Priyo, Priyo
Universitas Muhammadiyah Magelang

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Pengaruh Terapi Air Perasan Dan Air Rebusan Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Desa Sengi Wilayah Kerja Puskesmas Dukun Priyo, Priyo
Journal Of Holistic Nursing Science Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.789 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian dan kesakitan yang tinggi. Prevalensi penyakit hipertensi di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Penatalaksanaan untuk mengatasi penyakit hipertensi sangat beraneka macam baik dengan terapi farmakologi maupun dengan terapi nonfarmakologis. Terapi farmakologis ternyata menimbulkan berbagai efek samping yang merugikan. Berkaitan dengan hal tersebut masyarakat sekarang banyak menggunakan pengobatan alternative yang berasal dari alam, alah satu obat tersebut adalah dengan menggunakan mentimun. Mentimun mempunyai banyak manfaat yaitu salah satunya untuk menurunakan tekanan darah tinggi. Mentimun mengandung vitamin B,C, Saponin, Mg, Ca, P dan lainnya yang terbukti sebagai antioksidan dan berpengaruh tinggi terhadap penurunan tekanan darah.  Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian Quasi eksperiment. Adapun metode yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil: Presentase jumlah penderita hipertensi di wilayah Sengi 68% berjenis kelamin perempuan. Presentase menurut umur diketahui 24% penderita berusia 61-65 tahun. Efek pemberian terapi air perasan dan air rebusan mentimun terhadap penurunan tekanan darah berdasarkan uji statistic dari kedua kelompok terapi dihasilkan nilai p>0,05 yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh antara pemberian terapi air perasan dan air rebusan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di desa Sengi
EFEKTIFITAS PENERAPAN HEALTH BELIEF MODELTERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) Priyo, Priyo; Priyanto, Sigit
Journal of Holistic Nursing Science Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.639 KB)

Abstract

The degree of human health can be influenced by behavior. This behavior factor still becomes a health problem in Indonesia. Unhealthy behavior causes various kinds of infectious diseases and non-infectious diseases. Various efforts to change the behavior of people who do not know, do not want to, and cannot afford it, have been carried out t by the government. However, Clean and Healthy Behavior is still a concern and not optimal yet. Health Belief Model (HBM) is applied as a model in efforts to overcome PHBS. The purpose of this study was to identify the effectiveness of the application of Health Belief Model to PHBS. This research is a quasy experiment with the design of one group pre-post test design. The population in this study was 40 respondents. The method of sampling used was purposive sampling method. The treatment was carried out once per week for 3 weeks. The results showed a difference in the effect of Health Belief Model (HBM) on Clean and Healthy Life Behavior (PHBS). The results of the Wilcoxon test analysis for 3 interventions in 3 weeks showed: the knowledge of PHBS (p ^ 0.00), the attitude of PHBS (0.01) and PHBS Behavior (p ^ 0.00), which means there are differences in the effect of changes in knowledge, attitudes and behavior of PHBS after HBM intervention. Health workers, especially nurses, are expected to make HBM as an effort to promote health and change hygienic and healthy living behavior in families or communities.