Gunawan, M. Sarif Indra
UNIVERSITAS TADULAKO

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Distribusi kelompok Macaca hecki (Matschie, 1901) dan Macaca tonkeana (Meyer, 1899) di Hutan Lindung dan Cagar Alam Pangi Binangga Sulawesi Tengah

Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2 (August 2018)
Publisher : UNIVERSITAS TADULAKO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.653 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2017 yang bertujuan untuk mengetahui distribusi kelompok M. hecki dan M. tonkeana di Hutan lindung dan Cagar Alam Pangi Binangga sebagai upaya konservasi sumber daya hayati. Pengamatan dilakukan di 9 titik pada dua kawasan tersebut dengan menggunakan metode scanning sampling, yaitu mencatat setiap kategori pada waktu yang singkat. Terdapat 4 kelompok Macaca tidak bercampur dan 1 kelompok Macaca bercampur yang ditemukan di kawasan Hutan Lindung, serta terdapat 4 kelompok Macaca bercampur pada kawasan Cagar Alam Pangi Binangga.

Jenis Pakan Dan Pilihan Pakan Yang Diberikan Oleh Masyarakat Pada Kelompok Bercampur M. tonkeana-hecki Di Cagar Alam Pangi Binangga

Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2 (August 2018)
Publisher : UNIVERSITAS TADULAKO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.812 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan pilihan pakan kelompok bercampur Macaca tonkeana-hecki di kawasan Cagar Alam Pangi Binangga, yang dilakukan mulai bulan November sampai Desember 2016. Pengumpulan data pakan dilakukan dengan menggunakan metode Scanning sampling. Pakan yang diamati ialah pakan hasil olahan yang diberikan secara langsung oleh masyarakat lokal atau pengguna jalan trans Sulawesi (Tawaeli-Toboli). Setiap pakan yang terlihat dikonsumsi oleh Macaca dicatat jenisnya dan dihitung setip 5 menit. Berdasar hasil pengamatan, terdapat 14 jenis pakan non-alami atau pakan yang diberi oleh pengunjung. Jenis pakan non-alami atau pakan yang diberi oleh pengunjung dengan persentase tertinggi yaitu pisang (Musa paradisiacal L.) 41,87% dan terendah klengkeng (Dimocarpus longan Lour.), lalampa (pakan hasil olahan) dan wortel (Daucus carota L.) 0,35%.