Basran, Zakaria
Ekonomika

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Dan Perencanaan Investasi Sektoral Dengan Menggunakan Metode Incremental Capital Output Ratio (Studi Kasus Sektor-Sektor Perekonomian Kota Tarakan) Basran, Zakaria
Ekonomika Vol 1, No 1 (2010): Volume I No. 1 Januari 2010
Publisher : Ekonomika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This  study aims to determine the economic development and investment in the city of Tarakan, knowing the effectiveness of investment in every sector of the economy Tarakan City, and to perform acts of investment planning at every economic  sector basedon economic growth target is expected. Research location in the City of Tarakan, with 2-month study, which  analyzed the data using data obtained from  BPS Tarakan City, Bank Indonesia Samarinda, with the studied time period from 2004 to 2007. Analysis using ICOR (Incremental Output Ratio). Then proceed with the analysis models for investment planning based on economic growth target in the desired 9 main sectors in the City of Tarakan. The results showed that, in a sectoral, economic sector, the least effective in the utilizationof investment is the building sector with a value of 12.996. Meanwhile,according to the study period, the year 2006 was the period of the lowest effective level of 8.475. Based on the average value of ICOR Economy of Tarakan City is at the level of investment effectiveness is 6.177 normal, because its economic structure is dominated by services that require more investment. Determination of the economic growth target of 8,5% per year 2009-2012 need increased funding expect mining sector, since this sector based on the results of ICOR analysis showed a negative value which means that the trend growth declined while funding for these investments continue to rise. Key Words: Investment, Economic Sector, Effectiveness, ICOR
Harga Bbm 2013 Dan Reaksinya Terhadap Pasar Modal Indonesia Basran, Zakaria
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 2, No 1: Februari 2014
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.086 KB)

Abstract

Penelitian ini menganalisa tentang reaksi pasar modal Indonesia terhadap peristiwa dalam negeri yaitu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia pada tanggal 22 Juni 2013. Penelitian ini menguji kekuatan muatan informasi dari peristiwa tersebut terhadap aktivitas pasar modal Indonesia.Periode waktu penelitian selama 121 hari bursa yang dibagi dalam dua periode yaitu periode estimasi mulai tanggal 11 Januari 2013 sampai dengan 07 Juni 2013 dan periode kejadian mulai tanggal 10 Juni 2013 sampai dengan 05 Juli 2013 (event day 22 Juni 2013). Sampel yang digunakan adalah 35 saham yang tercatat dalam LQ 45 bulan Januari 2013 dan Juli 2013. Parameter yang digunakan dalam penelitian adalah abnormal return pada periode peristiwa, rata-rata abnormal return dan trading volume aktivity sebelum dan sesudah peristiwa tersebut.Berdasarkan pengujian terhadap abnormal return yang diperoleh para pemegang saham menunjukkan bahwa terdapat abnormal return negatif yang secara signifikan diterima para pemegang saham pada hari ke 2, 3 dan ke-4 setelah peristiwa tersebut.Pengujian terhadap perbedaan rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah peristiwa menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah peristiwa. Penelitian terhadap rata-rata aktivitas volume perdagangan secara cepat menyesuaikan dengan informasi tersebut sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata aktivitas perdagangan sebelum dan sesudah peristiwa kenaikan harga BBM. Berdasarkan penelitian tersebut disimpulkan bahwa pasar modal Indonesia lebih banyak dipengaruhi oleh peristiwa luar negeri (global) sehingga peristiwa kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak memberikan pengaruh yang besar terhadap pasar modal Indonesia.