Pane, Erwin
Universitas Medan Area

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Model Penanggulangan Kelangkaan Penyadap di Perkebunan Karet Pane, Erwin; Siregar, Tumpal H; Rahman, Abdul
JURNAL AGRICA Vol 10, No 1 (2017): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.862 KB) | DOI: 10.31289/agrica.v10i1.878

Abstract

Pengambangan karet di sekitar hulu dan hilir sekaligus di hadapkan pada maslaah kelangkaan tenaga kerja, terutama penyadap  dimana aktivitas nya menyerap  45-50% dari biaya produksi. Halini semakin berat pada perkebunan yang jauh dari pusat kota, dimana sarana dan prasarana akses terhadap pelayanan umum terbatas.Tujuan penilitian adalah untuk mendapatkan suatu modul strategi penanggulangan terhadap kelangkaan penyadap di perkebunan karet. Penilitian di lakukan di Sikijang,Riau. Data diperoleh dengan menggunakan insrumen kuisioner pada 58 orang responden terpilih yan data nya di olah dengan Microsoft excel .Data sekunder di dapatkan dari BPS (badan pusat statistic), Dinas dirjen perkebunan, Deperindak, Depnaker,dan browsing website terkait. Variable yang di ukur  dikelompokkan dalam faktor faktor strategis internal dan eksternal yang di analisis melalui pendekatan SWOT, berdasarkan penilaian aspek kesejahteraan tenaga penyadap, ketersedian tenaga kerja, persaingan antar kebun/ industri, dan prefensi tenaga kerja yang menghasilakan tujuh alternative kebijakan strategis untuk meningkatkan daya tarik menjadi penyadap  
Hama Lalat Buah (Bactrocera dorsalis Hendel) Dan Preferensi Peletakan Telur Pada Tingkat Kematangan Buah Belimbing di Desa Tiang Layar Kecamatan Pancur Batu Sumatera Utara Wulan Sari, Dewi; Azwana, Azwana; Pane, Erwin
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.709 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i2.1128

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis lalat buah pada tanaman belimbing dan untuk mengetahui tingkat kematangan buah belimbing yang paling di sukai oleh hama lalat buah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Non Faktorial terdiri dari lima  perlakuan tentang kriteria buah yaitu: a) Buah belimbing manis berwarna hijau tua (indeks 1), b) Buah belimbing manis berwarna hijau sedikit kuning (indeks 2), c) Buah belimbing manis berwarna hijau kuningan (indeks 3), d) Buah belimbing manis berwarnakuning kehijauan, kulit buah kuning dengan sedikit hijau (indeks 4), e) Buah belimbing manis berwarna kuning kehijauan, kulit buah berwarna kuning dengan sediki hijau bagian rusuk/lingir (indeks 5). Hasil penelitian : a) Jenis lalat buah yang masuk ke dalam perangkap dari minggu pertama sampai minggu ke empat yaitu Bactrocera dorsalis, populasi lalat buah dari pengamatan minggu pertama sebanyak 203 lalat buah, terus meningkat sampai pengamatan minggu ke empat sebanyak 229 lalat buah. b) Lalat buah paling banyak meletakkan telur pada buah belimbing manis berwarna kuning kehijauan, kulit buah kuning dengan sedikit hijau pada perlakuan (D) c) Jumlah larva lalat buah 3-12 larva paling banyak di jumpai pada buah dengan tingkat kematangan (D).
Respon Pemberian Pupuk Kandang Sapi Dan Super Bokasi Aos Amino Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascanicum L.) Nasution, Rohima; Pane, Erwin; Gusmeizal, Gusmeizal
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.109 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian pupuk Kandang Sapi dan Super Bokasi AOS Amino memberikan respon yang baik terhadap pertumbuhan dan produksi  bawang merah. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No.1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan. Penelitian ini di laksanakan mulai bulan juni  sampai dengan Agustus 2014, mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, dengan dua ulangan, 16 kombinasi sehingga didapat 32 plot tanaman dari seluruh kombinasi dan ulangan. Faktor pertama yang diuji adalah pupuk kandang sapi yaitu K0 = tanpa pupuk kandang sapi, K1 =  mengunakan pupuk dengan dosis 200 gram /plot, K2 = mengunakan pupuk kandang sapi 400 gram/plot, K3= mengunakan pupuk kandang sapi dengan dosis 600 gram /plot. Faktor kedua yang diuji adalah Super Bokasi AOS Amino yaitu A0 = Tanpa mengunakan AOS Amino, A1= mengunakan AOS Amino (1,875 ml/l air), A2 =  mengunakan AOS Amino (3,75 ml/l air), A3= mengunakan AOS Amino (5,625 ml/l air). Hasil  penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi  dan AOS Amino  perpengaruh nyata pada pengamatan bobot basah perplot dengan nilai F-hitung 4,13 pada perlakuan AOS Amino dan tidak perpengaruh nyata pada parameter lainya, dan hasil rata bobot umbi perplot menunjukan hasil yang tinggi pada perlakuan  A3 (5,625 ml/l air).
Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urine Kambing Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Nanda, Elgi; Mardiana, Siti; Pane, Erwin
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.757 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair urine kambing yang tepat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial yang teridiri dari 5 perlakuan yaitu P0 = 0 %, P1= 5 %, P2= 10 %, P3= 15 % dan P4= 20 %. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), bobot tongkol berkelobot per plot (g), bobot tongkol berkelobot per tanaman (g), bobot tongkol tanpa kelobot (g), diameter tongkol (g), persentase panjang tongkol berisi (%) dan produksi tongkol berkelobot per hektar (ton). Dari hasil yang telah didapat, diketahui bahwa pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik cair urine kambing berpengaruh nyata meningkatkan tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), bobot tongkol berkelobot per plot (g), bobot tongkol berkelobot per tanaman (g), bobot tongkol tanpa kelobot (g), diameter tongkol (mm) dan produksi tongkol berkelobot per hektar (ton). Pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik cair urine kambing berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah daun (helai) dan persentase panjang tongkol berisi (%). Hasil terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis adalah pada perlakuan P3 yaitu pada konsentrasi 15 % pupuk organik cair urine kambing.