Articles

Found 9 Documents
Search

Policy on Access, Quality and Competitiveness Islamic Education Zarkasyi, Ahmad
EDUCATIO : Journal of Education Vol 2 No 1 (2017): May 2017
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

1945 Constitution explicitly mandates that every citizen has the right to education because education is the main instrument to build a culture and civilization both the Islamic nation and Nor. Even Indonesian government has committed internationally to achieve the target of increasing the quality of education for all by 2015, there are still many issues concerning education in addition to the issue of access to education. Included in these issues is a matter of fairness and quality of education. To address these issues, the recommendations need to be provided based on evidence gathered from painstaking research in order to be relied upon by the government, to be used as a basis of an access, power quality competitiveness of education in the era of competition. Effective policy formulation process must pay attention to harmony between the agenda of policy proposals and strategies (grand design) government. The government also is not the sole actor in increasing accessibility of education. Communities also have an important role in improving the quality of life of their own.
MODEL SISTEM PANAS BUMI BERDASARKAN DATA GRAVITY PADA DAERAH SONGA - WAYAUA, PULAU BACAN, MALUKU UTARA Zarkasyi, Ahmad; Rezky, Yuanno
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 6, No 1 (2011): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah panas bumi Songa-Wayaua merupakan salah satu area panas bumi yang menarik, yang berada di Pulau Bacan, Provinsi Maluku Utara. Manifestasi panas bumi di permukaan yang terdapat di Songa-Wayaua mempunyai temperatur berkisar 65 – 103,5 C berupa mata air panas, fumarol, kolam lumpur, tanah panas dan batuan teralterasi. Survei gayaberat yang dilakukan pada tahun 2006 bertujuan untuk mengindetifikasi sistem panas bumi dan area prospeknya. Pemodelan gaya berat dengan inversi 3 dimensi menunjukkan sistem panas bumi Songa-Wayaua terkonsentrasi di bawah struktur Graben Songa, di antara Bukit Lansa danBukit Pele.
Sistem Panas Bumi Dan Model Daerah Panas Bumi Gunung Ungaran, Jawa Tengah Konseptual Rezky, Yuanno; Zarkasyi, Ahmad; Risdianto, Dikdik
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 7, No 3 (2012): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelidikan dan penelitian geosain di daerah panas bumi Gunung Ungaran telah banyak dilakukan namun belum menghasilkan suatu model konseptual terpadu. Hasil kompilasi data penelitian terdahulu menunjukkan tiga kelompok daerah panas bumi di sekitar Ungaran yaitu Gedongsongo, Nglimut dan Kendalisodo dengan manifestasi berupa mata air panas, fumarol, tanah panas, dan batuan ubahan. Model konseptual panas bumi Gunung Ungaran menggambarkan geometri sistem panas bumi yang mencakup batuan penudung, reservoir, batuan dasar, sumber panas, serta isotermal dari kompilasi seluruh data yang ada.
KEPROSPEKAN PANAS BUMI GUNUNG UNGARAN BERDASARKAN ANALISIS GEOSAIN TERPADU Zarkasyi, Ahmad; Rezky, Yuanno; Nurhadi, Mochamad
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 6, No 3 (2011): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survei geosain dan pemboran empat sumur landaian suhu di daerah Gunung Ungaran dilakukan secara terpisah dan dikerjakan oleh konsultan yang berbeda, akibatnya tidak ada laporan hasil survei yang terpadu. Hasil kompilasi pengolahan, analisis dan interpretasi ulang data survei terdahulu menunjukan tiga kelompok daerah panas bumi di sekitar Ungaran yaitu Gedongsongo, Nglimut dan Kendalisodo. Laporan terdahulu memperkirakan potensi Ungaran 100 MWe. Hasil review data survei memperlihatkan prospek panas bumi Gunung Ungaran berada di sekitar daerah Gedongsongo dan Nglimut dengan total luas prospek 10 km2 dan perkiraan potensi terduga 110MWe.
Pemodelan Inversi 3D Gaya Berat dan Magnet Pada Sistem Panas Bumi Daerah Jaboi, Pulau Weh, Provinsi Aceh Zarkasyi, Ahmad; Suhanto, Edi
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 8, No 1 (2013): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemodelan geofisika bersifat tidak unik sehingga dapat menghasilkan beberapa model. Pemodelan gaya berat dan magnet yang dilakukan di daerah panas bumi Jaboi, Provinsi Aceh pada tahun 2005 oleh Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral masih menggunakan foward modelling dan belum dapat menggambarkan kondisi 3D sistem panas bumi di daerah ini. Pemodelan inversi 3D adalah salah satu teknik pemodelan yang parameter modelnya diperoleh langsung dari data pengamatan. Teknik ini diaplikasikan pada data gaya berat dan magnet di daerah Jaboi untuk mengidentifikasi sistem dan area keprospekan panas bumi. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa sistem panas bumi terkonsentrasi di bawah struktur Graben Jaboi yang berada di antara Gunung Leumo dan Semereuguh dengan Kedalaman puncak reservoir sekitar 750 meter dari permukaan.
PEMODELAN RESEVOIR PANAS BUMI DAERAH DUA SAUDARA, KOTA BITUNG, PROVINSI SULAWESI UTARA, DENGAN MENGGUNAKAN INVERSI 2-D DATA MAGNETOTELURIK Zarkasyi, Ahmad; Wahyuningsih, Rina
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 13, No 2 (2018): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil survei geologi, geokimia dan geofisika gaya berat dan TDEM, di daerah panas bumi Dua Saudara, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara belum dapat secara akurat mendelineasi area dan dimensi prospek panas bumi di daerah ini. Sistem panas bumi di daerah ini berasosiasi dengan aktivitas vulkanik Gunung Tangkoko-Batuangus berumur Kuarter. Litologi daerah ini didominasi oleh endapan vulkanik berupa piroklastik dan lava. Selain batuan teralterasi, mata air panas muncul dengan temperatur 34°C -61°C, dari fluida air panas didapat penghitungan temperatur bawah permukaan mencapai 150°C. Pemodelan 2D inversi dilakukan pada data survei Magnetotelurik di 35 titik ukur dengan spasi 1000 hingga 1500 m yang difokuskan di lokasi manifestasi mata air panas. Hasil inversi menggunakan perangkat lunak WinGLink menunjukkan adanya lapisan resistivitas rendah (<10 ohm-m) yang ditafsirkan sebagai lapisan penudung dari system panas bumi Dua Saudara. Lapisan ini berasosiasi dengan lapisan konduktif yang terletak pada kedalaman sekitar 750 meter hingga 1000 meter. Zona resistivitas tinggi (25-100 ohm-m) ditafsirkan sebagai batuan panas yang kemungkinan adalah reservoir dari sistem tersebut. Dari model ini disimpulkan bahwa daerah survei masih merupakan zona outflow, sedangkan zona upflow diduga ke arah tenggara menuju Gunung Dua Saudara dan Gunung Tangkoko.
IDENTIFIKASI SISTEM PANAS BUMI DAERAH WAPSALIT BERDASARKAN STRUKTUR TAHANAN JENIS DATA MAGNETOTELLURIK Takodama, Iqbal; Zarkasyi, Ahmad; Hadi, Mochammad Nur; Dewi, Ratna
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 13, No 3 (2018): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah panas bumi Wapsalit berada di Pulau Buru, Maluku, Indonesia yang secara geologi berada pada lingkungan non-vulkanik. Berdasarkan penyelidikan terdahulu, daerah ini memiliki prospek panas bumi di sekitar area manifestasi panas bumi yang dikontrol oleh perpotongan dua sesar. Proses inversi 2-Dimensi dari data magnetotellurik (MT) dilakukan untuk menggambarkan sebaran tahanan jenis batuan bawah permukaan. Proses inversi ini menggunakan algoritma Active Constraint Balancing (ACB) yang memanfaatkan prinsip spatially variable regularization parameter. Lapisan konduktif yang berfungsi sebagai lapisan penudung berupa batuan metamorf terubah muncul di dekat permukaan hingga kedalaman 1000 – 1250 meter. Lapisan ini semakin meninggi seiring dengan kedalaman yang mengindikasikan zona reservoir. Zona tahanan jenis tinggi (resistif) dengan bentuk kubah muncul pada bagian bawah yang diinterpretasikan sebagai batuan intrusif muda
Aplikasi Metode Magnetotelurik Dalam Interpretasi Struktur Panas Bumi: Daerah Panas Bumi Gunung Karua, Tana Toraja Sulawesi Selatan Zarkasyi, Ahmad; Syaifuddin, Firman; Setiawan, Nugroho Syarif
Jurnal Geosaintek Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (934.147 KB) | DOI: 10.12962/j25023659.v5i1.5062

Abstract

Bittuang Geothermal area has manifestations consisting of hot springs and alterations rock with reservoir temperature estimated about 200°C. The previous research and field observations lead us to carry out continuing research in this area, which is aimed at determining its resistivity structure to a depth about 2-4 km. This paper demonstrates the utilization of two -dimensional (2D) magnetotelluric (MT) inversions, which leads to characterizing the electrical resistivity structure of geothermal reservoirs. For this purpose, we carried out field measurements using Magnetotelluric (MT) methods. The study results reveal the existence of a strike as indicated from the geological data and a low resistivity zone at a shallow surface to a depth about 1-1.25 km that is most probably associated with alteration rock or claycap. The zone below the claycap with higher resistivity (50-250 ohmm) is indicated as reservoir zone.  
Human Resources Development, Using a Humanism Sufistik Approach Zarkasyi, Ahmad
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 2 (2019): Februari 2019
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.556 KB)

Abstract

Artikel ini menawarkan konsep pengembangan sumber daya manusia dengan menggunakan pendekatan humanisme sufistik. Humanisme memfokuskan penghargaan dan pengembangan potensi kodrat manusia, agar terwujud pertumbuhan psikologis yang stabil hingga tingkat aktualisasi diri. Sufistik berperan menyempurnakan moral dan psikologis yang termotivasi oleh nilai-nilai al fadilah wa kamal nafs berbasis Islam. Humanisme sufistik mengandung pengertian bahwa makna penjabaran memanusiakan manusia itu harus selalu terkait secara adab moral teologis. Dengan pendekatan tersebut diharapkan sumber daya manusia umat Islam mampu berdaya saing hingga menjadi pemimpin tidak hanya dalam skala ASEAN tapi juga dalam skala Internasional. Kata kunci : Pengembangan Sumber Daya Manusia, Humanisme, Sufistik