This Author published in this journals
All Journal Jurnal Tomalebbi
NURDIA, .
Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PELAKSANAAN PEMBINAAN NARAPIDANA WANITA KLAS II B KABUPATEN PINRANG (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KABUPATEN PINRANG) NURDIA, .; DAHRI, IRSYAD; ILHAM, LUKMAN
Jurnal Tomalebbi Volume V, Nomor 2, Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.495 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1)Pelaksanaan pembinaan narapidana wanita di lembaga permasyarakatan kelas IIB Kabupaten Pinrang, 2) Hambatan-hambatan yang dihadapi lembaga permasyarakatan kelas IIB Kabupaten Pinrang  terhadap narapidana wanita. Jenis penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif. Sumber data ini menggunakan data primer yaitu informan  narapidana wanita sebanyak 5 orang, Kepala LAPAS dan petugas LAPAS sebanyak 2 orang, dan data sekunder yaitu diperoleh dari lembaga pemasyarakatan Klas II B Kabupaten Pinrang.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)Pelaksanaan pembinaan narapidana wanita yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Kabupaten Pinrang yaitu a) pembinaan kepribadian meliputi a. kerohanian  misalnya diajarkan sholat 5 waktu, mengaji, yasinan, mendengarkan ceramah. b. jasmani (olahraga) misalnya senam dan volly b) pembinaan kemandirian meliputi pembinaan keterampilan misalnya menjahit dan membuat kerajinan tangan agar narapidana setelah keluar dari LAPAS kemampuan yang dimiliki dapat dikembangkan. 2) Hambatan-hambatan yang dihadapi LAPAS Klas II B Kabupaten Pinrang yaitu faktor internal yaitu jumlah narapidana terlalu banyak yang berjumlah 300 narapidana dengan jumlah tersebut ini dapat memicu narapidana emosi dan terjadi selisih paham antara narapidana. Faktor eksternal yaitu keluhan-keluhan keluarga narapidana yang menjenguk karena jauh dari jalan poros. Kata Kunci: Pembinaan, Narapidana Wanita   ABSTRACT: This study aims to determine 1) Implementation of the formation of female prisoners in the penitentiary class IIB Pinrang District, 2) Barriers faced by Pinrang District IIB classrooms against female prisoners. This type of research is a qualitative approach. This data source uses primary data, that is 5 female inmate informants, 2 heads of LAPAS and LAPAS officers, and secondary data obtained from the Klas II B Correctional Institution in Pinrang Regency. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is qualitative descriptive. The results of the study show that 1) The implementation of female prisoner guidance is carried out in the Pinrang Regency Class II B Correctional Institution, namely a) personality coaching including a. spirituality for example taught to pray 5 times, recite, yasinan, listen to lectures. b. physical (sports) such as gymnastics and volleyball b) fostering independence includes skill building such as sewing and making handicrafts so that inmates after their ability to leave LAPAS can be developed. 2) Obstacles faced by LAPAS Class B B Pinrang Regency are internal factors, namely the number of prisoners is too many, amounting to 300 inmates with this number can trigger emotional inmates and there is a difference between prisoners. External factors are family complaints of prisoners who visit because they are far from the axis road. Keywords: Coaching, Female Prisoners