Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Lumpur Sawit Kering (Dried Palm Oil Sludge) dan Serat Sawit (Palm Press Fiber) dalam Ransum Pertumbuhan Sapi Perah Agustin, Fauzia; Sutardi, T.; Sastradipradja, D.; Jachja, J.
Buletin Ilmu Makanan Ternak Vol 11, No 1 (1991): Buletin Ilmu Makanan Ternak
Publisher : Buletin Ilmu Makanan Ternak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An experiment was conducted to evaluate substitution of native grass and rice bran eith palm press fiber (PPF) and dried palm oil sludge (POS) in nine growing males dairy cattle. The animal had a mean of liveweight of 190 ± 11.2 kg. Levels of substitution were 0, 50, and 100% or 0, 15, and 30% of ration dry matter.Inclusion of PPF and POS in ration had no effect on daily liveweight gain (1.270 ± 0.2 kg). Analysis of empty body composition using the urea space technique revealed that the liveweight gain was associated with deposition of protein and fat. PPF had a low palatability and reduced total dry matter intake when the inclusion was higher than 7% of ration dry matter. However, the PPF was fermentable and volatile fatty acids (VFA) concentration in the rumen increased linearly as PPF level increased in the ration (VFA = 75 ± 0.53 PPF; P<0.05). The intake of the digested organic matter was 2.63, 2.68, and 1.97 kg and that of digestible energy was 19.3, 19.5 and 15.5 Mcal for ration caontaining 0, 15, 30% of PPF, respectively.It was concluded that the POS was an excellent substitute for rice bran, but PPF as a grass substitute should be limited up to 23% of total grass dry matter or 7% of ration dry matter.
PENGEMBANGAN SAPI POTONG MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI DETEKSI KEBUNTINGAN DINI DAN INOVASI PAKAN RAMAH LINGKUNGAN PADA KELOMPOK TANI DI NAGARI PERSIAPAN LANGGAM, PASAMAN BARAT Syaiful, Ferry Lismanto; Agustin, Fauzia; Ningrat, Rusmana; Dinata, Uyung Gatot S.; Efrizal, Efrizal
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 4a (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.624 KB) | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.4.138-149.0

Abstract

Kabupaten Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki potensi lahan perkebunan maupun pertanian yang cukup luas. Daerah Langgam merupakan salah satu nagari di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat yang memiliki daya dukung lahan berupa lokasi yang luas. Daerah ini cocok untuk pemeliharaan sapi potong yang bisa memberikan keuntungan yang baik bagi peternak jika dikelolah dengan manajemen yang baik. Disamping itu daya dukung lahan yang luas berpotensi untuk pengembangan usaha sapi potong. Namun disuatu sisi, potensi yang dimiliki daerah ini belum tergali secara optimal dan rendahnya pengetahuan peternak dalam inovasi teknologi pengembangan ternak. Kegiatan ini bertujuan untuk 1. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam budidaya sapi potong yang baik dan menguntungkan, 2. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak tentang teknologi deteksi kebuntingan dini sapi potong dan 3. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam formulasi ransum dan inovasi pakan yang ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan tentang deteksi kebuntingan dini, formulasi ransum dan inovasi pakan yang ramah lingkungan berupa teknolosi silase dan pakan komplit. Sedangkan mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah kelompok tani Karya Muda dan Usaha Muda di daerah Langgam, Pasaman Barat. Kelompok Tani Karya Muda dan Usaha Muda ini memiliki ternak sapi potong sebanyak 200 ekor berupa sapi Bali yang pemeliharaannya secara semi intensif. Hasil kegiatan adalah peternak meningkat pengetahuannya tentang teknik budidaya sapi potong yang baik yang berbasis menguntungkan dan mampu melakukan teknologi deteksi kebuntingan dini pada sapi potong mereka. Disamping itu, peternak juga meningkat kemampuannya dalam formulasi ransum sehingga kebutuhan nutrisi ternak dapat terpenuhi sesuai standar kebutuhan ternak. Lebih lanjut, peternak mampu pemanfaatan limbah pertanian dan pengolahannya melalui teknologi inovasi pakan ramah lingkungan berupa teknolosi silase dan pakan komplit sebagai pakan ternak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaksanaan kegiatan ini dikategorikan sukses dalam pencapaian target yang direncanakan dan peserta/ peternak pun sangat antusias mengikuti pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan yang dilakukan sanagt bermanfaat dan berhasil dalam mentransfer pengetahuan dan meningkatkan keterampilan peternak.