Badrujaman, Aip
Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAKSANAAN EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING

Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 26 No XVII (2012): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.243 KB)

Abstract

The study aimed at revealing the factors affecting the implementation of the evaluation of guidance and counselling program in Junior Secondary Schools in East Jakarta. Employing descriptive method, the study was performed in March through September 2012. Using convenience sampling, the study identified 18 schools as samples. The study discovered two main factors causing guidance and counselling teachers not performing the guidance and counselling program: (a) inability to perform the evaluation and (b) the high load of the teachers’ tasks. The low factors include the result of guidance and counselling is difficult to measure, (b) incomplete data of guidance and counselling, (c) insufficient budget, (d) inability to set up relevant evaluation criteria, (e) unwillingness to reveal the existence of teacher-counsello, (f) the lack of gudance and counselling teachers, and (g) insufficient support from the svhool principa. The study suggests (a) to review the work load of the guidance and councelling teachers, (b) to develop the cooperation among related intitutions to imptove the competence of gudance and councelling teachers in the evaluation of guidance and counselling program.

Peningkatan Kompetensi Teknologi dan Informasi Guru Bimbingan dan Konseling

CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi teknologi dan informasi bagi guru bimbingan dan konseling/konselor merupakan kompetensi yang perlu dimiliki. Hal ini dikarenakan, kompetensi teknologi dan informasi akan membantu guru bimbingan dan konseling/konselor melaksanakan administrasi bimbingan dan konseling yang cenderung memakan waktu, seperti analisis hasil asesmen. Pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan metode pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknologi guru bimbingan dan konseling/konselor di wilayah DKI Jakarta. Pengabdian pada masyarakat melibatkan 28 orang guru bimbingan dan konseling di wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, diperlukan adanya pendampingan bagi peserta ketika menerapkan kompetensi teknologi dan informasi dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah masing-masing

Pengaruh Jigsaw Terhadap Pemahaman Siswa XI IPA Mengenai Fakultas Teknik di SMA 36 Jakarta

INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.719 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode jigsaw terhadap pema-haman siswa mengenai fakultas teknik pada siswa kelas XI IPA 1 di SMA negeri 36 Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen. Subyek penelitian ini terdiri atas 37 orang siswa kelas XI IPA 1 SMA negeri 36 Jakarta.Hasil uji normalitas untuk pre-test diperoleh X2 hitung = 7,90 lebih kecil dari X 2 tabel = 11,070 sedangkan untuk posttest X2 hitung = 3,98 lebih kecil daripada X2 tabel tabel = 11,070, maka data diperoleh dari sampel yang berasal dari populasi berdistribusi normal. Selain itu pengujian homogenitas juga dihitung dengan rumus Uji-F. Hasil penghitungan homogenitas menyatakan bahwa Fhitung < Ftabel atau 1,11 < 1,98, artinya kedua data tersebut homogen.Teknik analisis data yang digunaan adalah Uji-t menunjukkan bahwa rerata pemahaman fakultas teknik pada pre test adalah 13,37, sedang pada post test adalah 26,91. Pada uji hipotesis diperoleh hasil Thitung (7,439) < Ttabel (2,2028). Kesimpulannya ada pengaruh pemahaman fakultas teknik sebelum dan sesudah perlakuan dengan menggunakan metode jigsaw.

Pengaruh Penerapan Model Cooperative Learning Metode TSTS Terhadap Pemahaman Mengenai Fakultas Ilmu Pendidikan

INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.206 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap pemahaman mengenai Fakultas Ilmu Pendidikan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen desain Nonequivalent Control Group Design, yaitu menggunakan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan metode Two Stay Two Stray, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode ceramah. Pada pre test nilai rata-rata siswa kelas eksperimen adalah 30,12, dan kelas kontrol sebesar 32,56. Pada post test nilai rata-rata siswa kelas eksperimen yaitu sebesar 35,96 dan kelas kontrol sebesar 35,41. Uji normalitas pre test kelas eksperimen sebesar Sig (0.200) kelas kontrol sebesar nilai Sig (0.016), sedangkan post test kelas eksperimen sebesar Sig (0.200) dan kelas kontrol sebesar (0.041) dengan α (0.05) berarti semua data bersifat normal. Uji homogenitas didapatkan nilai signifikansi untuk pre test dan post test kelas eksperimen Sig (0.068), sedangkan nilai signifikansi untuk pre test dan post test kelas kontrol sebesar Sig (0.164) berarti semua data bersifat homogen. Uji hipotesis didapatkan hasil Sig (1-tailed) dan α 0.05 thitung sebesar 7,897, maka Ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan metode Two Stay Two Stray terhadap pemahaman mengenai Fakultas Ilmu Pendidikan di MA Persis 69 Jakarta.

Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Strategi Inkuiri Terhadap Pemahaman Jurusan IPA, IPS dan BAHASA

INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.871 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh layanan bimbingan klasikal strategi inkuiri terhadap pemahaman jurusan IPA, IPS dan Bahasa di kelas X SMAN 31 Jakarta. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 31 Jakarta pada bulan September 2011 – Juni 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design Quasi Experimental yaitu eksperimen yang diberikan pre test sebelum diberi perlakuan untuk mengetahui keadaan awal kelas eksperimen dan kontrol. Kemudian setelah diberi perlakuan diberikan post test untuk mengetahui sejauh mana perlakuan berpe-ngaruh. Sampel diambil dengan menggunakan teknik convenient sampling. Teknik convenient sampling merupakan salah satu teknik non-probability sampling dimana penggunaan sampel ini bertujuan untuk memudahkan peneliti menentukan kelas sampel. Uji hipotesis menggunakan rumus independent samples t-tes dengan software SPSS Versi 16. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung bernilai 1,247, hasil tersebut lebih kecil dari ttabel 1, 671 pada taraf signifikan 0,05 (one tail). Berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa Ho diterima yaitu pemahaman jurusan IPA, IPS dan Bahasa kelas eksperimen yang diberikan layanan bimbingan klasikal strategi inkuiri lebih kecil atau sama dengan siswa kelas kontrol yang tidak diberi layanan bimbingan klasikal strategi inkuiri. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa layanan bimbingan klasikal strategi inkuiri belum dapat meningkatkan pemahaman jurusan IPA, IPS dan Bahasa siswa kelas X SMA Negeri 31 Jakarta.

PROFIL PERMASALAHAN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI DI KOTA BOGOR

INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.129 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran permasalahan siswa SMP Negeri di Kota Bogor. Populasi penelitian berjumlah 16. 228 siswa dengan menggunakan teknik sampling insidental dan jumlah sampel yang diambil 386 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Uji coba instrumen dalam penelitian ini adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji validitas butir instrumen penelitian menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil uji validitas 120 butir pernyataan dengan kriteria r-tabel yang digunakan sebesar 0,28 menghasilkan butir yang valid 94 butir dan 26 butir yang drop. Uji reliabilitas dengan teknik uji administrasi sederhana menggunakan rumus alpha cronbach dan di dapatkan hasil 0,92 yang berarti bahwa instrumen memiliki reliabilitas tinggi. Analisis dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kuantitatif untuk mengetahui tingkat permasalahan siswa kemudian mengkategorisasikannya dalam kategori sangat bermasalah, bermasalah dan tidak bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri di Kota Bogor masuk dalam kategori bermasalah (62. 44%). Dengan demikian guru bimbingan dan konseling dapat segera memberikan layanan secara preventif dan kuratif secara komprehensif yakni layanan dasar, layanan responsif, perencanaan individual, dan dukungan sistem kepada seluruh siswa, terutama siswa yang bermasalah. 

KEPUASAN SISWA TERHADAP LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL (Survei pada siswa kelas VIII di SMP Negeri se-Kecamatan Matraman, Jakarta Timur)

INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.806 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan siswa terhadap layanan konseling individual di SMP Negeri Se-Kecamatan Matraman Jakarta Timur. Sampel penelitian ini adalah 80 siswa kelas VIII yang telah mengikuti layanan konseling individual. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel ini adalah sampel bertujuan (Purposive Sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran dua kuesioner kepuasan. Kuesioner pertama merupakan adaptasi dari Client Satisfaction Questionnaire-8 (CSQ-8) dan kuesioner kedua merupakan kepuasan yang dinilai dari kualitas layanan Service Quality (SERVQUAL). Hasil uji validitas instrumen 1 (CSQ-8) menyatakan keseluruhan item valid dan pada kuesioner 2 (SERVQUAL) terdapat 38 butir pernyataan valid dan 6 butir pernyataan drop. Hasil uji reliabilitas instrumen dengan SPSS 20 pada kedua kuesioner tersebut sebesar 0.721 (CSQ-8) dan 0.735 (SERVQUAL), yang berarti kedua instrumen ini memiliki reliabilitas tinggi dan dapat dipercaya. Hasil penelitian menunjukan bahwa 73.75% siswa berada pada klasifikasi sedang, 13.75% siswa berada pada klasifikasi tinggi, dan 12.5% siswa berada pada klasifikasi rendah. Hasil penelitian kepuasan siswa berdasarkan kualitas layanan diketahui 68.75% berada pada klasifikasi sedang, 17.5% berada pada klasifikasi rendah, dan 13.75% siswa berada pada klasifikasi tinggi. Kepuasan siswa terhadap layanan konseling individual secara umum berada pada klasifikasi sedang atau cukup puas. Hal ini menunjukan bahwa perlu adanya evaluasi lebih lanjut bagi guru BK terhadap pemberian layanan konseling individual. Apabila guru BK secara terus menerus memperhatikan kualitas pelayanannya, maka layanan dapat diberikan secara maksimal kepada siswa. Jika pelayanan telah diberikan secara maksimal, maka tingkat kepuasan siswa terhadap layanan konseling individual akan tinggi. 

PROFIL THE PHYSICAL SELF OF WELLNESS MAHASISWA S1 FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (Studi Deskriptif Pada Angkatan 2011-2014)

INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.955 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil the physical self of wellness pada mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Pendididkan Universitas Negeri Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah 3291 mahasiswa S1 FIP UNJ dan sampelnya sebanyak 317 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Metode yang digunakan adalah metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner yang harus diisi oleh mahasiswa dan dilakukan analisis data dengan menggunakan pengkategorisasian. Kategorisasi dibagi menjadi lima yaitu sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Hasil Penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan pencapaian physical self mahasiswa S1 FIP UNJ frekuensi terbanyak berada pada kategori sedang dengan persentase 70.97%, yang artinya secara keseluruhan mahasiswa S1 FIP UNJ cukup mampu dalam menjaga keseimbangan nutrition dan exercise secara rutin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Implikasi dari temuan penelitian ini yaitu apabila tidak diberikan layanan informasi yang tepat akan dapat berdampak pada menurunnya prestasi akademik mahasiswa. Kata Kunci: Physical self, nutrition, exercise

PENGARUH GABUNGAN METODE NUMBERED HEADS TOGETHER DAN TANYA JAWAB TERHADAP PEMAHAMAN SISWA MENGENAI FAKULTAS EKONOMI

INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 1 No 1 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.731 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gabungan model cooperative learning dengan menggunakan metode NHT (Numbered Heads Together) tanya jawab terhadap pemahaman siswa mengenai fakultas ekonomi. Disamping itu juga bertujuan untuk melihat gambaran pemahaman siswa mengenai fakultas ekonomi. Penelitian dilaksanakan di SMAN 36 pada bulan April-Mei 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen berjenis penelitian Quasi Eksperimen, dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan dua kelas dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas XI IPS 2 sebagai kelompok eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan gabungan metode NHT (Numbered Heads Together)dan tanya jawab dan kelas XI IPS 4 sebagai kelas kontrol diberikan perlakuan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan pemahaman siswa mengenai fakultas ekonomi yang dicapai oleh kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan yang dicapai oleh kelompok kontrol. Hal ini disebabkan oleh pemberian materi dengan menggunakan gabungan metode NHT (Numbered Heads Together) dan tanya jawab.

PENGARUH METODE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP PEMAHAMAN GAYA BELAJAR DI KELAS VIII-1 SMP DEWI SARTIKA JAKARTA

INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.427 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif penggunaan metode STAD terhadap pemahaman gaya belajar siswa kelas VIII-1 SMP Dewi Sartika Kebon Nanas Utara II Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen, dengan design pre-test post-test group design. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji-t pada taraf siginifikan 0,5% dan analisis deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Skor rata-rata pemahaman berubah dari pre-test sebesar 16,625 menjadi 20,935 terjadi peningkatan sebesar 4,31. (2) Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan menggunakan uji-t, diperoleh hasil nilai thitung sebesar 12,76 dan ttabel sebesar 1,67. Membandingkan nilai thitung dan ttabel, diperoleh hasil thitung = 12,76 > ttabel = 1,67 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Berdasarkan hasil data diatas, dapat diinterpretasikan bahwa penerapan bimbingan klasikal dengan metode STAD mempengaruhi pemahaman gaya belajar siswa.