Rohimah, Siti Maryam
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

ELEMENTARY PRE-SERVICE TEACHERS’ SELF-EFFICACY IN MATHEMATICS Darta, Darta; Rohimah, Siti Maryam; Ahmad, Ahmad
AdMathEdu : Mathematics Education, Mathematics, and Applied Mathematics Journal Vol 8, No 1: Juni 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.793 KB) | DOI: 10.12928/admathedu.v8i1.11116

Abstract

Self-efficacy (SE) is related to someone’s belief influencing their success, including success in teaching mathematics for elementary pre-service teachers. This research aimed to analyse: 1) the self-efficacy difference between high-levelled students and moderate-levelled students; 2) the correlation of self-efficacy indicators; 3) correlation of self-efficacy statements, and 4) pattern interpretation of significant correlation tendency between each self-efficacy statement on elementary pre-service teachers. The subjects of this research were the senior students of Primary Education Department in one of private universities in Bandung. The self-efficacy data were obtained from 149 students. The correlation and mean difference test analysis were done with the support of SPSS. The result showed that the self-efficacy of high-levelled students was better than the self-efficacy of medium-levelled students, there was positive significant correlation either for each self-efficacy indicator or self-efficacy statement. From the correlation, there was a meaningful pattern for self-efficacy of elementary pre-service teachers.
ANALISIS LEARNING OBSTACLES PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Rohimah, Siti Maryam
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 10 Nomor 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v10i1.1293

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini berawal dari realita di lapangan bahwa materi Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (PtLSV) diperkenalkan pada siswa di sekolah setelah Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel  (PLSV) dengan cara penyelesaian masalah yang sama, yang membedakan hanya tandanya saja atau hasil akhir dari PLSV memiliki satu himpunan penyelesaian dan PtLSV memiliki banyak himpunan penyelesaian. Namun, teknik dalam penyelesaian masalah PLSV bila diterapkan pada masalah PtLSV dapat menyebabkan hasil yang salah, sehingga menimbulkan learning obstacles (hambatan belajar). Penelitian ini bertujuan untuk menemukan learning obstacles yang terdapat pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Learning obstacle diperoleh dari hasil analisis Tes Kemampuan Responden (TKR) pada siswa yang sudah mempelajari materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Didactical Design Research (DDR). Subjek penelitian ini adalah responden yang mengikuti TKR, yaitu siswa yang sudah mendapatkan pelajaran materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel sebanyak 37 orang kelas VIII SMP dan 40 orang siswa kelas X-MIA SMA. Learning obstacle yang ditemukan pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel  ini dikategorikan menjadi 3 jenis yaitu ontogenic obstacle, epistemological obstacle dan didactical obstacle. Ontogenic obstacle ditemukan karena adanya loncatan berpikir siswa dari pola pikir aritmatika ke pola pikir aljabar. Epistemological obstacle ditemukan karena keterbatasan konteks pada siswa yang menyebabkan kesalahan dalam mengerjakan soal. Didactical obstacle ditemukan karena pengajaran guru yang prosedural sehingga pembentukan konsep materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel  pada siswa tidak berjalan baik. Kata kunci: Learning Obstacles, Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel.
ANALISIS LEARNING OBSTACLES PADA MATERI PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Rohimah, Siti Maryam
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 10 Nomor 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v10i1.1205

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini berawal dari realita di lapangan bahwa materi Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (PtLSV) diperkenalkan pada siswa di sekolah setelah Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel  (PLSV) dengan cara penyelesaian masalah yang sama, yang membedakan hanya tandanya saja atau hasil akhir dari PLSV memiliki satu himpunan penyelesaian dan PtLSV memiliki banyak himpunan penyelesaian. Namun, teknik dalam penyelesaian masalah PLSV bila diterapkan pada masalah PtLSV dapat menyebabkan hasil yang salah, sehingga menimbulkan learning obstacles (hambatan belajar). Penelitian ini bertujuan untuk menemukan learning obstacles yang terdapat pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Learning obstacle diperoleh dari hasil analisis Tes Kemampuan Responden (TKR) pada siswa yang sudah mempelajari materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Didactical Design Research (DDR). Subjek penelitian ini adalah responden yang mengikuti TKR, yaitu siswa yang sudah mendapatkan pelajaran materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel sebanyak 37 orang kelas VIII SMP dan 40 orang siswa kelas X-MIA SMA. Learning obstacle yang ditemukan pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel  ini dikategorikan menjadi 3 jenis yaitu ontogenic obstacle, epistemological obstacle dan didactical obstacle. Ontogenic obstacle ditemukan karena adanya loncatan berpikir siswa dari pola pikir aritmatika ke pola pikir aljabar. Epistemological obstacle ditemukan karena keterbatasan konteks pada siswa yang menyebabkan kesalahan dalam mengerjakan soal. Didactical obstacle ditemukan karena pengajaran guru yang prosedural sehingga pembentukan konsep materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel  pada siswa tidak berjalan baik. Kata kunci: Learning Obstacles, Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel.
PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS MAHASISWA PGSD dahlan, Taufiqulloh; Nurhadi, Moh.; Rohimah, Siti Maryam
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol 2 No 1 (2017): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.835 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v2i1.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah pencapaian dan peningkatan  kemampuan berpikir kreatif matematis antara mahasiswa yang menggunakan pendekatan open-ended lebih baik dari pada mahasiswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen karena pada penelitian ini subjek tidak dikelompokkan secara acak, tetapi peneliti menerima keadaan subjek apa adanya, dengan desain nonequivalent pretest-postest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi PGSD dari satu diantara perguruan tinggi yang berada di Jawa Barat dengan sampel terdiri dari 2 kelas. Kelas pertama merupakan kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran matematika menggunakan pendekatan open-ended dan kelas kedua merupakan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Pengambilan data menggunakan pretest, posttest dan rataan gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel. Analisis data dilakukan terhadap nilai pretest, posttest dan rataan gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis. Lembar observasi dideskripsikan menggunakan persentase untuk menelaah aktivitas mahasiswa dan dosen selama perkuliahan menggunakan pendekatan open-ended. Diperoleh hasil bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis antara mahasiswa yang menggunakan pendekatan open-ended lebih baik dari pada mahasiswa yang menggunakan pendekatan konvensional. Analisis dari lembar observasi mahasiswa dan dosen diperoleh pembelajaran matematika menggunkan pendekatan open-ended terlaksana dengan baik