Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM PAKAR UNTUK MENGANALISA GANGGUAN DI JARINGAN TEGANGAN RENDAH BERBASIS KASUS Ratnasari, Titi
Energi & Kelistrikan Vol 7 No 1 (2015): Energi & Kelistrikan
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v7i1.585

Abstract

PLN is the only company in Indonesia that serves and supplies electricity which is a necessity for many people. Various PLN’s customer needs electricity to do all of their activities. However ifthere is an interference in the electricity distribution, then all of the activities will stop. That results the decrease of PLN’s quality of service and must be increased by handling all of the interference as quickly as possible. One of the tools to solve electricity interference quickly and accurately is by developing an expert system. In this research, an expert system was developed to help identifyingelectricity interference quickly and accurately from customer’s reports. Case based reasoning is the method that is used in developing the expert system in this research and backward chaining is the inference machine. Based on the results of the verification and validation of PLN’s expert, interference unit operator, and field technician; showed that the system was able to identify theinterference that occurred and gave an accurate solution toward customer’s report.
ESTIMASI BIAYA KLAIM ASURANSI MENGGUNAKAN MODEL REGRESI ZERO-ADJUSTED INVERSE GAUSSIAN (ZAIG) Ratnasari, Titi
JURNAL KAJIAN TEKNIK ELEKTRO Vol 1, No 2 (2016): JKTE Vol 1 No 2 (September - Februari 2017)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.726 KB)

Abstract

Dalam suatu periode asuransi, perusahaan akan menangani sejumlah klaim yang terjadi. Klaim merupakan risiko perusahaan. Pemodelan biaya klaim dapat mengendalikan risiko tersebut dengan melibatkan beberapa faktor yang mempengaruhi probabilitas klaim dan besarnya biaya klaim. Pemodelan biaya klaim  tergantung dari dua kondisi, 0 dan 1. Jika tidak terjadi klaim maka biaya klaimnya sama dengan  0, dan jika terjadi klaim maka biaya klaimnya sama dengan 1. Artikel ini bertujuan untuk mengimplementasikan model regresi Zero-Adjusted Inverse Gaussian (ZAIG) berdasarkan dari dua kondisi tersebut. Model ini dapat menunjukkan kedua kondisi probabilitas klaim dan biaya klaim yang dipengaruhi oleh variabel-variabel predictor. Selain itu, juga dapat mengidentifikasi rendah tingginya risiko kendaraan dari faktor penyebab terjadinya klaim. Jadi tidak hanya dapat mengetahui biaya klaim, tetapi juga probabilitas klaim.   Kata kunci: Biaya Klaim, Probabilitas Klaim, Model Regresi, Zero-Adjusted Inverse Gaussian (ZAIG)
STUDI INTERKONEKSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOMASSA 1 X 9,9 MW DI DELI SERDANG Senen, Adri; Ratnasari, Titi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 3 No 1 (2019): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Payakumbuh State Polytechnic of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.963 KB) | DOI: 10.32530/jaast.v3i1.81

Abstract

Energi listrik menjadi suatu kebutuhan dalam era modern ini. Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan zaman mengakibatkan kebutuhan energi listrik semakin naik tiap tahun. Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa 1x9,9 MW di Deli Serdang merupakan pembangkit yang di proyeksikan akan beroperasi tahun 2019. PLTBm Deli Serdang ini akan di interkoneksikan dengan sistem 20 kV eksisting dengan opsi titik sambung. Pemilihan opsi ini penting karena untuk memastikan sistem eksisting masih tetap dalam kondisi normal. Hasil penelitian ini adalah dengan melakukan simulasi penyambungan PLTBm dengan ke GI terdekat. Penghantar yang digunakan dalam penyambungan ialah AAAC 240 mm 2 dengan konfigurasi jaringan dua sirkuit. Studi yang dilakukan meliputi aliran daya, jatuh tegangan, losses dan hubung singkat. Dengan dilakukannya studi tersebut dapat dilihat status operasi sistem sebelum dan sesudah interkoneksi. Status operasi sistem ini meliputi keadaan tegangan dan hubung singkat normal, marginal dan kritis.