Hotmaida, Linda
LPPM Universitas UBSI

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Pemberian Sarana Penunjang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di SD Sukawening Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung Hotmaida, Linda; Fuadah, Fahmi; Buluaro, Kladinda; Febriani, Marliana
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.14 KB)

Abstract

Anak sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap terjadinya masalah kesehatan karena pola hidup yang kurang baik. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus diterapkan di lingkungan sekolah agar siswa tidak mudah sakit. Sekolah Dasar Sukawening merupakan salah satu sekolah dasar yang berlokasi di dekat Balai Desa Sukawening Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Permasalahan kesehatan siswa di SD Sukawening yaitu banyaknya angka kejadian karies gigi pada siswa, dan adanya kebiasaan tidak selalu mencuci tangan sebelum makan. Pentingnya keterlibatan dan komitmen yang kuat antara pihak sekolah dan orang tua untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan PHBS di sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan dukungan sarana penunjang kegiatan PHBS. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi ceramah, simulasi, dan pemberian sarana penunjang kegiatan PHBS berupa pemasangan wastafel, pemberian sikat gigi dan pasta gigi. Semua siswa tampak bersemangat dan antusias melakukan praktek mencuci tangan dan menggosok gigi.  Hasil kegiatan yaitu adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa tentang cuci tangan dan gosok gigi. Kegiatan PHBS memberikan manfaat kepada siswa yaitu meningkatkan kesehatan sehingga terlindungi dari ancaman penyakit, meningkatkan semangat belajar yang berdampak  pada prestasi belajar siswa, dan menurunkan angka absensi karena sakit.Kata kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Anak Sekolah
PENGARUH MENDENGARKAN MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PENGGUNA NARKOBA PROGRAM REHABILITASI DI LAPAS NARKOTIKA KELAS IIA JELEKONG BANDUNG Hotmaida, Linda
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.001 KB)

Abstract

Narkoba merupakan bahan kimia yang jika dikonsumsi akan mempengaruhi fungsi tubuh terutama otak sehingga berakibat pada gangguan mental. Gangguan mental yang sering ditemukan pada pengguna narkoba salah satunya adalah kecemasan. Upaya untuk mengatasi kecemasan pada pengguna narkoba bisa dilakukan dengan pendekatan spiritual, salah satunya dengan mendengarkan Murottal Al-qur’an. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh mendengarkan Murottal Al-qur’an terhadap tingkat kecemasan pada pengguna narkoba di Lapas Narkotika Kelas IIA Jelekong Bandung. Desain penelitian ini adalah Pre-Experimental Designs dengan One-Group Pretest-Postest Design, tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 25 orang. Hasil penelitian menunjukan sebelum diberikan murottal al-qur’an sebagian besar dari seluruh responden tidak mengalami kecemasan, sebagian kecil dari seluruh responden mengalami cemas ringan, hampir tidak ada dari seluruh responden mengalami cemas sedang, hampir tidak ada dari seluruh responden mengalami cemas berat, dan tidak ada dari seluruh responden mengalami cemas sangat berat, dan setelah diberikan murottal al-qur’an hampir seluruh responden tidak mengalami kecemasan, hampir tidak ada responden mengalami cemas ringan, dan tidak seorangpun responden mengalami cemas sedang, berat maupun sangat berat. Hasil analisis uji Wilcoxon untuk variabel tingkat kecemasan didapatkan nilai P-Value 0,011 ≤0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh mendengarkan Murottal Al-qur’an terhadap tingkat kecemasan pada pengguna narkoba di lapas Narkotika kelas IIA Jelekong Bandung. Saran yang dapat direkomendasikan yaitu terapi mendengarkan Murottal Al-qur’an ini menjadi salah satu program rehabilitasi yang dapat diberikan dan diterapkan pada pengguna narkoba di lapas Narkotika kelas IIA Jelekong.