Hedianto, Dimas Angga
Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ASPEK BIOLOGI KEPITING ENDEMIK DI DANAU MATANO Sentosa, Agus Arifin; Hedianto, Dimas Angga; Satria, Hendra
LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : Research Center for Limnology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek biologi kepiting air tawar endemik di Danau Matano. Survei lapangan dilakukan pada bulan Mei, Oktober dan November 2015 di Danau Matano, Sulawesi Selatan. Contoh kepiting diperoleh dengan jaring insang, jala dan seser. Hasil menunjukkan bahwa Danau Matano memiliki tiga jenis kepiting air tawar endemik yaitu Parathelphusa pantherina, Syntripsa matannensis dan Nautilothelphusa zimmeri (famili Gecarcinucidae) yang didominasi oleh P. pantherina (68,45%) dengan nisbah kelamin seimbang. Sebaran kepiting endemik lebih banyak ditemukan di bagian selatan Danau Matano. Rerata ukuran lebar karapas kepiting endemik sekitar 4 cm dengan ukuran tubuh kepiting jantan relatif lebih besar dibandingkan jenis betinanya. Pola pertumbuhan bersifat hipoalometrik dengan faktor kondisi yang menunjukkan kondisi baik.
DUGAAN EUTROFIKASI DI DANAU MATANO DITINJAU DARI KOMUNITAS FITOPLANKTON DAN KUALITAS PERAIRAN Sentosa, Agus Arifin; Hedianto, Dimas Angga; Satria, Hendra
LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol 24, No 2 (2017)
Publisher : Research Center for Limnology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Danau Matano merupakan danau purba yang rentan terhadap pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk menduga potensi terjadinya eutrofikasi di Danau Matano ditinjau dari komunitas fitoplankton dan kualitas perairan. Pengambilan contoh kualitas air dan plankton dilakukan dilakukan pada Oktober 2015, Februari dan Juli 2016 pada 10 stasiun di Danau Matano, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Analisis data dilakukan menggunakan indeks ekologis, saprobik dan STORET berdasarkan baku mutu PP 82/2001. Danau Matano memiliki 27 jenis fitoplankton dengan kelimpahan fitoplankton sekitar 1,9×104 sel L-1. Indeks ekologis menunjukkan komunitas fitoplankton di Danau Matano relatif tidak stabil dan mulai ada dominansi dengan tingkat pencemaran pada fase mesosaprobik. Mutu air menurut STORET masih relatif baik atau tercemar ringan dan belum berpotensi terjadinya eutrofikasi.
SEBARAN LOUHAN YANG MENJADI INVASIF DI DANAU MATANO, SULAWESI SELATAN Sentosa, Agus Arifin; Hedianto, Dimas Angga
LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol 26, No 1 (2019)
Publisher : Research Center for Limnology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan louhan adalah ikan Cichlid yang awalnya merupakan ikan hias, namun karena popularitasnya mulai menurun, maka ikan tersebut dilaporkan banyak dilepaskan di Danau Matano. Ikan louhan diduga telah menjadi invasif di danau tersebut. Keberadaan ikan tersebut di Danau Matano perlu dikaji dan dikendalikan untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati jenis ikan asli dan endemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran ikan louhan di Danau Matano, Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan pada 13 stasiun pengamatan di Danau Matano, Sulawesi Selatan pada tahun 2015 dan 2016. Ikan louhan ditangkap menggunakan jaring insang percobaan dan catatan data enumerator. Hasil menunjukkan bahwa berdasarkan 4156 ekor ikan louhan yang tertangkap memiliki kisaran panjang total antara 4,0-22,4 cm dengan berat tubuh berkisar antara 1,26-239,76 gram. Ikan louhan telah menyebar di seluruh perairan Danau Matano, terutama di daerah litoral. Kelimpahan louhan tertinggi terdapat pada stasiun Soroako dan Petea.