p-Index From 2015 - 2020
1.975
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Medik Veteriner
Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad
Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

Malnutrisi dapat Menurunkan Frekuensi Libido Mencit Jantan (Mus musculus) Fadilah, Bintang Cahyo; Khozin, Faris Amsyari; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad
Jurnal Medik Veteriner Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.905 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss1.2017.28-32

Abstract

Malnutrisi merupakan suatu kejadian kekurangan sumber nutrisi minimum untuk mencukupi kebutuhan hidup. Salah satu dampak malnutrisi adalah perubahan keseimbangan hormonal tubuh yang mencakup sumber pembentukan hormone steroid yang menunjang organ reproduksi. Malnutrisi selanjutnya dapat menurunkan kualitas seksual yang diawali oleh libido. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh malnutrisi terhadap mental libido mencit jantan. Penelitian menggunakan 20 ekor mencit jantan galur balb/c yang dibagi menjadi P1 mendapat perlakuan control dan P2 mendapat perlakuan malnutrisi selama 24 jam. Penelitian diawali adaptasi selama tujuh hari kemudian perlakuan pada hari kedelapan dan diamati frekuensi libido melalui metode single mating pada hari kesembilan. Frekuensi libido diamati selama 60 menit dengan kriteria mencit jantan menaiki mencit betina. Data dianalisis dengan uji T independen dan didapatkan hasil frekuensi libido pada P2 mengalami penurunan disbanding P1. Simpulan penelitian bahwa malnutrisi selama 24 jam dapat menurunkan frekunsi libido mencit jantan.
Uji Total Escherichia coli pada Susu Sapi Segar di Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Karyo Ngremboko Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi Pradika, Adhitya Yhoga; Chusniati, Sri; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad; Effendi, Mustofa Helmi; Yudhana, Aditya; Wibawati, Prima Ayu
Jurnal Medik Veteriner Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.275 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.1-6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas susu sapi segar yang disetorkan oleh peternak ke Koperasi dan kemudian dihitung jumlah bakteri Escherichia coli yang selanjutnya dibandingkan dengan SNI.  Pengambilan sampel dilakukan pada saat peternak mengantarkan susu sapi segar ke koperasi. Sampel yang diambil adalah susu yang ada di dalam milk can yang diambil dengan pipet steril dan juga karet penghisap. Sampel selanjutnya disimpan di  dalam botol steril dan dibawa dengan menggunakan coolbox dilengkapi ice gel beku, selanjutnya dilakukan pengujian di Laboratorium. Selanjutnya dilakukan penanaman pada media Lauryl Tryptose Broth (LTB), Escherichia coli Broth (ECB), Levine Eosin Methylen Blue Agar (L-EMBA) dan dilakukan uji biokimia Indole, Methyl Red, Voges Proskauer, Citrate (IMViC) selanjutnya dilakukan pendugaan jumlah bakteri dengan menggunakan Most Probable Number (MPN). Hasil penelitian didapatkan bakteri Escherichia coli yang melebihi standart SNI > 3 APM/g yaitu 5 dari 16 sampel atau 31,25%. Hasil perhitungan berdasarkan MPN, sampel 7 menghasilkan angka 3APM/g, sampel 9 menghasilkan angka 3,6 APM/g, sampel 10 menghasilkan angka 23 APM/g, sampel 13 menghasilkan angka 7,4 APM/g dan sampel 14 menghasilkan angka 3,6 APM/g.
Identifikasi Limbah Pertanian dan Perkebunan Sebagai Bahan Pakan Inkonvensional Di Banyuwangi Agustono, Bodhi; Lamid, Mirni; Ma’ruf, Anwar; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad
Jurnal Medik Veteriner Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.369 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss1.2017.12-22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data bahan pakan inkonvensional dari limbah pertanian dan perkebunan di Kabupaten Banyuwangi. Pakan merupakan aspek terpenting dalam pengelolaan peternakan. Ketersediaan pakan baik di musim hujan maupun musim kemarau harus tetap ada. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sehingga sampel diambil di Kecamatan Kalibaru, Genteng, Purwoharjo, Songgon, Banyuwangi, Licin, Glagah dan Wongsorejo. Sampel bahan selanjutnya dianalisis proksimat untuk mengetahui kadar serat kasar (SK), protein kasar (PK), lemak kasar (LK), bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) dan kadar abu. Hasil menunjukkan bahwa limbah jerami padi, jerami kedelai, nanas, rumput gajah, alang-alang, rumput lapang, kaliandra, turi dan lamtoro memiliki dominasi kandungan gizi yang bervariasi. Simpulan penelitian bahwa bahan limbah dapat diformulasikan sebagai pakan ternak inkonvensional.
Hidroponik Fodder Jagung sebagai Substitusi Hijauan Pakan Ternak Ditinjau dari Produktivitas Susu Kambing Sapera Saputro, Amung Logam; Hamid, Iwan Sahrial; Prastiya, Ragil Angga; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad
Jurnal Medik Veteriner Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.435 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss2.2018.48-51

Abstract

Hidroponik adalah sistem bercocok tanam menggunakan media cair dan nutrisi-nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Keuntungan bercocok tanam dengan hidroponik yakni tanaman tidak merusak tanah, tidak membutuhkan tempat yang luas, tanpa pestisida atau obat hama yang merusak tanah, mempercepat pertumbuhan dan menjaga kualitas tanaman. Penelitian ini menggunakan perbandingan konsentrat dan fodder jagung yakni P1 (100:0), P2 (60:40), P3 (75:25) dan P4 (0:100). Hasil penelitian menunjukan bahwa kuantitas susu pada hari ke-1, ke-2 dan ke-3 menunjukkan P4 berbeda nyata (p<0,05) dengan P1, P2, dan P3. Hal ini menunjukkan penurunan kuantitas susu pada P4 dan kuantitas susu terbanyak pada P1 dan P3. Simpulan penelitian perlakuan pemberian fodder jagung 25% dan konsentrat 75% serta perlakuan konsentrat 100% dapat meningkatkan kuantitas susu kambing Sapera.
Uji Organoleptis, pH, Uji Eber dan Cemaran Bakteri pada Karkas yang Diisolasi dari Kios di Banyuwangi Fikri, Faisal; Hamid, Iwan Sahrial; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad
Jurnal Medik Veteriner Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.138 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss1.2017.23-27

Abstract

Food borne disease merupakan isu bagi dunia kesehatan karena masih belum bisa dikendalikan secara tuntas. Daging merupakan salah satu agen tempat berkembangnya mikroba infeksius, cemaran kimia dan fisik yang memungkinkan timbulnya food poisoning. Penanganan masalah food borne disease melalui penatalaksanaan penyediaan pemotongan melalui Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi salah satu kunci untuk mengendalikan bahan pangan. Kualitas daging menjadi prioritas penting dalam menjamin mutu pangan. Penelitian menggunakan kajian cross sectional study dengan metode sampling purposive. Pengujian sampel di wilayah Kecamatan Banyuwangi, Genteng dan Kalibaru menjadi subjek utama dimana terdapat kios daging yang mensuplai kebutuhan konsumen sehingga akan diketahui kualitas daging yang dipotong melalui RPH. Penelitian ini menunjukkan hasil uji organoleptis warna 37% kelainan, bau normal, tekstur konsistensi keras 0,05%, uji pH 50% diatas ambang normal, uji Eber 45% positif mengalami awal kebusukan. Semua sampel daging negative Salmonella spp dan 50% melebihi ambang batas Standart Nasional Indonesia cemaran Escherichia coli.
Studi Morfometrik pada Os Scapula Hewan Kelinci New Zealand White (Oryctolagus cuniculus) Hartadi, Erwan Budi; Dewi, Winda Kusuma; Listyasari, Nadiya; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad
Jurnal Medik Veteriner Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.301 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.87-92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat makroanatomi dan pengukuran morfometrik Os scapula dexter et sinister hewan kelinci New Zealand White. Os scapula hewan ini memiliki tiga tepi dan berbentuk segitiga. Permukaan bagian medial terdapat Fossa subscapularis yang terlihat paling legok. Permukaan lateral terdapat bagian yang menonjol yaitu Spina scapula. Spina ini membagi Fossa supraspinatus yang memiliki luas lebih kecil dibandingkan dengan Fossa infraspinatus yang jauh lebih lebar. Batas tepi caudal Os scapula merupakan yang paling tebal dibandingkan dengan kedua batas tepi lainnya. Tepi dorsal atau vertebral sedikit berbelok menuju ujung cranial. Sudut ventral Os scapula terdapat Cavitas glenoidales yang seperti cangkir dan melingkar dalam garis besar. Tuberculum supraglenoidales terlihat berkembang pada hewan ini. Tedapat Processus coracoideus yang berkembang seperti paruh. Indeks scapula (Scapular Index) pada hewan ini yaitu sebesar 50 pada sisi dexter dan 53,73 pada sisi sinister. Rasio lebar antara Fossa supraspinatus dan Fossa infraspinatus pada Os scapula dexter et sinister berturut-turut adalah 1:2,05 dan 1:2,04.
Prevalensi Infeksi Toxocara Cati pada Kucing Peliharaan di Kecamatan Banyuwangi Suroiyah, Fifi Anik; Hastutiek, Poedji; Yudhana, Aditya; Sunarso, Agus; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad; Praja, Ratih Novita
Jurnal Medik Veteriner Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.851 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.99-104

Abstract

Toxocara cati (T.cati) merupakan parasit yang umumnya menyerang kucing, dan bersifat zoonosis sehingga termasuk parasit yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran prevalensi dari infeksi Toxocara cati pada kucing peliharaan di kecamatan Banyuwangi. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study dan menggunakan data dari pemeriksaan sampel feses kucing peliharaan di laboratorium. Pemeriksaan sampel feses dilaboratorium menggunakan tiga jenis metode yaitu metode natif, metode pengapungan dan metode sedimentasi. Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa 33 dari 138 sampel kucing yang diperiksa positif terinfeksi T.cati, sehingga dapat dihitung besaran prevalensi infeksi T.cati sebesar 23,9%.
Pengaruh Ekstrak Kulit dan Jus Buah Delima Putih (Punica granatum L.) Terhadap Titer Antibodi Ayam Kampung Super yang Divaksin Newcastle Disease Rahmawati, Anlisia; Wijaya, Nanik Sianita; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad; Rahmahani, Jola; Yudhana, Aditya; Yunita, Maya Nurwartanti
Jurnal Medik Veteriner Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.132 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.68-73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kulit dan buah delima terhadap titer antibodi ayam kampung super yang divaksin Newcastle Disease. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Sampel terdiri dari 40 ekor ayam kampung super yang dibagi acak menjadi 4 kelompok perlakuan. Perlakuan yang diberikan adalah K- tidak divaksin. K+, P1 dan P2 divaksin dengan ND Lasota. Kemudian setelah titer antibodi ayam rendah, K- diberikan aquadest steril, K+ diberikan CMC-Na 0,5 %, P1 diberikan ekstrak kulit delima (200 mg/kg BB), P2 diberikan jus buah delima (3 ml/kg BB). Sampel berupa serum di uji HI untuk mengetahui titer antibodi. Hasil rata-rata jumlah titer antibodi uji pertama pada K- yaitu (log 2) 1,10a±0,994, pada K+ yaitu (log 2) 4,60b±0,699, pada P1 yaitu (log 2) 5,90c±0,876, dan pada P2 yaitu (log 2) 7,20d±0,632. Dan pada uji kedua pada K- yaitu (log 2) 0,20a±0,422, pada K+ yaitu (log 2) 4,90b±0,876, pada P1 yaitu (log 2) 6,50c±0,707, dan pada P2 yaitu (log 2) 8,00d±0,816. Ada perbedaan yang nyata mengenai peningkatan titer antibodi pada masing-masing perlakuan. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh ekstrak kulit dan jus buah delima terhadap titer antibodi ayam kampung super yang divaksin Newcastle Disease. Penelitian disarankan untuk menggunakan jus buah delima karena lebih efektif.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Escherichia coli Kontaminan Pada Daging Ayam Broiler Di Rumah Potong Ayam Kabupaten Lamongan Kartikasari, Anjani Marisa; Hamid, Iwan Sahrial; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad; Damayanti, Ratna; Fikri, Faisal; Praja, Ratih Novita
Jurnal Medik Veteriner Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.695 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol2.iss1.2019.66-71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, dan mengidentifikasi bakteri Escherichia coli yang diambil dari daging ayam di Rumah Potong Ayam (RPA) Kabupaten Lamongan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging ayam broiler yang di potong pada Rumah Potong Ayam Kabupaten Lamongan pada bulan Juli 2018. Daging ayam yang digunakan sebagai sampel adalah Musculus pectoralis seberat 25 gram. Sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 26 sampel daging ayam yang diambil di Rumah Potong Ayam Kabupaten Lamongan. Sampel yang telah diambil dilakukan isolasi secara primer untuk menumbuhkan bakteri pada media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) kemudian dilakukan isolasi sekunder pada media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA) yang bertujuan untuk memisahkan bakteri terduga Escherichia coli dengan bakteri Coliform lain. Identifikasi bakteri Escherichia coli menggunakan uji biokimia yaitu Uji IMViC yang berguna untuk mengidentifikasi bakteri Enterobacteriaceae terdiri atas Uji Indol, Uji Methyl Red (MR), Uji Voges Proskauer (VP) dan Uji Sitrat. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan terdapat 3 sampel positif Escherichia coli dari 26 sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian adalah sebanyak 3 sampel positif Escherichia coli sedangkan 23 sampel lainnya negatif Escherichia coli dengan persentase sampel positif Escherichia coli adalah 11,5% sedangkan persentase sampel negatif Escherichia coli adalah 88,5%.
Deteksi Antibodi Brucella pada Sapi Perah di Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Rose Bengal Test (RBT) Dwi, Welyanto Kurniawan; Tyasningsih, Wiwiek; Praja, Ratih Novita; Hamid, Iwan Sahrial; Sarudji, Suryanie; Purnama, Muhammad Thohawi Elziyad
Jurnal Medik Veteriner Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Medik Veteriner
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.542 KB) | DOI: 10.20473/jmv.vol1.iss3.2018.142-147

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui keberadaan antibodi dari bakteri brucella pada sapi perah di Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi menggunakan Rose Bengal Test (RBT). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis diskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu metode yang menggambarkan keberadaan antibodi Brucella pada sapi perah dengan cepat. Informasi pendukung diperoleh dari survei peternak dengan teknik wawancara. Sampel ditentukan dengan rumus slovin dengan ukuran sampel sebanyak 75 sampel dari 294 ekor sapi pada populasi sapi perah di Kecamatan Purwoharjo. Hasil penelitian menunjukan 2 sampel dinyatakan positif Brucella dari 75 sampel. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa reaktor Brucella ditemukan pada sapi perah di Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi yang berpotensi menyebabkan penyakit Brucellosis. Harapan dari penelitian ini adalah data yang diperoleh dapat diuji ulang dan diuji lebih lanjut dalam penelitian selanjutnya sehingga hasil dapat dikonfirmasi.