Arinda, Silke
Oseanologi dan Limnologi di Indonesia

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Kandungan Merkuri dalam Ikan Konsumsi di Wilayah Bantul dan Yogyakarta

Oseanologi dan Limnologi di Indonesia Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Oseanologi dan Limnologi di Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan merupakan salah satu sumber energi yang penting bagi tubuh dan memiliki banyak fungsi bagi kesehatan, sehingga banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, ikan memiliki kemampuan mengakumulasi logam berat. Salah satu jenis logam berat yang berbahaya dan dapat terakumulasi dalam tubuh ikan adalah merkuri karena memiliki toksisitas tinggi pada konsentrasi rendah. Adanya pencemar dari kegiatan antropogenik yang tidak diolah terlebih dahulu membuat ikan berpotensi mengakumulasi logam berat. Penelitian ini mengkaji konsentrasi merkuri dalam ikan air tawar dan ikan air laut yang dikonsumsi oleh masyarakat Bantul dan Yogyakarta. Sampel ikan dikumpulkan pada 29–30 Agustus 2015 dari Pasar Prawirotaman, Supermarket, Tambak di Sungai Code, dan dibeli dari nelayan yang ada di Pantai Depok. Analisis konsentrasi merkuri dalam ikan dilakukan menggunakan mercury analyzer NIC MA-3000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikan dengan kebiasaan makan bentivora dan planktivora mengakumulasi merkuri lebih tinggi dibandingkan ikan omninora dan karnivora. Konsentrasi merkuri dalam ikan yang diteliti tidak melebihi standar ambang batas dari WHO, BPOM-RI, dan Standar Uni Eropa yang ditetapkan. Namun, hal ini perlu diwaspadai karena sifat merkuri yang bioakumulatif, terutama bila ikan yang dikonsumsi mengakumulasi merkuri secara terus-menerus dalam waktu yang lama.