p-Index From 2014 - 2019
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Chemurgy
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN ECO HEAT EXCHANGER TYPE 1-2 SHELL AND TUBE DAN PENGARUH JUMLAH BAFFLE TERHADAP TRANSFER PANAS Wicaksono, Chandra; Wijanarko, Eky; Simanullang, Oggi Hebernando; Tahad, Aswar
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Chemurgy-Juni 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.223 KB)

Abstract

Alat penukar panas atau heat exchanger berfungsi untuk mengubah temperatur suatu jenis fluida. Proses tersebut terjadi dengan memanfaatkan proses perpindahan kalor dari fluida bersuhu tinggi menuju fluida bersuhu rendah. Pertukaran panas terjadi karena adanya kontak, baik antara fluida terdapat dinding yang memisahkannya. Salah satu jenis dari alat penukar panas yag serin ditemui dalam industri adalah tipe 1-2 Shell and Tube Heat Exchanger. Tipe ini berdasarkan aliran yang terjadi didalamnya dibedakan menjadi aliran searah (Co-Current) dan aliran berlawanan (Counter Current). Penelitian ini dimaksudkan untuk merancang alat penukar panas tipe 1-2 Heat Exchanger dalam skala pilot plant untuk mengetahui pengaruh jumlah baffle terhadap transfer panas. Penelitian ini membandingkan pengaruh transfer panas dengan variasijumlah baffle 2, 3 dan 4 buah. Hasil dari penelitian didapat menyatakan bahwa pengaruh jumlah baffle merupakan salah satu dari sebagian banyak faktor yang mempengaruhi efektivats transfer panas.Kata Kunci : Heat Exchanger, Shell dan Tube, Transfer Panas
ISOTERM FREUNDLICH, MODEL KINETIKA DAN PENENTUAN LAJU REAKSI ADSORPSI BESI DENGAN ARANG AKTIF DARI AMPAS KOPI Tahad, Aswar; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Chemurgy-Desember 2017
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.901 KB)

Abstract

Air sumur yang mengandung banyak besi akan membahayakan manusia. Penelitian adsorpsi Fe pada air sumur dengan menggunakan karbon aktif. Pada penelitian ini ampas kopi digunakan sebagai bahan untuk membuatarang aktif, selanjutnya arang aktif tersebut digunakan untuk menurunkan kadar Fe. Adsorpsi Fe pada 400 rpmmencapai optimum pada waktu kontak 20 menit. Sedangkan pada 500 rpm mencapai nilai optimum pada 15menit dan 600 rpm mencapai optimum pada 25 menit. Isoterm adsorpsi yang digunakan adalah isoterm Freundlich dengan R2 pada 400 rpm adalah 0.983, pada 500 rpm adalah 0,985 serta pada 600 rpm adalah 0,797. Dari persamaan Freundlich menunjukkan laju 400 rpm mempunyai kemampuan adsorpsi yang paling baikdengan nilai kF adalah 1.267. Diperoleh adsorpsi Fe dengan arang aktif dari ampas kopi pada laju 400 rpm mengikuti model kinetika orde 0, sedangkan pada laju 500 dan 600 rpm mengikuti kinetika orde 2.Kata kunci: ampas kopi, besi (Fe), karbon aktif, adsorpsi