p-Index From 2014 - 2019
1.399
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MEDIA BINA ILMIAH
Masyhudi, Lalu
BINA PATRIA

Published : 9 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT LOKAL DI TELUK SERIWE LOMBOK TIMUR

MEDIA BINA ILMIAH Vol 13, No 2: September 2018
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.496 KB)

Abstract

Teluk Seriwe merupakan salah kawasan Ekowisata yang berpotensi untuk  dikembangkan  dengan baik. Ekowisata membutuhkan pengelolaan yang sesuai dengan aturan kawasan  konservasi yang dapat melestarikan lingkungan. Keterlibatan masyarakat  lokal dalam pengembangan ekowisata merupakan langkah yang sangat baik untuk mengembangkan ekowisata teluk seriwe secara keberlanjutan baik secara ekonomi, sosial dan budaya di kawasan ekowisata Teluk Seriwe. Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu obeservasi, wawancara, dan kuisioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriftif kwlitatif dengan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, & Threats). Strategi pengembangan yang dihasilkan dari analisa SWOT tentunya berpedoman terhadap pengembangan destinasi wisata Teluk Seriwe yang berbasis masyarakat lokal dan tentunya didukung oleh program-program pengembangan yaitu Terdapat tiga strategi alternative SO (Strenght Opportunity), tiga strategi alternative WO (Weaknes Opportunity), tiga strategi alternative ST (Strenght Threats), dan satu strategi alternatif WT (Weakness Threats) dan didukung oleh program pengembagan yaitu memberikan pekerjaan masyarakat lokal pekerjaan, membagun bank sampah, memberikan bantuan Dana KUR (Kredit Usaha Rakyat), melibatkan BUMDES dan melibatkan Pamswakarsa untuk menjaga keamanan Destinasi wisata di Teluk Seriwe.

ANALISIS PREFERENCE BIDANG KERJA DI HOSPITALITY INDUSTRY MAHASISWA SEKOLAH TINGGI PARIWISATA MATARAM

MEDIA BINA ILMIAH Vol 13, No 7: Februari 2019
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.104 KB)

Abstract

Beragamnya ketersediaan peluang kerja di industri pariwisata, baik dalam skala nasional maupun internasional memberikan kesempatan yang luas bagi mahasiswa pariwisata di Lombok, NTB untuk memilih sektor yang paling cocok dan sesuai menurut mereka. Beberapa pertimbangan digunakan sebagai alat ukur untuk memilih tempat terbaik bagi mereka untuk magang. Lokasi magang kerja mahasiswa  berupa Hotel Bintang Lima yang tersebar disejumlah daerah di Indonesia. Sebagai pendidik tenaga kerja pariwisata, pandangan dan persepsi mahasiswa menjadi hal yang penting untuk diperhatikan agar pembekalan kemampuan dan keterampilan yang diberikan kepada mahasiswa dapat sesuai dengan kebutuhan dan permintaan Hotel Bintang Lima atau lokasi magang. Dibutuhkan data tentang preference mahasiswa terhadap bidang kerja yang akan membantu memberikan informasi sebagai dasar untuk perkembangan dan fokus pendidikan. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisis preference bidang kerja mahasiswa di STP Mataram. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah sebagai berikut  mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap bidang kerja yang mereka minati dan inginkan, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi preference mahasiswa STP Mataram untuk bekerja di industri Pariwisata. Teknik pengambilan sampel adalah dengan purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 Mahasiswa. Dari hasil kuesioner dan wawancara didapatkan bahwa dari sebagian besar responden, bidang kerja yang paling diminati adalah ada pada department food and beverage pada bagian service sebagai waiter/waitress, selanjutnya diikuti oleh bagian department food and beverage product sebagai cheff kitchen. Bidang pekerjaan lain yang juga diminati adalah bidang front officer dan barista. Berdasarkan jenis kelamin, didapatkan bahwa responden pria cenderung lebih memilih pekerjaan dibidang bagian service dan membutuhkan keahlian yang cocok untuk laki-laki sperti waiter, housekeeping dan barista. Sedangkan responden wanita lebih cenderung memilih jenis pekerjaan yang cocok dilakukan oleh wanita seperti dibagian kitchen sebagai assistan cheff atau front officer. Faktor Sosial, Faktor ekonomi, faktor pendidikan dan Faktor lingkungan mempengaruhi minat bidang kerja mahasiswa yang akan diambil atau dipilih oleh mahasiswa program studi diploma D3 perhotelan di STP Mataram.

PENINGKATAN PROFESIONALITAS DOSEN DI SEKOLAH TINGGI PARIWISATA MATARAM MELALUI PELATIHAN PENELUSURAN SUMBER PUSTAKA SECARA ONLINE DAN PENULISAN DAFTAR PUSTAKA MENGGUNAKAN MENDELEY

MEDIA BINA ILMIAH Vol 13, No 6: Januari 2019
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.862 KB)

Abstract

Banyak dosen perlu untuk memperoleh pelatihan penelusuran  sumber pustaka online dan penulisan daftar pustaka. Mereka mengungkapkan bahwa mereka sangat sulit untuk bisa menghasilkan karya tulis ilmiah karena hal itu melibatkan suatu proses yang rumit dan berbelit-belit. Sebagai akibatnya, pengembangan profesisonalitas seorang dosen dapat menjadi mandeg dan pada  gilirannya, menyulitkan dosen tersebut untuk naik pangkat. Situasi tersebut tentu saja perlu mendapat perhatian segera dari berbagai pihak yang berkepentingan. Selain itu, seorang dosen diwajibkan untuk setiap tahun menghasilkan karya tulis ilmiah yang dipublikasikan di jurnal-jurnal nasional dan internasional.Kompetensi menulis suatu karya ilmiah merupakan suatu kompetensi yang esensial bagi seorang dosen. penulis menemukan bahwa banyak dosen yang terkendala naik pangkat karena terbentur oleh tantangan menulis karya ilmiah itu sendiri. Pelatihan penelusuran daftar pustaka online perlu dilakukan karena di internet tersedia sumber pustaka dengan jumlah  tidak terbatas dan murah untuk dapat diakses oleh siapa pun. Selain itu, dosen perlu untuk mampu mengekstrak sumber refensi online secara cepat dan efektif.  Selain itu, seorang dosen juga teridentifikasi memiliki kesulitan dalam menuliskan sumber rujukan/daftar pustaka. Metode penulisan daftar pustaka itu sendiri banyak ragamnya, seperti MLA, APA, CBE, CMS, dan lain-lain. Hasil dari pelatihan ini adalah dosen mampu membuat daftar pustaka secara otomatis dan penelusuran pustaka secara online.

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN EKOWISATA DI PANTAI KALIANTAN, DESA SEREWE, KECAMATAN JEROWARU, LOMBOK TIMUR

MEDIA BINA ILMIAH Vol 12, No 7: FEBRUARI 2018
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.543 KB)

Abstract

This research aimed to examine the potential of ecotourism, Cumminty based Tourism and public perception of ecotourism development in the Kaliantan Beach, District Jerowaru, East Lombok . To assess the potential of ecotourism is done by observation. While the public perception through questionnaires and indeep interviews. The results showed that Kaliantan Beach has natural and cultural potency that can be developed as ecotourism with Cuminity Based Tourism. It is also supported by the public perception that states that peoples agree on the development of ecotourism in the Kaliantan Beach, East Lombok

PENENTUAN RUTE WISATA MINIMUM DI PULAU LOMBOK NUSA TENGGARA BARAT DENGAN PENDEKATAN ALGORITMA DIJKSTRA

MEDIA BINA ILMIAH Vol 12, No 12: JULI 2018
Publisher : BINA PATRIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.752 KB)

Abstract

Destinasi yang ada di pulau lombok semakin hari semakin bertambah, mengingat masyarakat yang ada mulai sadar bahwa pariwisata adalah hal penting yang dapat menunjang perekonomian mereka. Wisatawan yang berkunjung terkadang mengetahui destinasi baru tersebut melalui sosial media. Kedatangan wisatawan dalam penelitian ini dimulai dari Bandara Internasional Lombok (LOP) baru kemudian akan mengunjungi destinasi-destinasi lain. Wisatawan dapat mengunjungi destinasi (38 destinasi dalam penelitian) dengan harapan jarak yang tidak jauh, waktu yang minimum sehingga biaya yang dikeluarkan juga minimum. Untuk mencapai destinasi yang akan dituju wisatawan dapat singgah di destinasi lain dengan mengetahui jarak yang akan ditempuh untuk masing-masing destinasi. Jarak tempuh yang minimum ini dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Alogritma Dijkstra. Alogritma Dijkstra merupakan algoritma yang lebih efisien dibandingkan algoritma Warshall untuk mencari lintasan terpendek, meskipun implementasinya juga lebih sukar. Misalkan G adalah graf berarah berlabel dengan titik-titik  dan path terpendek yang dicari adalah dari  ke . Algoritma Dijkstra dimulai dari titik . dalam iterasinya, algoritma akan mencari satu titik yang jumlah bobotnya dari titik 1 terkecil. Dalam perhitungan terdapat jarak yang tidak dapat diketahui sehingga diasumsikan sejauh 5 Km. Hasil dari penelitan ini adalah didapatkannya jarak minimum dari 38 destinasi yang di pulau Lombok dan jarak masing-masing destinasi sampai destinasi tujuan akhir.