p-Index From 2015 - 2020
1.547
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Intek Akuakultur
Irawan, Henky
Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

Laju pertumbuhan jenis lamun Thalassia hemprichii dengan teknik transplantasi sprig anchor dan polybag pada jumlah tegakan yang berbeda dalam rimpang di Perairan Kabupaten Bintan Seprianti, Rani; Karlina, Ita; Irawan, Henky
Intek Akuakultur Vol 1 No 1 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.663 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i1.70

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan lamun jenis Thalassia hemprichii yang ditransplantasi dengan metode Sprig anchor  dan Polybag dengan jumlah tegakan yang berbeda sehingga didapatkan jumlah tegakan optimal bagi pertumbuhan lamun jenis Thalassia hemprichii yang di transplantasi dengan metode Sprig anchor  dan Polybag. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai Mei tahun 2016 di Kampe Desa Malangrapat Kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental. Metode sprig anchor dan polybag diberi 5 perlakuan yaitu tegakan 1 hingga tegakan 5. Analisis data dengan One-Way ANOVA menunjukkan laju pertumbuhan daun lamun dengan hasil laju pertumbuhan pada metode sprig anchor terdapat pengaruh yang nyata terhadap perlakuan tegakan lamun yang berbeda dengan penambahan panjang daun berkisar 0,41 cm/minggu hingga 0,64 cm/minggu. Laju pertumbuhan daun lamun pada metode polybag tidak memberikan pengaruh yang nyata dengan  penambahan panjang daun berkisar 0,43 cm/minggu hingga 0,72 cm/minggu. Pada tingkat kelangsungan hidup, data dianalisis dengan uji Kruskal Wallis. Tingkat kelangsungan hidup lamun Thalassia hemprichii menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata terhadap jumlah tegakan lamun yang berbeda dengan nilai rata-rata tingkat kelangsungan hidup metode sprig anchor 67,64 % dan metode polybag 99,2 %.  Tegakan  optimal Lamun Thalassia hemprichii pada metode sprig anchor yaitu tegakan 2 dan metode polybag yaitu tegakan 1. Penentuan tegakan optimal lamun berdasarkan tegakan yang paling sedikit, tetapi memiliki parameter laju pertumbuhan yang paling cepat ataupun yang tidak berbeda nyata dari perlakuan dengan parameter pertumbuhan tercepat atau tertinggi. Hasil dari tegakan optimal yang dicapai merupakan pertumbuhan lamun Thalassia hemprichii yang efisien dan efektif.
Laju Pertumbuhan Jenis Lamun Enhalus acoroides Dengan Teknik Transplantasi Polybag Dan Sprig Anchor Pada Jumlah Tunas Yang Berbeda Dalam Rimpang Di Perairan Bintan Harnianti, Netty; Karlina, Ita; Irawan, Henky
Intek Akuakultur Vol 1 No 1 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1230.997 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i1.71

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan lamun dan tingkat kelangsungan hidup lamun Enhalus acoroides dan  mengetahui tunas yang optimal yang ditransplantasi dengan metode Polybag dan Sprig Anchor. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Febuari sampai bulan mei tahun 2016 di daerah Kampe, Desa Malangrapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan. Metode yang dilakukan adalah metode transplantasi Polybag dan Sprig Anchor. Jumlah tunas lamun di beri 3 yaitu 1 tunas, 2 tunas dan 3 tunas dengan 3x pengulangan pada setiap tunas. Analisi data dengan menggunakan KRUSKAL WALLIS  menunjukan tingkat kelangsungan hidup tidak memiliki perbedaan yang nyata (p<0.05). Analisis data menggunakan One Way ANOVA menunjukan hasil dari laju pertumbuhan daun lamun tidak memiliki perbedaan yang nyata (p<0.05). Jumlah tunas yang optimal didapat pada metode Polybag yaitu tunas 1 dengan nilai 2,0417 dan Sprig Anchor yaitu tunas 1 dengan nilai 2,0833, yaitu perlakuan dengan jumlah tunas yang sedikit namun memiliki kelangsungan hidup paling tinggi. Tunas optimal  ini dinilai sebagai pertumbuhan lamun yang efektif dan efisien dalam kegiatan transplantasi lamun Enhalus acoroides.
Laju pertumbuhan jenis lamun (Syringodium isoetifolium) dengan teknik transplantasi Polybag dan Sprig anchor pada jumlah tegakan yang berbeda dalam rimpang di perairan Kampe Desa Malang Rapat Permatasari, Anggun; Karlina, Ita; Irawan, Henky
Intek Akuakultur Vol 1 No 1 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1149.934 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i1.74

Abstract

Aplikasi sig untuk pemetaan kesesuaian kawasan budididaya ikan kerapu menggunakan keramba di perairan laut Desa Genting Pulur Kabupaten Kepulauan Anambas A, Rofizar; Jaya, Yales Veva; Irawan, Henky
Intek Akuakultur Vol 1 No 1 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1521.127 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i1.75

Abstract

PENERAPAN TEKNOLOGI PEN CULTURE PADA BUDIDAYA PERIKANAN PERAIRAN DALAM DAN DANGKAL DI PERAIRAN LAUT KEPULAUAN NATUNA Irawan, Henky
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/intek.v1i2.257

Abstract

Peraiaran kepulauan Natuna memiliki potensi lahan budidaya laut yang besar, baik pada perairan dangkal di pesisir hingga perairan dalam. Pemanfaatan lahan  budiaya perikanan laut masih  terbatas pada keramba, rakit dan long line dengan biota ikan ekonomis tinggi dan rumput laut. Budidaya dengan teknologi pencultur dapat memanfaatkan lahan budidaya di perairan pesisir yang dangkal hingga ke dalam perairan di perairan dalam dengan biota budidaya yang beragam selain ikan juga bisa biota bethos bernilai ekonomis seperti teripang dan bulu babi. Penerapan teknlogi dalam budiaya perikanan laut pen cultur dapat menjadi alternativ pemberdayaan masyarakat di kepulauan Natuna
DEVELOPING SIMPLE PROTOCOL ON NATURAL FEED CULTURE FOR REARING SEAHORSE JUVENILE Irawan, Henky; Yulianto, Tri; Ilhamdy, Aidil Fadli; Jayardi, Andre
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.907 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.258

Abstract

Seahorse already cultured by two societies, where the problem was the lack of knowledge, skill, difficulty in finding the materials and tolls, also the problem in managing the seahorse juveniles rearing. The simple protocol with the steps that can easily understand for the non-expert society knowledge and the accessible for materials and tolls that affordable was the solution.
PENGARUH PEMBERIAN FITOPLANKTON Tetraselmis chuii, Tetraselmis suecica DAN Nanochloropsis oculata YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN KOPEPODA Apocyclops sp Jayardi, Andre; Irawan, Henky; Yulianto, Tri
Intek Akuakultur Vol 1 No 2 (2017): Intek Akuakultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.264 KB) | DOI: 10.31629/intek.v1i2.259

Abstract

Pengaruh perbedaan suhu terhadap laju penyerapan kuning telur larva ikan bawal bintang (Trachinotus blochii) Ariska, Risma; Irawan, Henky
Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.484 KB) | DOI: 10.31629/intek.v2i2.529

Abstract

Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 2 – 5 Maret 2018 di Desa Pengujan, Teluk Bintan II, Kabupaten Bintan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlakuan suhu terbaik untuk perkembangan larva ikan bawal bintang. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan, yaitu A (28°C), B (30°C), C (32°C) dan C (34°C) dengan 3 kali ulangan pada tiap perlakuan. Hasil penelitian didapatkan bahwa perlakuan A (28°C) memiliki penyusutan penyusutan volume kuning telur terbaik yaitu  84.432.467,5 Âµm3 dan laju penyerapan kuning telur terbaik yaitu  4.690.692,6 µm3/jam.
Pengaruh suhu terhadap daya tetas telur ikan kakap putih (lates calcarifer) hasibuan, rusna benedikta; irawan, henky; yulianto, tri
Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.833 KB) | DOI: 10.31629/intek.v2i2.539

Abstract

Pengaruh Suhu Terhadap Daya Tetas Telur ikan Kakap Putih (Lates calcarifer). Tanjungpinang Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji. Pembimbing oleh Hengky Irawan dan Tri Yulianto.Pengaruh suhu merupakan parameter penentu daya tetas yang diberikan terhadap telur ikan kakap putih. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh suhu terhadap daya tetas telur ikan kakap putih (Lates calcarifer). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu A pemberian suhu 28oC, B pemberian suhu 30oC, C pemberian suhu 32oC dan D pemberian suhu 34oC . Hasil penelitian terbaik adalah perlakuan D 44,67% (daya tetas), D 87413.33% (waktu penetasan), dan  C 2,33% (abnormalitas).
Tingkat Efesiensi Pakan dan Pertumbuhan Benih Ikan Bawal Bintang dengan Pemberian Dosis recombinant Growth Hormone (rGH) yang berbeda Zulpikar, Zulpikar; Irawan, henky; Atmaja Putra, Wiwin Kusuma
Intek Akuakultur Vol 2 No 2 (2018): Intek Akualultur
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.003 KB) | DOI: 10.31629/intek.v2i2.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rGH dan dosis rGH yangterbaik terhadap efesiensi pakan dan pertumbuhan benih ikan bawal bintang.Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2017 selama 35 hari di Balai Benih IkanDesa Pengujan, Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. Metode yang digunakan ialaheksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3ulangan. Menggunakan analisis data dengan One-Way ANOVA menunjukkanbahwa hormon rGH memberi pengaruhnya terhadap benih ikan bawal bintangdengan dosis 6 mg/kg pakan dimana efesiensi pakan 72,06 % pertumbuhan bobottubuh akhir 12,47 g dan pertumbuhan bobot mutlak 9,78 g.