siagian, fredy
Syntax Corporation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

REKONSTRUKSI MISI GEREJA DI ABAD 21 siagian, fredy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.258 KB)

Abstract

Abad 21 merupakan abad pembaharuan dari konvensional menjadi modern,  tidak saja teknologi dan informasi yang mengalami perkembangan namun juga kehidupan beragama termasuk didalamnya ajaran agama kristen. Pergeseran ajaran agama terjadi dari konsep dogmatis menjadi kritis, ajaran agama terus dibedah dan dikembangkan untuk menemukan kemanfaatan bagi seluruh umat manusia. Misi yang merupakan perintah Tuhan wajib dimiliki tidak saja oleh gereja tetapi oleh seluruh umat kristiani. Misi bersifat dinamis, sesuai dengan masa dan perkembangan zaman yang pastinya menimbulkan masalah yang lebih kompleks pada setiap periodenya. Pergeseran paradigma misi salah satunya disebabkan karena munculnya krisis yang menyebabkan perubahan-perubahan yang begitu cepat seperti perkembangan ilmu dan teknologi yang menyuburkan sekulerisme, negara barat bukan hanya milik kristen karena agama lain juga tumbuh subur di barat. Misi tidak hanya dikembangkan sebagai misi peribadatan tetapi lebih dari itu, misi harus diarahkan pada ditegakannya nilai-nilai kemanusiaan seperti keadilan, penuntasan kemiskinan dan permasalahan masyarakat lainnya. Rekonstruksi misi dapat dilakukan melalui penyampaian teologi secara efektif dengan memperhatikan keberagaman struktur sosial sehingga berita AL Kitab dapat diterima oleh masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan hermeneutika temu-lintas-teks (cross-textual interpretation). Cara ini menekankan bahwa Al-Kitab harus mampu menafsirkan masalah kehidupan sehari-hari yang dihadapi oleh masyarakat. Kata Kunci: Misi, Paradigma, Keberagaman
HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN ORGANISASI, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI AKADEMI MARITIM CIREBONHUBUNGAN ANTARA KOMITMEN ORGANISASI, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI AKADEM Siagian, Fredy; Sedjati, Retina Sri; Aziz, Abdul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.526 KB)

Abstract

Hasil survei peneliti melalui wawancara dengan Direktur menunjukkan bahwa indikator kinerja pegawai yang masih belum memenuhi harapan terutama pada aspek kualitas kerja (prestasi kerja), komitmen komunikasi dan kompetensi. Berdasarkan permasalahan tersebut, upaya peningkatan kinerja pegawai perlu dicapai agar memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Akademi Maritim Cirebon. Kinerja pegawai akan semakin meningkat, apabila didukung faktor Komitmen Organisasi, Komunikasi Interpersonal dan Kompetensi Pegawai. Adapun metode terpilih adalah metode survei dengan pendekatan deskriptif analisis. Variabel independen pada penelitian ini yaitu komitmen organisasi, komunikasi interpersonal dan kompetensi pegawai variabel dependen yaitu kinerja pegawai. Populasi terpilih tidak lain adalah segenap pegawai Akademi Maritim Cirebon sebanyak 102 responden. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan kuesioner, dengan metode analisis data yaitu uji instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas), analisis deskriptif persentase, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda. Guna memuluskan tiap tahapan proses analisis peneliti menggunakan SPSS for Windows versi 20. Penelitian ini menghasilkan keterpengaruhan ketiga variabel independen terhadap variabel dependen. Hal ini ditunjukan dari hasil thitung dari semua variabel lebih besar dari ttabel 1,984 dan ini terdapat dampak yang cukup baik antara variabel X1 terhadap variabel Y sebesar 3,385, variabel X2 terhadap variabel Y sebesar 11,261 dan variabel X3 terhadap variabel Y sebesar 4,684 dengan tingkat signifikansi α = 5% (p < 0,05). Dan berdasarkan nilai dapat diketahui bahwa variabel yang sangat berpengaruh dominan pada Kinerja Pegawai adalah pada variabel X2 dengan nilai yang lebih besar dibandingkan variabel yang lain dengan nilai signifikansi 0,00 ≤ 0,05.
REKONSTRUKSI MISI GEREJA DI ABAD 21 siagian, fredy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.976 KB)

Abstract

Abad 21 merupakan abad pembaharuan dari konvensional menjadi modern,  tidak saja teknologi dan informasi yang mengalami perkembangan namun juga kehidupan beragama termasuk didalamnya ajaran agama kristen. Pergeseran ajaran agama terjadi dari konsep dogmatis menjadi kritis, ajaran agama terus dibedah dan dikembangkan untuk menemukan kemanfaatan bagi seluruh umat manusia. Misi yang merupakan perintah Tuhan wajib dimiliki tidak saja oleh gereja tetapi oleh seluruh umat kristiani. Misi bersifat dinamis, sesuai dengan masa dan perkembangan zaman yang pastinya menimbulkan masalah yang lebih kompleks pada setiap periodenya. Pergeseran paradigma misi salah satunya disebabkan karena munculnya krisis yang menyebabkan perubahan-perubahan yang begitu cepat seperti perkembangan ilmu dan teknologi yang menyuburkan sekulerisme, negara barat bukan hanya milik kristen karena agama lain juga tumbuh subur di barat. Misi tidak hanya dikembangkan sebagai misi peribadatan tetapi lebih dari itu, misi harus diarahkan pada ditegakannya nilai-nilai kemanusiaan seperti keadilan, penuntasan kemiskinan dan permasalahan masyarakat lainnya. Rekonstruksi misi dapat dilakukan melalui penyampaian teologi secara efektif dengan memperhatikan keberagaman struktur sosial sehingga berita AL Kitab dapat diterima oleh masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan hermeneutika temu-lintas-teks (cross-textual interpretation). Cara ini menekankan bahwa Al-Kitab harus mampu menafsirkan masalah kehidupan sehari-hari yang dihadapi oleh masyarakat. Kata Kunci: Misi, Paradigma, Keberagaman
HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN ORGANISASI, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI AKADEMI MARITIM CIREBONHUBUNGAN ANTARA KOMITMEN ORGANISASI, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI AKADEM Siagian, Fredy; Sedjati, Retina Sri; Aziz, Abdul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.79 KB)

Abstract

Hasil survei peneliti melalui wawancara dengan Direktur menunjukkan bahwa indikator kinerja pegawai yang masih belum memenuhi harapan terutama pada aspek kualitas kerja (prestasi kerja), komitmen komunikasi dan kompetensi. Berdasarkan permasalahan tersebut, upaya peningkatan kinerja pegawai perlu dicapai agar memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Akademi Maritim Cirebon. Kinerja pegawai akan semakin meningkat, apabila didukung faktor Komitmen Organisasi, Komunikasi Interpersonal dan Kompetensi Pegawai. Adapun metode terpilih adalah metode survei dengan pendekatan deskriptif analisis. Variabel independen pada penelitian ini yaitu komitmen organisasi, komunikasi interpersonal dan kompetensi pegawai variabel dependen yaitu kinerja pegawai. Populasi terpilih tidak lain adalah segenap pegawai Akademi Maritim Cirebon sebanyak 102 responden. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan kuesioner, dengan metode analisis data yaitu uji instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas), analisis deskriptif persentase, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda. Guna memuluskan tiap tahapan proses analisis peneliti menggunakan SPSS for Windows versi 20. Penelitian ini menghasilkan keterpengaruhan ketiga variabel independen terhadap variabel dependen. Hal ini ditunjukan dari hasil thitung dari semua variabel lebih besar dari ttabel 1,984 dan ini terdapat dampak yang cukup baik antara variabel X1 terhadap variabel Y sebesar 3,385, variabel X2 terhadap variabel Y sebesar 11,261 dan variabel X3 terhadap variabel Y sebesar 4,684 dengan tingkat signifikansi ? = 5% (p < 0,05). Dan berdasarkan nilai dapat diketahui bahwa variabel yang sangat berpengaruh dominan pada Kinerja Pegawai adalah pada variabel X2 dengan nilai yang lebih besar dibandingkan variabel yang lain dengan nilai signifikansi 0,00 ? 0,05.