Prameswarie, Thia
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Pemberian Gel Lidah Buaya (Aloe vera L.) dan Povidone Iodine terhadap Waktu Penyembuhan Luka Iris (Vulnus scissum) pada Mencit (Mus musculus) Galur Wistar Suarni, Ertati; Prameswarie, Thia
SyifaMEDIKA:Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2015): Syifa Medika
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.952 KB)

Abstract

Kulit merupakan bagian yang paling sering terkena jejas sehingga dapat menimbulkan luka. Povidone iodine merupakan salah satu obat kimiawi yang paling sering digunakan. Secara tradisional luka dapat disembuhkan dengan mengoleskan gel lidah buaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pemberian gel lidah buaya dengan povidone iodine dalam proses penyembuhan luka iris pada mencit. Hewan uji yang digunakan sebanyak 24 mencit yang dibuat luka iris (vulnus scissum) dan dibagi dalam 4 kelompok, kelompok I (gel lidah buaya produk 1), kelompok II (gel lidah buaya produk 2), kelompok III (povidone iodine) dan kelompok IV (akuades). Pengamatan dilakukan secara makroskopis terhadap kondisi luka dan panjang luka sampai luka sembuh sempurna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata waktu penyembuhan yang dibutuhkan kelompok I selama 3,6 hari, kelompok II 3,8 hari, kelompok III 6,6 hari, dan kelompok IV 7,8 hari. Uji ANOVA mendapatkan hasil p<0.05 yang menunjukkan ada perbedaan waktu penyembuhan luka iris yang bermakna antarkelompok dalam. Uji post hoc mendapatkan hasil p<0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara kelompok gel lidah buaya dengan kelompok povidone iodine dan akuades. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa sediaan gel lidah buaya (Aloe vera L.) dalam penelitian terbukti lebih baik dalam mempercepat proses penyembuhan luka iris dibandingkan povidone iodine.
Hematologic profiles of Plasmodium vivax Malaria patients Prasasty, Gita Dwi; Prameswarie, Thia; Ramdja, Muhaimin; Handayani, Dwi
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol 2 No 2 (2018): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine and Translational Research
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Faculty of Medicine, Universitas Sriwijaya) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/bsm.v2i2.44

Abstract

Abstract Background: Malaria infections cause various symptoms ranging from asymptomatic infections to severe disease complications. Plasmodium vivax malaria has been recognized as a disease that attacks blood cells, causing various hematologic changes, especially anemia, leukopenia, leukocytosis, neutropenia, neutrophilia, and thrombocytopenia with different percentages. Plasmodium vivax, formerly known to cause mild malaria, was later proven to cause severe malaria, even cerebral malaria such as Plasmodium falciparum. This study aims to determine the hematologic profile in patients with Plasmodium vivax malaria. Method: This research use descriptive cross sectional design. This research was conducted in Puskesmas (PKM; Primary Health Care) Sukamaju and Puskesmas (PKM; Primary Health Care) Karang City in August until December 2017. Samples were taken by consecutive sampling. A total of 37 samples expressed &nbsp;positive Plasmodium vivax, examined their hematologic profiles specifically hemoglobin, erythrocytes, leucocytes, platelets, lymphocytes, neutrophils, monocytes and hematocrit using automatic hematology cell counter. Results: Based on the results of this study, 56.76% of patients had anemia, 45.90% of patients had &nbsp;leukopenia, 89.20% thrombocytopenia, 2.70% neutrophilia, 10.80% neutropenia, 2.70% lymphocytosis, 35.10% lymphopenia, and 13.50% pancytopenia. Conclusion: In patients with Plasmodium vivax malaria infection there may be a change in hematologic profiles, this change may be affected by the acute phase of infection and host immune system. &nbsp; Keywords: Plasmodium vivax malaria, hematologic profiles