Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH JUMLAH TRITON X-100, SUHU DAN WAKTU TAHAN KALSINASI TERHADAP SINTESIS POWDER ZIRKONIA DAN APLIKASINYA DALAM MENDEGRADASI METIL ORANGE

Jurnal Teknik Kimia Vol 23, No 2 (2017): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.813 KB)

Abstract

Zirkonia  merupakan  material  semikonduktor yang  memiliki  sifat  polimorf. Material  ini  memiliki keunggulan  yaitu  konduktivitas  termal rendah (4,2 Wm-1K-1 pada suhu kamar), kekerasan tinggi (untuk fase monoklinik sebesar 18 GPa dan untuk fase amorf sebesar 14-11 GPa), ketahanan terhadap korosi, dan band gap yang besar (5 eV). Berbeda dari zirkonia biasa, ketika ukuran zirkonia diubah menjadi nano, sifat-sifatnya pun berubah. Metode yang  digunakan  untuk  sintesis  nanopowder  ini adalah metode sol gel.  Tujuan penelitian ini adalah mengetahui ukuran kristal yang terbentuk dan struktur partikel dengan pengaruh jumlah triton X-100 (0%, 5%, 10%) berat, suhu kalsinasi (700°C, 800°C, 900°C), serta waktu tahan kalsinasi (1 jam, 2 jam, 3 jam). Zirkonia yang telah disintesis diaplikasikan dalam mendegradasi metil orange sebagai fotokatalis, ditinjau persen degradasi dari metil orange. Hasil analisa SEM menunjukkan bahwa ukuran zirkonia terkecil terdapat pada zirkonia yang disintesis pada suhu kalsinasi 800oC, menggunakan 10% of Triton X-100, dan lebih homogen pada waktu tahan kalsinasi 2 jam. Persen degradasi metil orange terbesar yaitu pada pengaruh suhu kalsinasi 800 ° C, menggunakan 10% triton X-100, dan waktu tahan kalsinasi 3 jam.

STUDY OF N FERTILIZER AND BOKASHI CHICKEN MANURE APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF CELERY (Apium graveolens L.)

Bernas Vol 14, No 2 (2018): Bernas July 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.626 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, JalanJend. Ahmad Yani, Kec. Kisaran Timur, Kabupaten Asahan. Penelitian dilaksanakan pada bulanMaret hingga Mei 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorialdengan 2 faktor, yaitu : Faktor dosis pupuk N dengan 3 taraf, yaitu : N0 = tanpa pupuk (og/polibag), N1 = pupuk ZA (5 g/polibag), N2 = pupuk Urea (5 g/polibag). Faktor dosis bokashikotoran ayam dengan 3 taraf, yaitu : B0 = 0 ton/ha (0 kg/polibag), B1 = 10 ton/ha (250 g/polibag), B2 = 20 ton/ha (500 g/polibag). Aplikasi pupuk N menghasilkan tinggi tanaman sebesar 22,71 cm, jumlah daun 16,72 helai, produksi per tanaman 27,13 g, produksi per plot sebesar 113,06 g dan pH tanah 6,42. Pemberian bokashi kotoran ayam menghasilkan tinggi tanaman 22,28 cm, jumlah daun 16,50 helai, produksi per tanaman 27,13 g, produksi per plot 113,78 dan pH tanah 6,60. Tidak terjadi interaksi antara aplikasi pupuk N dan bokashi kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman seledri. Tetapi interaksi keduanya meningkatkan pH tanah hingga 6,95.

Peranan Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme

Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 13 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.402 KB)

Abstract

The purpose of this research is to explain the role of the National Students Movement Organization (GMNI) in improving nationalism. This research applied descriptive quantitative method, the subject of this study consisted of members of the National Students Movement at the DPC secretariat GMNI Bandar Lampung. There were 50 respondents took part in this research. The data collection technique was conducted using questionnaires and the data analysis was done using interval formula and percentage. The results of this research showed that the National Students Organization played an important role in improving nationalism among it's members, in forming the ideological Pancasila - based character, while the implementation of attitudes within the organization was determined in the good category. This means that the National Students Movement Organization (GMNI) can ensure its members to have a nationalist attitude.Tujuan dalam penelitian ini untuk menjelaskan peran Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam meningkatkan sikap nasionalisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, subjek penelitian ini adalah anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang ada disekretariat DPC GMNI Bandar Lampung. Jumlah responden yang diambil yaitu sebanyak 50 orang dan teknik pengumpulan data yaitu, menggunakan angket dengan analisis data menggunakan rumus interval dan presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Organisasi Gerakan Mahasiswa Indonesia yaitu meningkatkan  siakp nasionalisme, pembentukan karakter berbasis pada nilai-nilai ideologi Pancasila, serta pelaksanaan sikap dalam organisasi berada pada kategori baik.  Hal ini berarti peranan Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional indonesia dapat menjadikan anggotanya memiliki sikap Nasionalis.Kata kunci : mahasiswa, nasionalisme, organisasi.