Bonanza, Baruna Sakti Wicaksono
Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas gadjah Mada

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Variasi Organic Loading Rate Sampah Buah Jeruk terhadap Produksi Biohidrogen pada Reaktor Kontinu Bonanza, Baruna Sakti Wicaksono; Sarto, Sarto
Jurnal Rekayasa Proses Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.162 KB) | DOI: 10.22146/jrekpros.33336

Abstract

Biohydrogen is a potential alternative energy generated through the process of dark fermentation of organic waste. This research aims to determine the effect of organic loading rate (OLR) variations of orange waste on biohydrogen production. This research dealt with the production of biohydrogen in the continuous system. The reactor was equipped with circulation and operated anaerobically. The inoculum was taken from the sludge of the biogas installation in Gemah Ripah Fruit Market. Orange waste was used in three variations of organic loading rate (OLR) at 2.2, 2.5, and 3.1 L/day. The results revealed that the daily productions of gas for those OLR are about 15, 35, and 26 L/day respectively. Futhermore, for OLR of 2.5 L/day the total solid decreased from about 8 to 5%. ABSTRAKBiohidrogen merupakan salah satu jenis energi alternatif yang dapat dihasilkan dari proses fermentasi gelap (dark fermentation) sampah organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi organic loading rate (OLR) sampah buah jeruk terhadap produksi biohidrogen. Pada penelitian ini produksi biohidrogen dilakukan menggunakan sistem kontinu. Reaktor yang digunakan dilengkapi dengan sirkulasi dan dijaga pada kondisi anaerob. Inokulum berasal dari sludge dari instalasi biogas Pasar Buah Gemah Ripah. Substrat yang digunakan adalah buah jeruk, sedangkan variabel yang dipelajari adalah OLR yang divariasikan sebesar 2,2; 2,5; dan 3,1 L/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi gas untuk OLR tersebut berturut-turut sekitar 15, 35, dan 26 L/hari. Pada OLR 2,5 L/hari, terjadi penurunan total solid dari sekitar 8% menjadi sekitar 5%.
Pengaruh Variasi Organic Loading Rate Sampah Buah Jeruk terhadap Produksi Biohidrogen pada Reaktor Kontinu Bonanza, Baruna Sakti Wicaksono; Sarto, Sarto
Jurnal Rekayasa Proses Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.33336

Abstract

Biohydrogen is a potential alternative energy generated through the process of dark fermentation of organic waste. This research aims to determine the effect of organic loading rate (OLR) variations of orange waste on biohydrogen production. This research dealt with the production of biohydrogen in the continuous system. The reactor was equipped with circulation and operated anaerobically. The inoculum was taken from the sludge of the biogas installation in Gemah Ripah Fruit Market. Orange waste was used in three variations of organic loading rate (OLR) at 2.2, 2.5, and 3.1 L/day. The results revealed that the daily productions of gas for those OLR are about 15, 35, and 26 L/day respectively. Futhermore, for OLR of 2.5 L/day the total solid decreased from about 8 to 5%. ABSTRAKBiohidrogen merupakan salah satu jenis energi alternatif yang dapat dihasilkan dari proses fermentasi gelap (dark fermentation) sampah organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi organic loading rate (OLR) sampah buah jeruk terhadap produksi biohidrogen. Pada penelitian ini produksi biohidrogen dilakukan menggunakan sistem kontinu. Reaktor yang digunakan dilengkapi dengan sirkulasi dan dijaga pada kondisi anaerob. Inokulum berasal dari sludge dari instalasi biogas Pasar Buah Gemah Ripah. Substrat yang digunakan adalah buah jeruk, sedangkan variabel yang dipelajari adalah OLR yang divariasikan sebesar 2,2; 2,5; dan 3,1 L/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi gas untuk OLR tersebut berturut-turut sekitar 15, 35, dan 26 L/hari. Pada OLR 2,5 L/hari, terjadi penurunan total solid dari sekitar 8% menjadi sekitar 5%.