Gunawan, Karya
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Mataram

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGGUNAAN TELEPON SELULER UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN GURU DALAM DUNIA PENDIDIKAN Gunawan, Karya; Wahyudi, Erfan
Jurnal Explore Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v7i1.26

Abstract

Studi ini berfokus pada bagaimana “action learning set” membantu guru preservice (PST) menggunakan telepon seluler untuk meningkatkan perkembangan pedagogi mereka. Action learning set berbasis sekolah ini terdiri dari kelompok PSTs dialokasikan untuk lima sekolah yang berpartisipasi dalam studi. Selama enam Minggu PTS ini bekerja berpasangan untuk mengajar  kelas selama dua jam per Minggu. Selama ini PSTs memiliki akses ke ponsel yang memiliki kamera inbuilt, Excel, Word, rekaman audio, rekaman video, internet, dan fitur email. Ponsel ini digunakan untuk mendukung dan menginformasikan pengajaran dari unit lingkungan pendidikan yang memiliki limbah fokus dan manajemen energi. Temuan menunjukkan bahwa action learning set menyediakan sarana untuk berkelanjutan dan ditargetkan pertumbuhan profesional. Ponsel memberi bukti pertumbuhan ini serta catatan dilema pengajaran yang muncul. Pesan SMS digunakan sebagai alat pendukung sebelum dan sesudah mengajar
Media Sosial Sebagai Alat Pembelajaran Sepanjang Hayat Gunawan, Karya
Jurnal Explore Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi telah digunakan dalam pendidikan maupun dalam pembelajaran sepanjang hayat (Lifelong Learning) melalui penggunaan eLearning dan setelah munculnya Web 2.0, melalui penggunaan eLearning, kursus Online, video tutorial dan media lainnya terkait teknologi informasi. Penggunaan jaringan sosial atau penggunaan media sosial pada umumnya memiliki dampak pada peningkatan pendidikan melalui media teknologi dan informasi yang tersedia, meskipun kompetensi dan keterampilan yang diperoleh adalah dari pendidikan non-formal. Media sosial yang digunakan lebih banyak menggunakan metode klasik yang dikenal sebagai blender learning. Salah satu cara meningkatkan  belajar sepanjang hayat melalui penggunaan metode pendidikan formal dan non-formal. Dengan demikian tulisan ini bertujuan untuk menganalisis dampak potensial bahwa media sosial secara umum dapat memiliki pendidikan, pembelajaran sepanjang hayat, dan bagaimana media sosial dapat lebih terlibat dalam pendidikan, pembelajaran sepanjang hayat di masa depan. Sebagai hasil dari analisis, kita akan menyajikan berbagai pendekatan diidentifikasi dalam pendidikan, termasuk pendekatan kita sendiri, dalam pembelajaran sepanjang hayat dengan penggunaan media sosial dan perbaikan apa yang dapat dilakukan untuk pendekatan ini
Kinerja Metode Minimum Error Least Significant Bit Replacement Advanced Encryption Standard Pada Citra Digital Gunawan, Karya; Rachman, A. Sjamsjiar
Jurnal Explore Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam steganografi, ada beberapa media digital yang dapat digunakan sebagai cover untuk menyembunyikan keberadaan sebuah pesan, seperti: citra, audio, teks, video. Dalam makalah ini, media cover yang digunakan adalah citra digital dengan format piksel 24-bit. Metode steganografi yang digunakan adalah model steganografi yang didasarkan pada penyisipan secara Minimum Error Least Significant Bit Replacement-Advanced Encryption Standard (MELSBR-AES), yaitu  LSB (Least Significant Bits) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyisipan dengan hasil yang masih dapat ditoleransi.Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja metode yang digunakan ini dapat menjalankan kedua tugas utama dalam sistem steganografi (penyisipan dan pengektrakan) dengan baik. Dari hasil percobaan terhadap beberapa citra uji, dapat diketahui bahwa besar ukuran message file yang disisipkan harus lebih kecil , maksimal 10% dari ukuran cover image. Citra yang baik untuk digunakan sebagai cover image adalah citra yang memiliki kekontrasan yang tinggi (real cover image) Dalam steganografi, ada beberapa media digital yang dapat digunakan sebagai cover untuk menyembunyikan keberadaan sebuah pesan, seperti: citra, audio, teks, video. Dalam makalah ini, media cover yang digunakan adalah citra digital dengan format piksel 24-bit. Metode steganografi yang digunakan adalah model steganografi yang didasarkan pada penyisipan secara Minimum Error Least Significant Bit Replacement-Advanced Encryption Standard (MELSBR-AES), yaitu  LSB (Least Significant Bits) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyisipan dengan hasil yang masih dapat ditoleransi.Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja metode yang digunakan ini dapat menjalankan kedua tugas utama dalam sistem steganografi (penyisipan dan pengektrakan) dengan baik. Dari hasil percobaan terhadap beberapa citra uji, dapat diketahui bahwa besar ukuran message file yang disisipkan harus lebih kecil , maksimal 10% dari ukuran cover image. Citra yang baik untuk digunakan sebagai cover image adalah citra yang memiliki kekontrasan yang tinggi (real cover image)
ANALISIS DAN EVALUASI TINGKAT KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER NIRKABEL (WIRELESS LAN); STUDI KASUS DI KAMPUS STMIK MATARAM Samsumar, Lalu Delsi; Gunawan, Karya
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.292 KB)

Abstract

[Id]Perkembangan teknologi informasi saat ini telah berkembang dengan sangat pesat, terutama dalam hal penggunaan jaringan komputer nirkabel. Penggunaan teknologi internet semakin banyak dan tidak terkontrol, hal ini disebabkan karena banyaknya pengguna internet di dunia, dan hampir semua lapisan masyarakat mengetahui tentang adanya internet dan cara mengaksesnya. Fenomena saat ini, banyak instansi-instansi pemerintah maupun swasta yang telah memanfaatkan teknologi nirkabel untuk mengkoneksikan perangkatnya, sehingga dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan cepat. Namun hal ini membuat seorang administrator jaringan komputer untuk berfikir dan bekerja keras dalam membangun sebuah koneksi yang bersifat secure dan private.Seiring dengan perkembangan teknologi tersebut dibutuhkan kemampuan untuk dapat memecahkan persoalan-persoalan yang semakin kompleks dan rumit seperti persoalan terkait dengan keamanan jaringan komputer khusunya jaringan yang berbasis jaringan nirkabel. Untuk memelihara dan menjaga stabilitas jaringan agar tetap memadai dibutuhkan evaluasi dan analisis penilaian secara berkala. Penelitian ini menghasilkan sebuah model sebagai hasil dari penilaian yang dapat digunakan sebagai referensi untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan akses jaringan komputer nirkabel pada jaringan kampus STMIK Mataram.[En]The development of information technology has now grown very rapidly, especially in the case of the use of wireless computer networks. The use of internet technology more and more uncontrolled, this is due to the number of internet users in the world, and almost all levels of society know about the Internet and how to access it. The current phenomenon, many government agencies and private companies that have taken advantage of wireless technology to connect the device, so it can complete the tasks quickly. But this makes a computer network administrator to think and work hard in building a connection that is secure and private.Along with the development of these technologies required the ability to be able to solve the problems of increasingly complex and complicated such as issues related to the security of computer networks, especially network-based wireless network. To maintain and maintain network stability in order to be adequate, regular evaluation evaluations are required. This study produced a model as a result of the assessment that can be used as a reference to develop and improve the security of wireless computer network access on the campus network STMIK Mataram.