Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENYERAPAN ORTHOFOSFAT PADA LIMBAH DETERGEN MENGGUNAKAN KAYU APU (Pistia stratiotes L.)

Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.757 KB)

Abstract

Detergen dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena dalam limbah tersebutmengandung fosfat yang tinggi. Sehingga perlu adanya alternatif pengolahan yang mudah,murah, dan efektif dalam pengaplikasiannya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakantanaman air Kayu apu (Pistia stratiotes L.) yang dapat menyerap orthofosfat. Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Kayu apu (Pistia stratiotes L.) sebagaiagen penyerap orthofosfat pada limbah detergen selama masa tanam 6 hari, dan untukmengetahui parameter kualitas air yang mempengaruhinya. Hasil dari penelitian ini Kayuapu (Pistia stratiotes L.) mampu menurunkan konsentrasi orthofosfat pada limbahdetergen yang semula mengandung orthofosfat 1,1 mg/l menjadi berkurangkonsentrasinya dengan penurunan rata-rata berkisar 0,12-0,43 mg/l. Tingkat efektivitasdan efisiensi terbaik dari penelitian ini yaitu pada perlakuan menggunakan Kayu apu(Pistia stratiotes L.) dengan nilai persentase penyerapan orthofosfat sebesar 39,09%dalam waktu enam hari yaitu senilai 0,43 mg/l. Hasil pengamatan kualitas air secarakeseluruhan masih dalam kisaran normal yaitu suhu selama penelitian berkisar antara230C - 250C, pH berkisar antara 8,10-8,60, DO berkisar antara 3,88 mg/l–5,25 mg/l.

LENGTH-WEIGHT RELATIONSHIP AND CONDITION FACTOR OF YELLOWSTRIPE SCADS Selaroides leptolepis IN SUNDA STRAIT

Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol 9, No 2 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.649 KB)

Abstract

Yellowstripe scad Selaroides leptolepis is important product of small pelagic fishery resources in Java Sea. This fish also has high economic value and mostly captured by fisherman. The purpose of this study was to determine length weight relationship and condition factor of yellowstripe scads Selaroides leptolepis in Sunda Strait. Sampling was conducted from April to August 2015 with stratified random sampling method from catch landed at Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuan, Banten. The results showed that 757 fish captured consists of 337 females and 420 males. The length weight relationship was W= 0.00004L2.7176 for female and W= 0.00003L2.7871 for male. The results indicated that the length weight relationship was highly correlated (r > 95%). the relative condition factors of fish varied from 1.0061-1.1926, of which females were generally in better condition than the males. Keywords: condition factor, length-weight relationship, yellowstripe scads, Sunda Strait

ANALISA KUALITAS NUGGET IKAN TUNA (Thunnus sp.) SELAMA PENYIMPANAN BEKU (Quality Analysis Of Tuna Fish Nugget (Thunnus sp.) During Frozen Storage)

Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 1 No 2 (2017): Journal of Agritech Science (JASc) - November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.944 KB)

Abstract

Ikan tuna dalam bentuk ikan segar memiliki masa simpan yang pendek. Daging dariikan tuna dapat diolah menjadi produk fish nugget yang juga dapat memperpanjang umursimpan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas nugget ikan tuna selamapenyimpanan beku. Penelitian ini dilakukan dengan tiga kali ulangan dengan perlakuanwaktu penyimpanan 0 hari (kontrol), 3 hari (N1), 6 hari (N2), 9 hari (N3) dalam suhu beku -4oC. Sampel kemudian dianalisis secara kimia, yakni kadar air, kadar protein, dan kadarlemak. Dari hasil penelitian yang dilakukan hasil kadar air, kadar protein, dan kadar lemakuntuk sampel kontrol (tanpa pembekuan) berturut-turut adalah 48,23%; 26,49%; 18,00%.Untuk sampel N1 (3 hari) didapat hasil analisa kadar air, kadar protein, dan kadar lemakberturut-turut 45,57%; 23,41%; 15,03%. Untuk sampel N2 (6 hari) didapat hasil analisakadar air, kadar protein, dan kadar lemak berturut-turut 43,47%; 20,24%; 13,01%. Untuksampel N3 (penyimpanan 9 hari) didapat hasil analisa kadar air, kadar protein, dan kadarlemak berturut-turut 42,78%; 17,16%; 10,98%.