Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Remitan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Asal Annas, Muhamad
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol 6 No 1 (2014): September 2014
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.876 KB)

Abstract

Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh pemanfaatan remitan buruh migran pada pertumbuhan ekonomi daerah asal dan dukungannya bagi pengembangan wilayah sehingga dapat ditempuh suatu langkah produktif yang positif dalam pemanfaatan remitan selanjutnya. Metode Penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah metode survei dengan anlisis deskriptif kuantitatif sebagai berikut: 1. Analisis Hubungan Besaran Remitan dengan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah; 2. Analisis Sebaran dan Besaran Remitan Buruh Migran; 3. Analisis Pengembangan Wilayah di Kabupaten Banyuwangi. Metode Penelitian ini menggunakan Research question, studi ini dibatasi dengan mengambil kasus studi di Kecamatan Muncar, Kecamatan Cluring, Kecamatan dan Purwoharjo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Korelasi antara remitan dengan pertumbuhan ekonomi yang ditunjukan dengan peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sangat erat dan signifikan. Pemanfaatan remitan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan buruh keluarga buruh migran, kesadaran memperbaiki tingkat pendidikan, penyerapan tenaga kerja baru, kesadaran akses informasi dan komunikasi. Dan transformasi/perubahan sosial (misalnya : gaya hidup dan gengsi)
Analisa Input Output Sektor Pariwisata Di Kabupaten Banyuwangi Annas, Muhamad
Jurnal Istiqro Vol 4 No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.449 KB)

Abstract

This study aims to (1) identify linkages of the tourism sector in various economic sectors, (2) to identify the impact of the tourism sector to the economic sector in the views from the output multiplier and income multiplier. These results indicate that the sectors that have relevance to the future (forward linkage) is highest with the agriculture and fisheries sector linkages value directly ahead of 0.6150 and indirect linkages at 1.3429. While the sector has backward linkages (backward linkage), the highest is the manufacturing sector with a value of backward linkages directly at 0.6960 and indirect linkages at 1.0963. Judging from the scatter forward and backward the highest of the tourism sector is a sector group of the restaurant, that is equal to 1.0058 and 1.1364 (DSD> 1; DSB> 1). The coefficient multiplier output is the highest type I is the agricultural sector and the results with a coefficient of 1.958. For type II multiplier output which has the highest coefficient is the livestock sector and fisheries amounted to 2,599. The manufacturing sector is the sector that has the income multiplier coefficients Type I as the highest, 1,874. Meanwhile, for Type II income multiplier of social and community services sector became the sector that has the highest coefficient is 2.392. 
Meningkatkan Nilai Guna Buah Naga Melalui Pengolahan Bagiak Naga di Desa Karangmulyo Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi Mamlukhah, Mamlukhah; Jamari, Jamari; Annas, Muhamad; Maskur, Maskur
LOYALITAS, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.831 KB)

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini untuk memanfaatkan buah naga yang rusak karena proses pemetikan sehingga ditolak oleh tengkulak/pasar untuk dijadikan olahan Bagiak Buah Naga yang memiliki nilai jual tinggi dan kualitas tahan lama untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Karangmulyo Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Pelatihan ini melibatkan ibu-ibu PKK dan ibu-ibu yang kegiatan setiap harinya sebagai ibu rumah tangga yang memiliki waktu dan kemauan untuk mengikuti pelatihan pembuatan kue bagiak dari buah naga. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini menggunakan Participatory Action Research (PAR). Hasil pelatihan mengolah buah naga menjadi bagiak naga berdampak pada nilai jual buah naga dan peningkatan ekonomi bagi ibu-ibu, lebih-lebih dapat mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari. Hal tersebut sesuai dengan analisis keuntungan pembuatan bagiak naga Rp. 32.000,-/resep. Sehingga dengan tambahan pendapatan tersebut diharapkan perekonomian masyarakat Desa Karangmulyo menjadi lebih baik.  Kata Kunci: Pemberdayaan, Buah Naga, Bagiak Naga