Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of the Extraction Solvent Polarity and the Ratio of Feed and Solvent on the Phytochemical Content and Antioxidant Activity of Red Betel Leaves (Piper crocatum) Rahardjo, Monika; Mangalik, Gelora; Sihombing, Monang; da Costa, Junet Franzisca
Indonesian Journal of Agricultural Research Vol 1 No 1 (2018): InJAR, Vol. 1, No. 1, March 2018
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Red betel leaf (Piper crocatum) is a plant growing in tropical areas and previously known as an ornamental plant, but then later used as medicinal plant. Previous researches found that red betel leaves contain bioactive compounds such as alkaloids, flavonoids, tannins, and many more that have potential to be used as antioxidant. The extractions were carried out using variations of solvent types (ethanol, water, and ethyl acetate) and feed to solvent (F:S) ratios in g/ml (F:S=1:20, F:S=1:25, F:S=1:30). The best conditions from this research were the usage of ethanol as the solvent. In addition to its ability to extract the compounds potential as antioxidant and F:S ratio of 1:30, it could give highest yield of extract. Variation of solvent type and variation of F:S have significant effect on the value of antioxidant activity (IC50) of the red betel leaf sample.
Gambaran Pola Makan Lansia Obesitas dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tegalrejo Kota Salatiga Nugroho, Kristiawan P.A.; da Costa, Junet Franzisca; Triandhini, Rambu L.N.K. Retno; Indriati, Stefani Ratna
Journal of Health Vol 6 No 1 (2019): Journal of Health - January 2019
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Obesitas merupakan salah satu masalah penyakit tidak menular yang masih sering ditemukan. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan tingkat obesitas tinggi. Berdasarkan Profil Kesehatan Jawa Tengah tahun 2015, Prevalensi penduduk obesitas tertinggi terdapat di Salatiga. Obesitas meningkatkan resiko terjadinya penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi. Lansia merupakan kelompok umur yang dapat mengalami obesitas dan hipertensi. Masalah Obesitas dan Hipertensi dapat terjadi pada lansia dapat disebabkan pola makan yang salah. Tujuan: penelitian dilakukan untuk mengkaji pola makan lansia penderita obesitas dengan hipertensi di wilayah kerja puskesmas Tegalrejo. Metode: Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Responden lansia berusia >50 tahun dipilih berdasarkan data sekunder dari Puskesmas Tegalrejo dengan penghitungan IMT dan teridentifikasi hipertensi. Pengumpulan data dengan wawancara terstruktur menggunakan kuisioner, pengisian lembar FFQ, dan Food Recall. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-April 2018. Analisis data meliputi hasil kuesioner dari item – item pertanyaan yang disediakan, kemudian dianalisis secara deskriptif; lembar FFQ dan Food Recall dianalisis untuk mendapatkan data terkait jenis makanan yang rutin dikonsumsi dalam kurun waktu pengamatan penelitian, frekuensi, jumlah takaran, cara pengolahan, serta penghitungan zat gizi dan kalori. Hasil: Berdasarkan FFQ dan Food Recall masuk dalam kategori defisit tetapi berdasarkan antropometri masuk dalam  kategori lebih yang dipengaruhi oleh diet. Kesimpulan: Diet obesitas dan hipertensi pada lansia cenderung kurang baik dan ada faktor lain yang mempengaruhi diet.