Rahayu, Dewi Taurisiawati
Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDIDIKAN KOMUNITAS TENTANG PEMAKAIAN BENGKUNG PADA IBU NIFAS DI DESA KELING KECAMATAN KEPUNG KABUPATEN KEDIRI Rahayu, Dewi Taurisiawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.557 KB)

Abstract

Perawatan pada masa nifas akan menentukan status kesehatan dan mempercepat proses pemulihan ibu setelah melahirkan. Budaya bengkung di Kabupaten Kediri masih kental sampai sat ini. Hampir semua ibu nifas di Desa Keling masih menggunakan bengkung atau stagen untuk dibebatkan di perutnya. Alasan yang disampaikan oleh ibu nifas tentang penggunaan bengkung itu adalah 10 orang ibu nifas ( 41, 67 %) mengatakan mereka memakai bengkung karena anjuran orang tua dan budaya dan 14 orang  ibu nifas ( 58,335) mengatakan mereka memakai bengkung karena merasa nyaman. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengajarkan ibu nifas cara memakai bengkung yang aman agar tidak membahayakan proses pemulihan kesehatannya. Metode yang dipakai adalah survey untuk menentukan sasaran, pelatihan  kader tentang cara pemakaian bengkung yang aman untuk ibu nifas. Kegiatan dilaksanakan tanggal 5-27 November 2017. Hasil dari kegiatan ini terdapat 24 ibu di Desa Keling yang menggunakan bengkung. Sebelum penyuluhan dilaksanakan ibu nifas menyampaikan beberapa keluhan karena pemakaian bengkung yang salah yaitu 9 ibu nifas mengatakan kakinya bengkak (37,5 %), 10 ibu nifas mengatakan mengalami gatal-gatal di kulit (41,67%), 3 orang ibu nifas merasakan sesak nafas (12,5%) dan 2 orang mengatakan tidak ada keluhan sama sekali. Dengan cara pemakaian yang salah pemakaian bengkung justru akan merugikan ibu nifas itu sendiri. Karena itulah dilaksanakan pendidikan komunitas  tentang pemakaian bengkung yang benar kepada kader dan para ibu nifas di Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Dengan pemakaian bengkung yang benar maka bisa membuat ibu nifas merasa nyaman tanpa mengganggu proses pemulihan kesehatannya.
HUBUNGAN KENYAMANAN DAN KOMPETENSI TENAGA MEDIS DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS RUANG RAWAT PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT DR. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG 2015 Rahayu, Dewi Taurisiawati; Sagita, Yona Desni
HOLISTIK JURNAL KESEHATAN Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v13i1.847

Abstract

Kepuasan adalah tingkat keadaan yang dirasakan seseorang yang merupakan hasil dari membandingkan penampilan atau outcome produk yang dirasakan dalam hubungannya dengan harapan seseorang. Dalam rumah sakit, kepuasan pasien sangat penting untuk keberlangsungan rumah sakit. Dan yang mempengaruhi kepuasan tersebut yaitu pelayanan di rumah sakit, baik dari fasilitas hingga pelayanan tenaga medis yang ada. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kenyamanan dan kompetensi tenaga medis dengan kepuasan pasien BPJS Ruang Rawat Penyakit Dalam Rumah Sakit dr. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien BPJS di ruang rawat penyakit dalam Rumah Sakit dr. Abdul Moeloek pada tahun 2014 sebanyak 3.706 pasien. Penarikan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 361 orang. Analisa data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil Penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara kenyamanan=0,000 (p < 0,05) dan kompetensi tenaga medis=0,000 (p < 0,05) dengan kepuasan pasien BPJS ruang rawat penyakit dalam RSUD dr. Abdul Moeloek Provinsi Lampung 2015. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara kenyamanan dengan kepuasan pasien BPJS dan kompetensi tenaga medis dengan kepuasan pasien BPJS Ruang Rawat Penyakit Dalam Rumah Sakit dr. Abdul Moeloek Provinsi Lampung 2015.
EFEKTIVITAS BENGKUNG DAN GURITA TERHADAP INVOLUSI UTERUS DAN PENGELUARAN LOCHEA Di PUSKESMAS KELING KABUPATEN KEDIRI Rahayu, Dewi Taurisiawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.294 KB)

Abstract

Proses persalinan yang dialami seorang wanita akan membawa dampak terhadap kondisi tubuhnya, salah satunya adalah perubahan pada uterus yaitu penurunan fundus uteri dan pengeluaran lochea. Kebanyakan ibu nifas menggunakan bengkung atau gurita setelah melahirkan dengan alasan faktor budaya dan merasa nyaman.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Desain yang digunakan peneliti adalah true eksperimental design dengan pendekatan posttest only control group design. Data dikumpulkan menggunakan lembar hasil pemeriksaan tinggi fundus uteri dan lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus- September 2017 di Wilayah kerja Puskesmas Keling. Variabel terikat pada penelitian ini adalah Kejadian involusi uterus, dan pengeluaran lochea. Tehnik sampling yang digunakan oleh peneliti adalah simple random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini 27 responden. Berdasarkan uji statistik Chi square test bisa disimpulkan bahwa H1 ditolak yang artinya tidak ada perbedaan kejadian involusi uterus. Berdasarkan uji statistik kruskall wallis test bisa disimpulkan bahwa H1 ditolak yang artinya tidak ada perbedaan kejadian pengeluaran lochea. Rekomendasi dari penelitian ini adalah ibu nifas boleh memakai bengkung atau gurita denga tehnik yang benar karena bisa membantu pemulihan kesehatannya. Kata Kunci: Involusi Uterus, Pengeluaran Lochea , Bengkung, Gurita.
PENGARUH PEMAKAIAN BENGKUNG TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU NIFAS DI DESA KELING KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI Rahayu, Dewi Taurisiawati
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.87 KB) | DOI: 10.90876/ilkes.v8i2.59

Abstract

The postpartum experiences various discomforts during her recovery. Postpartum mother who are in Indonesia, especially in Java, can not be separated from cultural factors in their daily life. One of them is still found many mothers who use bend or stagen after giving birth. Use of this bend is considered to provide many benefits for the recovery process of postpartum mothers. This study aims to determine the effect of the use of bengkung to the incidence of back pain in the puerperal mother. This research uses pre experiment design that is one group pre test-post test design. The research was conducted in Keling Village, Pare District, Kediri Regency. The population in this research is postpartum mother in Keling Village who want to wear bengkung some 20 responden and got sample of 14 respondents. The sampling technique used is purposive sampling. Independent variable in this research is usage of bengkung and dependent variable in this research is back pain. Data analysis technique used is wilcoxon signed rank test. The result of this research showed that the effect of bengkung use on back pain in the puerperal mother (p value = 0,006, CI = 95%). The use of bengkung &nbsp;that are done with safe procedures can help postpartum women to reduce discomfort during health recovery one of them reduce back pain in postpartum.