Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Kenaikan Volume dan Kuat Tekan pada Campuran Beton Non Pasir dengan Penambahan Baking Powder Afriansyah, Afriansyah; Nurmaidah, Nurmaidah; Amsuardiman, Amsuardiman
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION Vol 1, No 1 (2017): JCEBT MARET
Publisher : JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.999 KB)

Abstract

Kebutuhan manusia akan bahan bangunan yang efisen, ekonomis dan mudah dalam pengerjaan, memicu penelitian dalam hal tersebut, salah satunya ialah beton, selai sebagai konstruksi bangunan beton juga berguana bagi konstruksi jalan raya yaitu rigid, dinding penahan, dan juga berguna untuk non struktural seperti dinding pemisah atau dinding isolasi dan dinding parit.Pada proses pembuatan bahan konstruksi banyak berbagai macam jenis dari semen, mulai dari portland tipe I, II dan III, semua jenis ini dimaksudkan memiliki fungsinya masing-masing, namun kembali lagi kebutuhan akan beton yang efisien, ekonomis dan workability lebih dicari. Untuk itu, banyak hal yang telah dilakukan dalam rangka mencari alternatif lain namun juga memikirkan efek lingkungan yang tidak berdampak negatif terhadap alam, salah satunya dengan cara mengurangi penggunaan pasir yang menghasilkan produk baru dari beton yang dikenal sebagai Beton Non pasir, dalam hal ini peneliti mencoba mengaplikasikan penggunaan campuran beton non pasir dengan penambahan baking powder dan faktor air semen yang lebih diperbesar yaitu 0,5 dengan maksud tidak mengurangi volume beton pada umumnya.Pada penelitian ini Baking Powder (Natrium Bikarbonat) dicampurkan dengan adonan beton dengan variasi 0%, 0,5 %, 1 % , dan 1,5 %, kemudian beton non pasir campuran baking powder akan diuji kuat tekan dan kenaikan volumenya.
Analisis Penggunaan Batu Apung Sebagai Pengganti Agregat Kasar pada Pembentuk Beton Ringan Struktur Amsuardiman, Amsuardiman
Polimedia Vol 21 No 2 (2018): Edisi Mei
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton ringan struktural adalah beton yang memakai agregat ringan atau campuran agregat kasar ringan dan pasir sebagai pengganti agregat halus ringan dengan ketentuan tidak boleh melampui  berat isi maksimum beton 1850 kg/m3. Penggunaan beton ringan adalah untuk mengurangi berat sendiri dari struktur sehingga komponen struktur pendukungnya seperti pondasinya akan menjadi lebih hemat. Pada penelitian ini dipergunakan batu apung, karena batu apung mempunyai berat yang ringan sehingga didapat beton yang tergolong dalam beton ringan struktural (mempunyai berat 1850 kg/m3). Mutu beton yang direncanakan adalah fc 17 pada umur 28 hari. Pengujian kuat tekan dan berat jenis beton dilakukan pada umur  14, dan 28 hari, masing-masing 10 buah benda uji kubus 15 x 15 x 15 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan batu apung sebagai pengganti batu pecah dapat membuat beton menjadi beton ringan dan masuk dalam beton ringan struktur ringan. Untuk nilai slump terjadi penurunan yang paling tinggi 56% dari beton normal. Dari hasil pengujian kubus beton menunjukkan penurunan kuat tekan 77%  untuk beton ringan subsitusi 80% batu apung dan 69% untuk beton ringan subsitusi 85% batu apung pada umur 14 hari dan76% untuk beton ringan subsitusi 80% batu apung dan 68% untuk beton ringan subsitusi 85% batu apung pada umur 28 hari.