dengan rata-rata 65,27, dan pada siklus II menjadi 18 siswa dengan nilai rata-rata 72,03.   Kata Kunci: Keterampilan Menulis Cerpen, metode visual, auditorial, kinestetik  
PENINGKATAN KEMAMPAUN MENULIS CERITA ANAK DENGAN METODE TWO STAY TWO STRAY PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 KROYA TAHUN AJARAN 2016/2017 Dewi, Ulfa Faradina; Sholeh, Khabib; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.646 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) penerapan pembelajaran menulis cerita anak menggunakan metode two stay two stray pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kroya; (2) pengaruh minat belajar siswa menggunakan metode two stay two stray pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kroya; dan (3) peningkatan kemampuan siswa menulis cerita anak menggunakan metode two stay two stray pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kroya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII H SMP Negeri 3 Kroya Tahun Pelajaran 2016/2017 sebanyak 32 siswa. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan nontes. Dalam analisis data, digunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengecek keabsahan data, digunakan teknik validitas data melalui triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data, dihasilkan bahwa langkah-langkah proses pembelajaran menulis cerita anak menggunakan metode two stay two stray meliputi, siswa berdiskusi menentukan tema dan isi cerita anak dengan anggota kelompok yang teriri atas empat siswa, dua siswa dari setiap kelompok berkunjung ke kelompok lain, dua orang yang tinggal bertugas membagikan hasil diskusi, kembali ke kelompok masing-masing untuk membahas hasil informasi yang didapatkan, setiap siswa menulis cerita anak yang sesuai dengan informasi yang diperoleh. Minat belajar siswa menggunakan metode two stay two stray sangat baik. Hal ini terbukti dari persentase siswa ketika memperhatikan materi yang disampaikan guru pada tahap prasiklus sebesar 34,3%. Setelah menggunakan metode two stay two straymeningkat menjadi 87,5% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 93,75% pada siklus II.             Peningkatan kemampuan siswa dalam menulis cerita anak pada tahap prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 69.3, pada siklus I meningkat menjadi 7.6, dan meningkat lagi menjadi 86.2 pada siklus II.   Kata kunci: kemampuan menulis cerita anak, metode two stay two stray.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI DENGAN METODE TWO STAY TWO STRAY PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 AMBAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sobariyah, Umi; Sholeh, Khabib; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.387 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) penerapan pembelajaran menulis teks eksposisi menggunakan metode two stay two stray pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Ambal, (2) pengaruh metode two stay two stray pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Ambal terhadap peningkatan minat belajar siswa, dan (3) peningkatan kemampuan siswa menulis teks eksposisi pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Ambal dengan metode two stay two stray. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri atas tiga tahapan, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan nontes. Teknik tes berupa tes tertulis menulis teks eksposisi untuk mengetahui kemampuan menulis teks eksposisi siswa, sedangkan teknik nontes meliputi teknik observasi, angket, catatan lapangan, dan dokumentasi untuk mengetahui minat belajar siswa menggunakan metode two stay two stray. Dari hasil penelitian, peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi dapat dilihat dari jumlah siswa yang mencapai nilai KKM. Pada tahap prasiklus siswa yang mencapai nilai KKM hanya 6 siswa, kemudian pada siklus I meningkat menjadi 19 siswa dan meningkat lagi menjadi 29 siswa pada siklus II. Dengan demikian, metode two stay two stray dapat meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis teks eksposisi.   Kata kunci: kemampuan menulis teks eksposisi, metode two stay two stray.  
ANALISIS TINDAK TUTUR DEKLARATIF DAN KOMISIF DALAM NOVEL ANTARA CINTA DAN RIDHA UMMI KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Fitriana, Ersa; Bagiya, Bagiya; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kategori tindak tutur deklaratif, (2) kategori tindak tutur komisif, (3) skenario pembelajaran tindak tutur deklaratif dan komisif dalam novel Antara Cinta dan Ridha Ummi pada siswa kelas XII SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel Antara Cinta dan Ridha Ummi. Obyek penelitian ini berupa tindak tutur deklaratif dan tindak tutur komisif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan teknik catat. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode analisis padan. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah teknik informal. Berdasarkan data dan pembahasannya, disimpulkan bahwa (1) kategori tindak tutur deklaratif yang terdapat pada novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia terdiri dari 4 deklaratif menunjuk, 13 deklaratif melarang, 3 deklaratif memutuskan, dan 2 deklaratif memaafkan; (2) kategori tindak tutur komisif yang terdapat pada novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia terdiri dari 6 komisif berjanji, 4 komisif bersumpah, 7 komisif menyatakan kesanggupan, 3 komisif mengancam, dan 5 komisif memanjatkan doa; (3) skenario pembelajaran analisis tindak tutur deklaratif dan komisif yang terdapat pada novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia di kelas XII SMA disesuaikan pada KD 4.1 menginterpretasi makna teks novel baik secara lisan maupun tulisan, terdiri dari kegiatan stimulation (identifikasi masalah), datta collection (pengumpulan data), datta processing (pengolahan data), verification (pembuktian), dan generalization (menarik simpulan).     Kata kunci : tindak tutur deklaratif, tindak tutur komisif, skenario pembelajaran
ANALISIS WACANA LIRIK LAGU “SARJANA MUDA” KARYA IWAN FALS (KAJIAN TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL) Santoso, Suryo Daru
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Vol 3, No 06 (2016): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: “Sarjana Muda” adalah salah satu lagu balada karya Iwan Fals yang diciptakan sekitar tahun 80-an. Kritik-kritik lugas dan pedas sering Iwan Fals lontarkan dalam setiap karya-karyanya. Wacana kritik dalam karyanya tersebut, mampu mengambil simpati masyarakat terutama lapisan bawah, karena dapat mewakili dan menyuarakan hati nurani rakyat. Begitu halnya dengan lagu “Sarjana Muda” ini yang mengisahkan keadaan pada masa itu maupun kondisi yang masih relevan dengan masa sekarang. Hal tersebut menjadikan lagu ini menarik dianalisis untuk mengetahui makna tekstual maupun kontekstual yang tersimpan di dalamnya. Kata kunci: lagu sarjana muda, makna tekstual, makna kontekstual
NILAI MORAL DALAM NOVEL CINTA 2 KODI KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Purwanti, Ayuk Dian; Bagiya, Bagiya; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) nilai moral novel Cinta 2 Kodi (C2K) Karya Asma Nadia, dan (3) skenario pembelajaran sastra dalam novel C2K di kelas XII SMA. Sumber data diperoleh dari novel C2K. Fokus penelitian ini berupa nilai moral yang terdapat pada novel C2K. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam novel C2K terdiri atas (a) tema: kesabaran dalam menerima segala macam cobaan hidup; (b) tokoh dibagi menjadi dua, yaitu tokoh utama: Kartika berwatak tidak mudah menyerah dan sabar, tokoh tambahan: Aryani, Bagja, Farid, Anton, Deni, Mak Ijah, dan Ibu Farid; (c) alur maju; (d) latar terdiri atas latar tempat: sekolah, rumah kos Kartika, kantin kamus, bioskop, toko buku, rumah Aryani, rumah sakit, kantor, klinik aborsi, pasar tanah abang, toko emas, warung makan, rumah ipar Aryani, masjid, latar waktu: pagi hari, pukul empat dini hari, siang hari, pukul dua, sore hari, pukul tiga sore, dan malam hari, sedangkan latar sosial: seorang guru, seorang dokter, dan seorang paraji; (e) sudut pandang persona ketiga “Dia” serbatahu; (2) nilai moral meliputi: (a) hubungan manusia dengan dirinya sendiri meliputi: mandiri, hemat, sabar, kasih sayang, jujur, dan pantang menyerah (b) hubungan manusia dengan manusia lain, meliputi: berbakti kepada orang tua, keakraban, sikap tolong-menolong, memuji, memberi semangat, dan menasihati; (c) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: beribadah, berdoa, bersyukur, dan memohon ampun; dan (3) Skenario pembelajaran novel dengan materi nilai moral pada novel C2K berfokus pada aspek membaca. Skenario pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dibuat berdasarkan silabus kompetensi dasar 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Pembelajaran sastra novel C2K dilaksanakan satu minggu ada dua kali pertemuan dengan sekali pertemuan waktunya dua jam (2 x 45 menit) sesuai dengan silabus. Model  pembelajaran yang digunakan adalah kooperatif tipe group investigation berbasis saintifik. Aktivitas pada pertemuan pertama meliputi kegiatan mengamati, menanya, dan mengumpulkan informasi. Adapun aktivitas pada pertemuan kedua meliputi kegiatan mengasosiasikan dan mengomunikasikan.   Kata kunci: nilai moral, novel, skenario pembelajaran